Selamat Belajar Anak Sholih/Sholihah

Senin, 02 November 2026

Materi Ajar Kelas 5 Bahasa Indonesia (Senin 2 November 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V - SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS
👩‍🏫
Nama GuruResi Irmayati, S.Pd.
📖
Mata PelajaranBahasa Indonesia
📅
Hari / TanggalSenin, 2 November 2026
🏫
Fase / KelasFase C / Kelas 5
✉️
MateriAwalan me-, Akhiran -kan dan -lah, serta Ide Pokok Paragraf
⭐
Pertemuan Ke24
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah kalian shalat hari ini? Shalat adalah wujud syukur kita kepada Allah SWT.

Kemarin kita belajar menulis surat untuk sahabat. ✉️ Tahukah kalian, ternyata kata-kata yang kita tulis bisa menjadi ibadah kalau isinya baik! Hari ini kita belajar menyusun kata dan kalimat dengan lebih tepat. Yuk, kita mulai dari tiga kebesaran Allah.

Pertama, Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta). Allah berfirman: “Dia menciptakan manusia, mengajarnya pandai menjelaskan.” (QS. Ar-Rahman: 3-4). Kemampuan berbahasa adalah ciptaan Allah. Perhatikan kata menciptakan: ia terbentuk dari me- + cipta + -kan. Itulah awalan dan akhiran yang kita pelajari hari ini!

Kedua, Allah Al-Malik (Maha Memelihara). Allah berfirman: “Katakanlah, Ya Allah, Pemilik kerajaan...” (QS. Ali Imran: 26). Allah memelihara seluruh alam. Kata memelihara juga berawalan me-. Kita pun harus memelihara ucapan dan tulisan agar sopan, benar, dan bermanfaat. Salah satunya dengan memakai -lah dan -kan secara tepat.

Ketiga, Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki). Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi Rezeki...” (QS. Adz-Dzariyat: 58). Ilmu juga rezeki dari Allah. Dengan memahami ide pokok paragraf, kita mudah menyerap ilmu dari bacaan. Cara bersyukurnya: belajar dengan sungguh-sungguh. 💜

Hari ini kita belajar awalan me-, akhiran -kan dan -lah, serta ide pokok paragraf. Yuk, simak bersama! 🚀

✏️ Awalan me-, Akhiran -kan/-lah, dan Ide Pokok

Bahasa Indonesia · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

📚 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C)

Pada akhir Fase C, murid mampu membaca dan memahami teks, menemukan ide pokok dan informasi penting, serta menulis berbagai teks (termasuk surat) dengan memperhatikan struktur, kaidah kebahasaan seperti imbuhan, dan ejaan yang tepat untuk menyampaikan gagasan kepada pembaca.

Tujuan Pembelajaran

  1. Murid dapat menelaah awalan me-.
  2. Murid dapat menelaah akhiran -lah dan -kan.
  3. Murid dapat menentukan ide pokok suatu paragraf.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review surat untuk sahabat dengan tenang dan jujur setelah menarik napas dalam.

JoyfulMenonton video pembelajaran awalan me-, akhiran -kan dan -lah, serta ide pokok paragraf.

MeaningfulMenelaah awalan me- pada kata kerja dalam kalimat dan teks yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

MindfulMenelaah ketepatan penggunaan -kan dan -lah dengan teliti, satu kalimat demi satu kalimat.

JoyfulBermain tebak "Kalimat Utama": mencari kalimat paling penting dalam paragraf bersama teman.

MeaningfulMenuliskan ide pokok dan kalimat sendiri, lalu mengerjakan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengidentifikasi, menjelaskan perubahan bentuk, dan menggunakan kata berawalan me- secara tepat dalam kalimat.
  2. Murid dapat mengidentifikasi, menjelaskan fungsi, dan menggunakan akhiran -kan dan -lah secara tepat dalam kalimat.
  3. Murid dapat mengidentifikasi, membedakan, dan menuliskan ide pokok paragraf dengan kalimatnya sendiri.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning, yaitu murid menemukan sendiri kaidah bahasa dari contoh kata, kalimat, dan paragraf.
Metode: pemutaran video, tanya jawab, diskusi kelompok, permainan, dan penugasan mandiri.

🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum materi baru, ayo kerjakan soal pertemuan sebelumnya: Menulis Surat untuk Sahabat. Jawablah dengan singkat!

  1. Surat yang ditulis untuk sahabat atau keluarga termasuk jenis surat apa?
  2. Sebutkan tiga bagian surat pribadi!
  3. Tulislah salam pembuka untuk sahabatmu yang bernama Dina!
  4. Bagaimana bahasa yang sebaiknya dipakai dalam surat untuk sahabat?
  5. Bagian surat yang berisi nama penulis terletak di mana?
🔑 Lihat Kunci Jawaban
1. Surat pribadi   2. Contoh: tanggal dan tempat, salam pembuka, isi surat, salam penutup, nama pengirim (tiga di antaranya)   3. Contoh: "Dina sahabatku yang baik,"   4. Bahasa santai, tetapi tetap sopan dan mudah dipahami   5. Di bagian akhir surat, di bawah salam penutup
🎬 Inti Pembelajaran
① Awalan me-

Sebagai pembuka materi, ayo tonton video berikut!

🔗 Buka video di YouTube

1️⃣ Mengidentifikasi Kata Berawalan me-

Awalan me- ada di depan kata kerja. Contoh: membaca, menulis, menyapu. Dalam kalimat "Ayah membaca koran", kata berawalan me- adalah membaca.

2️⃣ Perubahan Bentuk Kata Dasar (Luluh dan Nasalisasi)

Awalan me- berubah bentuk sesuai huruf pertama kata dasar (nasalisasi). Huruf k, p, t, s bisa luluh (hilang).

BentukHuruf awal kata dasarContoh
me-l, m, n, r, w, y, ny, ngme+lihat = melihat; me+rasa = merasa
mem-b, f, v, p (p luluh)me+baca = membaca; me+pukul = memukul
men-c, d, j, z, t (t luluh)me+cuci = mencuci; me+tulis = menulis
meng-a, i, u, e, o, g, h, kh, k (k luluh)me+ambil = mengambil; me+kirim = mengirim
meny-s (s luluh)me+sapu = menyapu
menge-kata dasar satu suku katame+cat = mengecat

3️⃣ Makna dan Fungsi Awalan me-

Awalan me- membentuk kata kerja aktif (pelaku melakukan pekerjaan). Maknanya antara lain: melakukan tindakan (menulis surat), menggunakan alat (menyapu = memakai sapu, menggunting = memakai gunting), dan menjadi (menguning = menjadi kuning).

4️⃣ Menggunakan Kata Berawalan me- dalam Kalimat Sendiri

Langkah: pilih kata dasar → lihat huruf pertama → pasang bentuk me- yang tepat. Contoh: sapu → menyapu → "Rani menyapu halaman setiap pagi." Tugasmu: buat kalimat dengan kata menulis, mengambil, dan membaca!

② Akhiran -kan dan -lah

Sebagai pembuka materi, ayo tonton video berikut!

🔗 Buka video di YouTube

1️⃣ Mengidentifikasi Kata Berakhiran -kan dan -lah

Akhiran ada di belakang kata. Contoh -kan: menuliskan, membelikan. Contoh -lah: ambillah, bacalah. Dalam "Bacalah surat itu!", kata berakhiran -lah adalah bacalah.

2️⃣ Fungsi dan Makna Akhiran -kan dan -lah

Akhiran -kan bermakna:

  • menyebabkan menjadi: membesarkan = membuat jadi besar.
  • melakukan untuk orang lain: membelikan adik buku = membeli buku untuk adik.
  • membentuk kalimat perintah: Tuliskan, Bacakan.

Akhiran -lah adalah partikel penegas, sering dipakai pada kalimat perintah agar lebih halus: Ambillah bukumu! Bisa juga menegaskan bagian kalimat: Dialah yang menulis surat itu.

3️⃣ Menelaah Ketepatan Penggunaan -kan dan -lah

Akhiran ditulis serangkai dengan kata di depannya, tidak dipisah.

❌ Ambil lah buku itu! → ✅ Ambillah buku itu!
❌ Tulis kan surat untuk ibu! → ✅ Tuliskan surat untuk ibu!

