Selamat Belajar Anak Sholih/Sholihah

Materi Ajar Kelas 5 (Senin 7 September 2026)

IDENTITAS


Belajar Hari Ini, Hebat Esok Hari!

๐Ÿ“š Matematika • Bahasa Indonesia • Seni Rupa | Fase C / Kelas V

๐Ÿ“š IDENTITAS PEMBELAJARAN

๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ Nama Guru:
Resi Irmayati, S.Pd.
๐Ÿ“… Hari / Tanggal: 
Senin, 7 September 2026
๐ŸŽ’ Fase / Kelas: 
Fase C / Kelas V
๐Ÿ“– Mata Pelajaran: 
Matematika, Bahasa Indonesia, Seni Rupa
๐Ÿงฉ Materi:
KPK & FPB • Majas • Alat & Media Menggambar Ritme
๐Ÿ”ข Pertemuan Ke: 
10

๐ŸŒค️ APERSEPSI — SALAM, DOA, DAN KEBESARAN ALLAH

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini kita sehat, bahagia, dan siap belajar dengan hati yang baik. Sebelum belajar, yuk kita ingat bahwa belajar juga bisa menjadi bentuk syukur kepada Allah Swt.

๐ŸŒฑ Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta). Allah menciptakan manusia, alam, waktu, angka, bahasa, warna, bentuk, dan segala sesuatu yang menjadi bahan kita untuk belajar.

๐Ÿ›ก️ Allah Maha Malik (Maha Memelihara). Allah memelihara kita dengan memberikan kesehatan, akal, keluarga, guru, teman, serta lingkungan untuk belajar. Karena itu, kita perlu menjaga benda dan lingkungan yang kita gunakan.

๐Ÿš Allah Maha Razzaq (Maha Pemberi Rezeki). Allah memberikan rezeki dalam banyak bentuk. Ilmu, kesempatan belajar, buku, alat tulis, dan makanan yang kita nikmati juga merupakan nikmat yang patut kita syukuri.

Hari ini kita akan melihat kebesaran Allah melalui pembelajaran. Dalam Matematika, angka membantu kita menemukan keteraturan seperti jadwal dan pembagian. Dalam Bahasa Indonesia, Allah memberi kita kemampuan berbahasa sehingga kita dapat menyampaikan gagasan dengan indah. Dalam Seni Rupa, kita menggunakan garis, warna, alat, dan media untuk mengekspresikan keindahan ciptaan-Nya.

๐Ÿ’ญ Pertanyaan Pemantik:
  1. Jika Allah menciptakan segala sesuatu dengan teratur, apa hubungan keteraturan itu dengan KPK dan FPB?
  2. Mengapa manusia diberi kemampuan memilih kata yang indah untuk menggambarkan sesuatu?
  3. Bagaimana alat dan media seni dapat membantu kita mensyukuri dan menjaga keindahan ciptaan Allah?

๐ŸŽฏ IDENTITAS CAPAIAN & TUJUAN PEMBELAJARAN

๐Ÿ”ต Matematika — KPK dan FPB

3 × 35 menit

๐Ÿ“Œ Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid mengembangkan pemahaman bilangan dan hubungan antarkonsep bilangan, menggunakan strategi perhitungan yang tepat, serta menerapkan penalaran matematika untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran hari ini difokuskan pada penerapan KPK dan FPB.