4️⃣ Menggunakan -kan dan -lah dalam Kalimat Sendiri

Contoh: "Ibu membelikan adik sepatu baru." dan "Kerjakanlah tugasmu dengan teliti!" Tugasmu: buat satu kalimat dengan akhiran -kan dan satu kalimat dengan akhiran -lah!

③ Ide Pokok Suatu Paragraf

Sebagai pembuka materi, ayo tonton video berikut!

🔗 Buka video di YouTube

1️⃣ Mengidentifikasi Kalimat Utama

Paragraf adalah kumpulan kalimat yang membahas satu hal. Kalimat utama berisi gagasan paling penting.

Membaca buku memberi banyak manfaat. Kita mendapat pengetahuan baru. Kosakata kita juga bertambah.

2️⃣ Ide Pokok dan Ide Penjelas

Ide pokok adalah gagasan utama yang dibahas paragraf (ada di kalimat utama). Ide penjelas adalah gagasan yang menerangkan, memberi contoh, atau menambah rincian ide pokok. Pada contoh di atas, ide pokoknya: manfaat membaca buku.

3️⃣ Menentukan Letak Ide Pokok

⬇️ Di awal
ide pokok → penjelas
(deduktif)
⬆️ Di akhir
penjelas → ide pokok
(induktif)
↕️ Awal dan akhir
pokok → penjelas → pokok
(campuran)

Tips: cari kalimat yang paling umum dan bisa dijelaskan oleh kalimat lain.

4️⃣ Menuliskan Ide Pokok dengan Kalimat Sendiri

Langkah: baca seluruh paragraf → temukan kalimat utama → tulis ulang dengan kata-katamu sendiri, singkat dan jelas. Contoh: "Membaca buku bermanfaat bagi kita." atau "Ada banyak manfaat dari membaca buku."

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Uji pemahamanmu! Soal disusun dari mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. Kata berawalan me- pada kalimat "Ayah membaca koran di teras" adalah ...
    A. Ayah   B. koran   C. membaca   D. teras
  2. Kata dasar tulis jika diberi awalan me- menjadi ...
    A. menulis   B. mentulis   C. memtulis   D. mengtulis
  3. Kalimat yang menggunakan akhiran -lah dengan tepat adalah ...
    A. Ambil lah buku itu!   B. Dia lah yang menang.   C. Pergi lah sekarang!   D. Bacalah surat itu dengan teliti!
  4. Pada kalimat "Ibu membelikan adik sepatu baru", akhiran -kan berfungsi untuk ...
    A. menyatakan perintah   B. melakukan sesuatu untuk orang lain   C. menyatakan penegasan   D. menyatakan jumlah
  5. Bacalah paragraf: "Membaca buku memberi banyak manfaat. Dengan membaca, kita mendapat pengetahuan baru. Membaca juga melatih konsentrasi. Selain itu, kosakata kita bertambah banyak." Ide pokok paragraf tersebut adalah ...
    A. cara melatih konsentrasi   B. cara menambah kosakata   C. manfaat membaca buku   D. jenis-jenis buku bacaan

B. Isian Singkat

  1. Kata dasar sapu jika diberi awalan me- menjadi ...
  2. Perbaikilah penulisan kalimat ini: "Bacakan lah puisi itu!" Penulisan yang benar: ...
  3. Paragraf: "Pagi hari Rani menyapu halaman. Siangnya ia mencuci piring. Sore hari ia menyiram bunga. Rani adalah anak yang rajin membantu ibu." Ide pokok paragraf tersebut terletak di bagian ... paragraf.

C. Esai

  1. Buatlah tiga kalimat sendiri: satu kalimat berkata berawalan me-, satu kalimat berakhiran -kan, dan satu kalimat berakhiran -lah. Garis bawahi kata tersebut!
  2. Bacalah paragraf: "Kebersihan kelas menjadi tanggung jawab semua murid. Setiap pagi, murid menyapu lantai dan merapikan meja. Murid juga bergantian menyiram tanaman di depan kelas." Tentukan kalimat utama dan letaknya, lalu tuliskan ide pokoknya dengan kalimatmu sendiri!
🔑 Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. C   2. A   3. D   4. B   5. C

Isian Singkat

  1. menyapu (s luluh)
  2. Bacakanlah puisi itu!
  3. akhir (kalimat terakhir, yaitu "Rani adalah anak yang rajin membantu ibu.")

Esai

  1. Jawaban bervariasi. Contoh: Ibu memasak sayur untuk kami. / Adik mengambilkan tas kakak. / Rajinlah belajar setiap hari! (Skor penuh bila awalan/akhiran benar dan penulisannya serangkai.)
  2. Kalimat utama: "Kebersihan kelas menjadi tanggung jawab semua murid." Letaknya di awal paragraf (deduktif). Contoh ide pokok: Semua murid bertanggung jawab menjaga kebersihan kelas.
🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa awalan me- membentuk kata kerja dan bentuknya berubah (me-, mem-, men-, meng-, meny-, menge-) mengikuti huruf pertama kata dasar. Akhiran -kan menyatakan menyebabkan atau melakukan untuk orang lain, sedangkan -lah menegaskan, dan keduanya ditulis serangkai dengan kata di depannya. Dalam paragraf, ide pokok ada di kalimat utama yang bisa berada di awal, akhir, atau awal dan akhir, sedangkan kalimat lain menjadi ide penjelas.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍Sangat Senang
🙂Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😢Sedih
📝 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid salah menentukan bentuk me-, mem-, men-, meng-, atau meny-.
  • Murid lupa bahwa k, p, t, s pada kata dasar bisa luluh.
  • Murid masih menulis -lah dan -kan terpisah dari kata dasarnya.
  • Murid tertukar antara ide pokok dan ide penjelas.

Tindak Lanjut

  • Menyediakan tabel kaidah me- di dinding kelas dan latihan bertahap dengan kata dasar sehari-hari.
  • Membiasakan murid memeriksa tulisan teman (tukar buku) untuk menemukan kesalahan -lah dan -kan.
  • Melatih dengan permainan "Cari Kalimat Utama" menggunakan paragraf pendek.
  • Mengulas kembali materi di awal pertemuan berikutnya.
✏️🌟📖

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Menulis dengan kata yang tepat adalah cara menjaga lisan dan tulisan. Terus berlatih, ya. Kalian pasti bisa! 💪✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Materi Ajar Kelas 5 Matematika (Senin 2 November 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V - SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS
👩‍🏫
Nama GuruResi Irmayati, S.Pd.
➗
Mata PelajaranMatematika
📅
Hari / TanggalSenin, 2 November 2026
🏫
Fase / KelasFase C / Kelas 5
🔢
MateriPecahan dan Bilangan Desimal
⭐
Pertemuan Ke24
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah kalian shalat hari ini? Shalat adalah wujud syukur kita kepada Allah SWT.

Pernahkah kalian membagi kue atau menimbang buah di pasar? 🍎 Ternyata ukuran, bagian, dan angka di sekitar kita adalah tanda kebesaran Allah. Yuk, kita renungkan tiga kebesaran-Nya.

Pertama, Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta). Allah berfirman: “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” (QS. Al-Qamar: 49). Semua ciptaan Allah memiliki ukuran yang tepat. Ukuran yang tidak selalu bulat inilah yang kita tulis sebagai pecahan dan bilangan desimal, misalnya tinggi badan 1,4 meter.

Kedua, Allah Al-Malik (Maha Memelihara). Allah berfirman: “Katakanlah, Ya Allah, Pemilik kerajaan...” (QS. Ali Imran: 26). Allah memelihara seluruh alam dengan adil. Dari-Nya kita belajar berbagi dengan adil, misalnya membagi 34 liter sirup untuk 3 gelas. Itulah pembagian pecahan.