๐ŸŽฏ Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

๐Ÿงฉ Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

๐Ÿง˜ MINDFUL — Sadar & Teliti
  1. Murid melakukan apersepsi singkat dengan mengingat kembali faktor prima dan faktorisasi prima.
  2. Murid mengamati dua situasi: kejadian yang berulang dan pembagian benda sama banyak.
  3. Murid menandai kata kunci pada soal dan menentukan apakah masalah memerlukan KPK atau FPB.
  4. Murid menghitung langkah demi langkah dan memeriksa kembali hasilnya.
๐ŸŒฑ MEANINGFUL — Bermakna
  1. Murid menyelesaikan masalah jadwal piket/latihan yang berlangsung berulang untuk memahami penggunaan KPK.
  2. Murid menyelesaikan masalah pembagian permen, alat tulis, atau bahan makanan ke kelompok secara sama banyak untuk memahami FPB.
  3. Murid menjelaskan alasan memilih KPK atau FPB berdasarkan situasi kehidupan sehari-hari.
๐ŸŽฎ JOYFUL — Menyenangkan
  1. Menonton video singkat tentang KPK dan FPB.
  2. Bermain kartu “KPK atau FPB?” secara berkelompok.
  3. Melakukan tantangan cepat: kelompok yang tepat memilih strategi dan menjelaskan alasannya mendapat poin.

๐Ÿ›ค️ Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengingat kembali faktor prima dan faktorisasi prima.
  2. Menghubungkan faktorisasi prima dengan cara menentukan KPK dan FPB.
  3. Menentukan KPK/FPB dari dua bilangan menggunakan strategi yang sesuai.
  4. Menerapkan KPK untuk masalah kejadian berulang dan FPB untuk pembagian sama banyak.
  5. Menjelaskan alasan pemilihan KPK atau FPB dan memeriksa kembali jawaban.

๐Ÿงฐ Model & Metode

Model: Problem Based Learning (PBL). Metode: tanya jawab, demonstrasi, diskusi, latihan bertahap, pemecahan masalah, dan presentasi singkat.

๐Ÿงฎ Media & Alat Peraga

Kartu bilangan, kartu faktor, tabel faktorisasi prima, pohon faktor, garis bilangan, papan tulis, spidol, LKPD, benda konkret untuk simulasi pembagian, proyektor/video, dan kuis digital.

๐Ÿ“š Bahasa Indonesia — Majas

3 × 35 menit

๐Ÿ“Œ Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dari teks sastra dan informatif serta menggunakan bahasa secara santun dan sesuai konteks untuk menyampaikan gagasan. Pembelajaran hari ini diarahkan pada pengenalan dan pembedaan majas.

๐ŸŽฏ Tujuan Pembelajaran

Murid dapat membedakan majas (metafora, personifikasi, dan hiperbola).

๐Ÿงฉ Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

๐Ÿง˜ MINDFUL — Sadar & Teliti
  1. Murid membaca beberapa kalimat dengan perlahan dan memperhatikan makna sebenarnya serta makna kiasannya.
  2. Murid mencari ciri khas setiap majas: perbandingan langsung, benda seolah-olah manusia, atau ungkapan berlebihan.
  3. Murid memberi tanda pada kata/frasa yang menjadi petunjuk jenis majas.
  4. Murid menjelaskan alasan sebelum menentukan jawabannya.
๐ŸŒฑ MEANINGFUL — Bermakna
  1. Murid menemukan contoh majas dari cerita, percakapan, poster, atau kalimat yang dekat dengan kehidupan sekolah.
  2. Murid mengubah kalimat biasa menjadi kalimat bermakna menggunakan salah satu majas.
  3. Murid berdiskusi tentang bagaimana majas membuat cerita atau pesan menjadi lebih hidup.
๐ŸŽญ JOYFUL — Menyenangkan
  1. Menonton video pembelajaran tentang majas.
  2. Bermain “Detektif Majas” dengan kartu kalimat dan mengelompokkannya menjadi metafora, personifikasi, atau hiperbola.
  3. Melakukan drama mini: satu kelompok memeragakan sebuah kalimat, kelompok lain menebak jenis majasnya.

๐Ÿ›ค️ Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Menghubungkan unsur intrinsik cerita dengan cara penulis memperindah bahasa.
  2. Mengenali ciri metafora, personifikasi, dan hiperbola.
  3. Membandingkan beberapa kalimat dan menentukan jenis majasnya.
  4. Menjelaskan alasan pengelompokan sebuah kalimat.
  5. Menggunakan ketiga jenis majas dalam contoh sederhana dan kontekstual.

๐Ÿงฐ Model & Metode

Model: Discovery Learning. Metode: membaca, menyimak video, kartu kalimat, diskusi kelompok, permainan klasifikasi, dan presentasi.