Ketiga, Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki). Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi Rezeki...” (QS. Adz-Dzariyat: 58). Rezeki sering kita hitung: 12 kg daging sama dengan 0,5 kg, dan harga di toko pun memakai desimal. Cara bersyukurnya: menghitung dengan teliti, membandingkan dengan jujur, dan berbagi dengan adil. 💚

Hari ini kita belajar perkalian dan pembagian pecahan, mengubah pecahan menjadi desimal, serta membandingkan dan mengurutkan desimal. Yuk, simak bersama! 🚀

🍕 Pecahan dan Bilangan Desimal

Matematika · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

📚 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Elemen Bilangan)

Pada akhir Fase C, murid dapat membaca, menulis, membandingkan, mengurutkan, dan melakukan operasi hitung bilangan cacah, pecahan, serta bilangan desimal secara tepat, serta menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan bilangan tersebut.

Tujuan Pembelajaran

  1. Murid dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli.
  2. Murid dapat mengubah pecahan menjadi desimal.
  3. Murid dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan desimal (satu angka di belakang koma).

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan tenang dan jujur setelah menarik napas dalam.

JoyfulMenonton video pembelajaran perkalian dan pembagian pecahan, pecahan ke desimal, serta membandingkan desimal.

MeaningfulMenemukan konsep perkalian dan pembagian pecahan dengan gambar pita, lalu menghitungnya langkah demi langkah.

MindfulMengubah pecahan menjadi desimal dengan teliti melalui pecahan senilai berpenyebut 10 atau 100.

JoyfulBermain "Loncat di Garis Bilangan" untuk membandingkan dan mengurutkan desimal.

MeaningfulMenyelesaikan soal cerita sehari-hari (belanja, tinggi badan, jarak) dan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat menjelaskan konsep dengan benda konkret atau gambar, menghitung, dan menyelesaikan masalah sehari-hari tentang perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli.
  2. Murid dapat menjelaskan pecahan persepuluhan dan perseratusan, mengubah pecahan biasa menjadi desimal, dan menyelesaikan masalah sehari-hari tentang desimal.
  3. Murid dapat menjelaskan nilai tempat desimal, membandingkan dan mengurutkan desimal satu angka di belakang koma dengan garis bilangan, serta menyelesaikan masalah sehari-hari.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Konkret-Gambar-Simbol, yaitu murid memecahkan masalah sehari-hari mulai dari benda nyata, gambar, hingga simbol bilangan.
Metode: demonstrasi, tanya jawab, diskusi kelompok, permainan, dan penugasan mandiri.

🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum materi baru, ayo kerjakan soal pertemuan sebelumnya: penjumlahan dan pengurangan pecahan. Hitunglah dan sederhanakan hasilnya!

  1. 2/7 + 3/7 = …
  2. 7/8 − 2/8 = …
  3. 1/2 + 1/6 = …
  4. 3/4 − 1/2 = …
  5. 3/5 + 1/10 = …
🔑 Lihat Kunci Jawaban
1. 5/7   2. 5/8   3. 3/6 + 1/6 = 4/6 = 2/3   4. 3/4 − 2/4 = 1/4   5. 6/10 + 1/10 = 7/10
🎬 Inti Pembelajaran
① Perkalian dan Pembagian Pecahan

Sebagai pembuka materi, ayo tonton video berikut!

🔗 Buka video di YouTube

1️⃣ Konsep Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

Perkalian adalah penjumlahan berulang. Misalnya 3 × 14 artinya 14 + 14 + 14. Bayangkan sebatang cokelat dibagi 4 bagian, lalu kamu mengambil 3 bagian. 🍫

3 × 14 = 34

2️⃣ Menghitung Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

Cara cepat: bilangan asli dikali pembilang, penyebut tetap.

2 × 35 = 2 × 35 = 65 = 1 15 (ubah ke pecahan campuran).

3️⃣ Konsep Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli

Pembagian artinya membagi sama rata. Contoh: 12 ÷ 3. Setengah roti dibagi untuk 3 anak. Bagi tiap bagian menjadi 3 potongan kecil, sehingga seluruh roti terdiri dari 6 potongan sama besar. 🍞

Setiap anak mendapat 1 dari 6 potong, yaitu 16. Jadi 12 ÷ 3 = 16.

4️⃣ Menghitung Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli

Rumus: pecahan dibagi bilangan asli = pecahan dikali kebalikan bilangan itu. Kebalikan 3 adalah 13.

34 ÷ 2 = 34 × 12 = 38.
45 ÷ 4 = 45 × 14 = 420 = 15.

5️⃣ Masalah Sehari-hari

Soal 1 (perkalian): Ibu membeli 3 bungkus gula, tiap bungkus 25 kg. Berapa kg seluruh gula?
Jawab: 3 × 25 = 65 = 1 15 kg. ✅

Soal 2 (pembagian): Ada 34 liter sirup dibagi rata ke 3 gelas. Berapa liter tiap gelas?
Jawab: 34 ÷ 3 = 34 × 13 = 312 = 14 liter. ✅

② Mengubah Pecahan Menjadi Desimal

Sebagai pembuka materi, ayo tonton video berikut!

🔗 Buka video di YouTube

1️⃣ Pecahan Persepuluhan dan Perseratusan

Satu pita dibagi 10 bagian sama besar. Tiap bagian adalah 110 (persepuluhan). Jika 3 bagian diwarnai, itu 310. Satu kotak besar dibagi 100 kotak kecil, tiap kotak adalah 1100 (perseratusan). 🟧

310 dibaca "tiga persepuluh" dan ditulis 0,3.

2️⃣ Pecahan Berpenyebut 10, 100, atau 1000 ke Desimal

Banyak angka nol pada penyebut = banyak angka di belakang koma.

PecahanDesimalKeterangan
7100,71 nol → 1 angka di belakang koma
451000,452 nol → 2 angka di belakang koma
12510000,1253 nol → 3 angka di belakang koma

3️⃣ Pecahan Biasa Menjadi Pecahan Senilai Berpenyebut 10 atau 100

Kalikan pembilang dan penyebut dengan bilangan yang sama sampai penyebutnya 10 atau 100.

12 = 1 × 52 × 5 = 510  |  25 = 410  |  14 = 1 × 254 × 25 = 25100

4️⃣ Mengubah Pecahan Biasa Menjadi Desimal

Ubah dahulu ke penyebut 10 atau 100, lalu tulis sebagai desimal.

35 = 610 = 0,6  |  14 = 25100 = 0,25  |  34 = 75100 = 0,75

5️⃣ Masalah Sehari-hari

Soal 1: Ibu membeli 34 kg apel. Tulis berat apel dalam desimal.
Jawab: 34 = 75100 = 0,75 kg. ✅

Soal 2: Dina minum 25 liter susu. Berapa liter dalam desimal?
Jawab: 25 = 410 = 0,4 liter. ✅

③ Membandingkan dan Mengurutkan Desimal (Satu Angka di Belakang Koma)

Sebagai pembuka materi, ayo tonton video berikut!

🔗 Buka video di YouTube

1️⃣ Nilai Tempat Desimal

Koma memisahkan bagian utuh dan bagian pecahan. Angka pertama di belakang koma bernilai persepuluhan.

BilanganSatuanPersepuluhanArtinya
3,4343 + 410
0,808810

2️⃣ Membandingkan Dua Desimal (>, <, =)

Bandingkan bagian utuh dahulu. Jika sama, bandingkan angka persepuluhan. Mulut simbol selalu terbuka ke bilangan yang lebih besar. 🐊

2,7 > 2,4 (utuh sama, 7 > 4)  |  0,5 < 1,2 (0 < 1)  |  3,0 = 3,0

3️⃣ Mengurutkan Desimal

Urutkan 2,5; 0,8; 1,3; 2,1.

Terkecil → terbesar: 0,8 < 1,3 < 2,1 < 2,5
Terbesar → terkecil: 2,5 > 2,1 > 1,3 > 0,8

4️⃣ Garis Bilangan

Semakin ke kanan, bilangan semakin besar. Pada garis ini, 0,3 ada di kiri 0,7, jadi 0,3 < 0,7.