๐Ÿ“ Media & Alat Peraga

Kartu kalimat, potongan cerita/puisi, gambar situasi, papan klasifikasi majas, LKPD, proyektor, video pembelajaran, sticky notes, dan kuis digital.

๐Ÿงก Seni Rupa — Alat & Media Menggambar Ritme

3 × 35 menit

๐Ÿ“Œ Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid mampu mengamati unsur rupa dan prinsip desain, mengeksplorasi serta menggunakan alat, bahan, media, teknik, dan prosedur berkarya, kemudian menciptakan dan merefleksikan karya secara tepat. Prinsip ritme/irama dapat diterapkan melalui pengulangan garis, bentuk, warna, atau pola.

๐ŸŽฏ Tujuan Pembelajaran

Mengidentifikasi dan menguraikan berbagai alat dan media yang digunakan dalam menggambar ritme secara tepat.

๐Ÿงฉ Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

๐Ÿง˜ MINDFUL — Sadar & Teliti
  1. Murid mengamati contoh gambar ritme tanpa terburu-buru.
  2. Murid mengidentifikasi garis, bentuk, warna, ukuran, dan jarak yang berulang.
  3. Murid mengamati alat dan media satu per satu serta menyebutkan fungsi dan karakter hasilnya.
  4. Murid menggunakan alat secara hati-hati, rapi, dan memperhatikan keselamatan kerja.
๐ŸŒฑ MEANINGFUL — Bermakna
  1. Murid mencari contoh ritme pada benda di sekitar seperti motif kain, ubin, pagar, daun, atau kemasan.
  2. Murid memilih alat dan media yang sesuai dengan gambar ritme yang ingin dibuat.
  3. Murid menjelaskan hubungan pilihan alat/media dengan hasil garis, bentuk, atau warna pada karya.
๐ŸŽจ JOYFUL — Menyenangkan
  1. Menonton video/contoh karya menggambar ritme.
  2. Melakukan “Eksplorasi Alat”: mencoba pensil, krayon, spidol, dan pensil warna pada kertas percobaan.
  3. Membuat mini karya “Ritme Ceria” dengan pengulangan bentuk dan warna, kemudian melakukan galeri mini kelas.

๐Ÿ›ค️ Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati contoh gambar yang memiliki ritme/pengulangan.
  2. Mengidentifikasi alat dan media yang tampak digunakan.
  3. Mengelompokkan alat berdasarkan fungsi: membuat garis, memberi warna, menghapus, mengukur, atau mencampur.
  4. Membandingkan karakter media kering dan basah.
  5. Mencoba membuat pola ritme sederhana dengan alat/media yang aman.
  6. Mempresentasikan pilihan alat dan media serta alasan penggunaannya.

๐Ÿงฐ Model & Metode

Model: Project Based Learning (mini project). Metode: observasi, demonstrasi, eksplorasi alat/media, praktik, diskusi, dan apresiasi karya.

๐ŸŽจ Media & Alat Peraga

Kertas gambar, pensil HB/2B, penghapus, penggaris, pensil warna, krayon, pastel, spidol, arang, cat air/poster, kuas, palet, wadah air, contoh karya ritme, benda berpola sebagai inspirasi, dan proyektor.

๐Ÿง  PENDAHULUAN — REVIEW MATERI SEBELUMNYA

Petunjuk: tulis Benar atau Salah. Kerjakan dengan teliti sebelum melihat kunci.

๐Ÿ”ต Matematika — Faktor Prima & Faktorisasi Prima

  1. Bilangan 2, 3, 5, dan 7 merupakan contoh bilangan prima.
  2. Faktorisasi prima dari 12 adalah 2 × 6.
  3. Bilangan 1 termasuk bilangan prima.
  4. Faktorisasi prima dari 18 adalah 2 × 3 × 3.
  5. Setiap bilangan komposit dapat diuraikan menjadi perkalian bilangan-bilangan prima.

๐Ÿ”‘ Kunci: 1 Benar • 2 Salah • 3 Salah • 4 Benar • 5 Benar

๐Ÿ“š Bahasa Indonesia — Unsur Intrinsik Cerita

  1. Tokoh adalah pelaku yang terlibat dalam cerita.
  2. Latar hanya menunjukkan siapa yang menjadi tokoh utama.
  3. Alur berkaitan dengan rangkaian peristiwa dalam cerita.
  4. Amanat adalah pesan yang dapat dipetik dari cerita.
  5. Sudut pandang selalu berarti tempat terjadinya peristiwa.

๐Ÿ”‘ Kunci: 1 Benar • 2 Salah • 3 Benar • 4 Benar • 5 Salah

๐Ÿงก Seni Rupa — Unsur Seni Rupa: Ritme

  1. Ritme dalam seni rupa dapat muncul dari pengulangan unsur tertentu.
  2. Ritme hanya dapat dibuat menggunakan warna.
  3. Pengulangan bentuk dapat menghasilkan kesan ritmis.
  4. Ritme tidak memiliki hubungan dengan pola visual.
  5. Garis, bentuk, atau warna dapat disusun berulang untuk membangun ritme.

๐Ÿ”‘ Kunci: 1 Benar • 2 Salah • 3 Benar • 4 Salah • 5 Benar

๐ŸŽฌ INTI PEMBELAJARAN — VIDEO & PENJELASAN

๐Ÿ”ต Matematika: KPK dan FPB

▶️ Tonton Video: KPK & FPB Kelas 5 — buka hasil video YouTube
๐Ÿ’ก Ingat!
KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) digunakan ketika kita mencari kejadian yang berulang dan ingin mengetahui kapan terjadi bersama lagi.
FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) digunakan ketika kita membagi beberapa benda menjadi kelompok sama banyak dengan jumlah kelompok/bagian terbesar yang mungkin.

๐Ÿ“š Penjelasan

Contoh KPK: Lampu A berkedip setiap 4 detik dan lampu B setiap 6 detik. Keduanya berkedip bersama setiap KPK(4,6) = 12 detik.

Contoh FPB: Ibu memiliki 24 permen dan 36 biskuit. Semuanya ingin dibagi ke beberapa paket dengan isi permen dan biskuit sama banyak tanpa sisa. Banyak paket terbanyak = FPB(24,36) = 12 paket.

Strategi faktorisasi prima: 24 = 2³ × 3 dan 36 = 2² × 3². Untuk KPK, ambil pangkat terbesar: 2³ × 3² = 72. Untuk FPB, ambil pangkat terkecil: 2² × 3 = 12.

๐Ÿ“š Bahasa Indonesia: Metafora, Personifikasi, Hiperbola

▶️ Tonton Video: Belajar Majas Itu Gampang! — YouTube
๐Ÿ’ก Majas adalah gaya bahasa yang digunakan untuk membuat penyampaian gagasan lebih hidup, menarik, dan berkesan.
JenisCiri Mudah DiingatContoh
MetaforaMembandingkan/menyimbolkan sesuatu secara langsung.“Raka adalah bintang kelas.” → sangat berprestasi.
PersonifikasiBenda/hewan/alam diberi sifat atau tindakan manusia.“Angin berbisik di antara pepohonan.”
HiperbolaMenggunakan ungkapan yang sangat berlebihan untuk menekankan maksud.“Aku sudah menunggumu seribu tahun.” → menunggu sangat lama.

Tips cepat: Jika ada benda seperti manusia → personifikasi. Jika berupa ungkapan/simbol perbandingan langsung → metafora. Jika sangat berlebihan → hiperbola.