00,30,20,10,40,50,60,70,80,91

5️⃣ Masalah Sehari-hari

Soal 1: Tinggi Ani 1,4 m, Budi 1,5 m, Citra 1,3 m. Urutkan dari yang tertinggi!
Jawab: Budi (1,5) > Ani (1,4) > Citra (1,3). ✅

Soal 2: Raka berlari 2,5 km dan Sari 2,8 km. Siapa berlari lebih jauh?
Jawab: 2,8 > 2,5, jadi Sari berlari lebih jauh. ✅

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Uji pemahamanmu! Soal disusun dari mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. 3 × 1/5 = …
    A. 3/15   B. 3/5   C. 1/15   D. 4/5
  2. 3/4 ÷ 3 = …
    A. 1   B. 3/7   C. 9/4   D. 1/4
  3. Pecahan 7/10 jika ditulis dalam bentuk desimal adalah …
    A. 0,7   B. 0,07   C. 7,0   D. 0,17
  4. Bentuk desimal dari 3/4 adalah …
    A. 0,34   B. 0,43   C. 0,75   D. 3,4
  5. Urutan bilangan 1,5; 0,9; 1,2; 0,4 dari yang terkecil adalah …
    A. 0,4; 0,9; 1,5; 1,2   B. 0,9; 0,4; 1,2; 1,5   C. 1,5; 1,2; 0,9; 0,4   D. 0,4; 0,9; 1,2; 1,5

B. Isian Singkat

  1. 5 × 2/9 = …
  2. Bentuk desimal dari 4/5 adalah …
  3. Isilah titik dengan >, <, atau =: 1/2 … 0,6

C. Esai

  1. Pak Budi memiliki 3 kantong beras, tiap kantong 2/3 kg. Seluruh beras dibagi rata untuk 4 keluarga. Berapa kg beras yang diterima tiap keluarga? Tuliskan juga hasilnya dalam bentuk desimal!
  2. Panjang pita Ani 1/2 m, Budi 0,7 m, Citra 4/5 m, dan Dedi 3/10 m. Ubah semua panjang pita ke bentuk desimal, lalu urutkan dari yang terpendek!
🔑 Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. B   2. D   3. A   4. C   5. D

Isian Singkat

  1. 10/9 (atau 1 1/9)
  2. 0,8 (4/5 = 8/10)
  3. < (1/2 = 0,5 dan 0,5 < 0,6)

Esai

  1. Seluruh beras = 3 × 2/3 = 6/3 = 2 kg. Tiap keluarga = 2 ÷ 4 = 2/4 = 1/2 kg = 0,5 kg.
  2. Ani 1/2 = 5/10 = 0,5; Budi 0,7; Citra 4/5 = 8/10 = 0,8; Dedi 3/10 = 0,3. Urutan terpendek: Dedi (0,3) < Ani (0,5) < Budi (0,7) < Citra (0,8).
🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa perkalian pecahan dengan bilangan asli dilakukan dengan mengalikan bilangan asli dengan pembilang, sedangkan pembagian dilakukan dengan mengalikan pecahan dengan kebalikan bilangan asli. Pecahan dapat diubah menjadi desimal dengan membuat penyebutnya 10 atau 100 (misalnya 35 = 610 = 0,6). Untuk membandingkan dan mengurutkan desimal, bandingkan bagian utuh dahulu, lalu angka persepuluhannya. Garis bilangan membantu: semakin ke kanan, semakin besar.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍Sangat Senang
🙂Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😢Sedih
📝 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid tertukar antara mengalikan penyebut dan pembilang.
  • Murid lupa mengubah pembagian menjadi perkalian dengan kebalikan.
  • Murid salah menulis desimal, misalnya 7100 ditulis 0,7.
  • Murid mengira 0,8 lebih kecil dari 0,12 karena angkanya lebih sedikit.

Tindak Lanjut

  • Menggunakan gambar pita dan kertas lipat sebelum masuk ke rumus.
  • Menempel poster "Pembagian = Kali Kebalikan" dan tabel nilai tempat desimal di kelas.
  • Melatih dengan garis bilangan dan uang mainan agar nilai desimal mudah dibayangkan.
  • Mengulas kembali materi di awal pertemuan berikutnya dengan soal latihan bertahap.
🍕🌟🧮

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Pecahan dan desimal itu seru kalau kita teliti dan sabar. Terus berlatih, ya. Kalian pasti bisa! 💪✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Materi Ajar Kelas 5 Bahasa Indonesia (Senin 2 November 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka Ayo Belajar Hari Ini! Kelas V - SD Al Azhar 1 Bandar Lampung IDENTITAS 👩‍🏫 Nama Guru Resi Irmaya...

Postingan Populer