๐Ÿงก Seni Rupa: Alat & Media Menggambar Ritme

▶️ Tonton Video: Menggambar Ritme & Alat/Media — buka hasil video YouTube
๐ŸŽจ Apa itu ritme?
Ritme/irama dalam seni rupa adalah kesan gerak atau keteraturan visual yang muncul karena pengulangan atau variasi unsur seperti garis, bentuk, warna, ukuran, atau jarak.
Alat/MediaFungsi & Karakter
Pensil HB/2BMembuat sketsa, garis, dan detail; mudah dikontrol.
PenggarisMembantu membuat garis dan jarak yang teratur.
Pensil warnaMembuat ritme warna dengan pengulangan atau gradasi.
Krayon/PastelMenghasilkan warna lebih tebal dan ekspresif.
SpidolMembuat garis/warna yang tegas dan jelas.
Cat air/posterMedia basah untuk warna yang transparan atau pekat sesuai jenis cat.
Kertas gambarPermukaan tempat menuangkan gambar; pilih sesuai media.

Contoh sehari-hari: Pola ubin, pagar, daun pada kain, susunan buah, atau motif batik dapat menjadi inspirasi ritme. Kita dapat mengulang bentuk daun dengan jarak berbeda untuk menghasilkan ritme yang teratur atau dinamis.

๐ŸŒŸ AKTIVITAS MINDFUL • MEANINGFUL • JOYFUL

๐Ÿ”ต Matematika

๐Ÿง˜ Mindful
Tarik napas, baca masalah perlahan, tandai kata kunci “berulang” atau “dibagi sama banyak”, lalu pilih KPK/FPB.
๐ŸŒฑ Meaningful
Menyelesaikan masalah jadwal piket, olahraga, alarm, pembagian makanan, atau pembentukan kelompok.
๐ŸŽฎ Joyful
Permainan “KPK atau FPB?”: guru membaca situasi, siswa mengangkat kartu KPK atau FPB lalu menjelaskan alasannya.

๐Ÿ“š Bahasa Indonesia

๐Ÿง˜ Mindful
Baca kalimat dengan teliti dan tanyakan: “Apakah benda diberi sifat manusia? Apakah maknanya simbolis? Apakah berlebihan?”
๐ŸŒฑ Meaningful
Mencari majas dari percakapan, cerita, iklan, atau kalimat yang dekat dengan kehidupan anak.
๐ŸŽญ Joyful
Drama mini: kelompok mengambil kartu majas lalu memeragakan maknanya. Teman menebak jenis majas.

๐Ÿงก Seni Rupa

๐Ÿง˜ Mindful
Mengamati alat dan media satu per satu, menyebutkan tekstur/karakter, serta mengutamakan keselamatan saat menggunakan alat.
๐ŸŒฑ Meaningful
Menghubungkan ritme dengan pola yang ditemukan di lingkungan: lantai, kain, daun, pagar, atau benda di kelas.
๐ŸŽจ Joyful
Membuat “Ritme Ceria”: mengulang 2–3 bentuk dengan variasi ukuran/warna lalu memajangnya sebagai galeri mini kelas.

๐Ÿ“ PENUTUP — ASESMEN FORMATIF

๐Ÿ”ต Matematika

Pilihan Ganda

  1. KPK dari 6 dan 8 adalah …
    A. 12   B. 18   C. 24   D. 48
  2. FPB dari 18 dan 24 adalah …
    A. 3   B. 6   C. 9   D. 12
  3. Rani berenang setiap 4 hari dan Siti setiap 6 hari. Mereka berenang bersama hari ini. Mereka akan berenang bersama lagi setelah … hari.
    A. 8   B. 10   C. 12   D. 24
  4. 24 kue dan 36 roti akan dibagi ke paket sebanyak-banyaknya dengan isi yang sama. Paket terbanyak adalah …
    A. 6   B. 8   C. 10   D. 12
  5. Faktorisasi prima 48 = 2⁴ × 3 dan 60 = 2² × 3 × 5. KPK keduanya adalah …
    A. 120   B. 180   C. 240   D. 360

Isian

  1. KPK dari 5 dan 10 adalah ____.
  2. FPB dari 20 dan 30 adalah ____.
  3. KPK digunakan untuk masalah yang berkaitan dengan kejadian yang ____.

Esai

  1. Jelaskan perbedaan penggunaan KPK dan FPB dengan bahasamu sendiri.
  2. Ada 42 pensil dan 56 penghapus. Semuanya akan dibagikan ke beberapa kelompok dengan jumlah yang sama dan sebanyak mungkin. Berapa kelompok terbanyak dan berapa isi tiap kelompok?

๐Ÿ”‘ Kunci: 1 C, 2 B, 3 C, 4 D, 5 C, 6 10, 7 10, 8 berulang. Esai 9: KPK untuk kejadian berulang/bersamaan; FPB untuk pembagian sama banyak terbesar. Esai 10: FPB(42,56)=14, jadi 14 kelompok; tiap kelompok 3 pensil dan 4 penghapus.

๐Ÿ“š Bahasa Indonesia

Pilihan Ganda

  1. “Perpustakaan adalah gudang ilmu.” Kalimat tersebut menggunakan majas …
    A. Personifikasi   B. Hiperbola   C. Metafora   D. Repetisi
  2. “Daun-daun menari ditiup angin.” Majas tersebut adalah …
    A. Personifikasi   B. Metafora   C. Hiperbola   D. Ironi
  3. “Aku sudah memanggilmu sejuta kali.” Kalimat tersebut termasuk …
    A. Metafora   B. Hiperbola   C. Personifikasi   D. Litotes
  4. Kalimat yang menggunakan personifikasi adalah …
    A. Ayah adalah tulang punggung keluarga.
    B. Adik berlari sangat cepat.
    C. Buku itu tebal sekali.
    D. Jam dinding terus berdetak menemaniku belajar.
  5. “Salsa adalah bintang kelas.” Makna ungkapan tersebut adalah …
    A. Salsa berbentuk bintang.   B. Salsa sangat berprestasi.   C. Salsa suka melihat bintang.   D. Salsa tinggal di langit.

Isian

  1. Majas yang memberikan sifat manusia kepada benda disebut majas ____.
  2. Ungkapan yang sangat berlebihan disebut majas ____.
  3. “Dia adalah bunga desa” merupakan contoh majas ____.

Esai

  1. Jelaskan perbedaan metafora, personifikasi, dan hiperbola.
  2. Buat masing-masing satu kalimat tentang kehidupan di sekolah menggunakan metafora, personifikasi, dan hiperbola.

๐Ÿ”‘ Kunci: 1 C, 2 A, 3 B, 4 D, 5 B, 6 personifikasi, 7 hiperbola, 8 metafora. Esai 9: metafora = perbandingan/simbol langsung; personifikasi = sifat manusia pada benda/alam; hiperbola = ungkapan berlebihan. Esai 10: jawaban bervariasi sesuai jenis majas.

๐Ÿงก Seni Rupa

Pilihan Ganda

  1. Alat yang tepat untuk membuat sketsa awal adalah …
    A. Pensil   B. Palet   C. Wadah air   D. Kuas besar
  2. Ritme visual dapat terbentuk melalui …
    A. Penghapusan seluruh garis   B. Pengulangan unsur rupa   C. Penggunaan satu titik saja   D. Kertas kosong
  3. Media yang termasuk media basah adalah …
    A. Pensil   B. Krayon   C. Cat air   D. Penghapus
  4. Penggaris berguna terutama untuk …
    A. mencampur warna   B. menghapus   C. membuat warna transparan   D. membantu garis dan jarak teratur
  5. Jika ingin membuat ritme dari bentuk daun yang berulang, pilihan yang paling tepat adalah …
    A. menggambar satu daun saja   B. mengulang bentuk daun dengan variasi ukuran/jarak   C. menghapus semua daun   D. mewarnai seluruh kertas satu warna

Isian

  1. Pengulangan unsur rupa yang memberi kesan teratur atau bergerak disebut ____.
  2. Alat untuk menghapus garis pensil adalah ____.
  3. Cat air termasuk media ____.

Esai

  1. Sebutkan minimal empat alat/media yang dapat digunakan untuk menggambar ritme dan jelaskan fungsinya.
  2. Jelaskan langkah sederhana membuat gambar ritme menggunakan bentuk daun dan dua warna.

๐Ÿ”‘ Kunci: 1 A, 2 B, 3 C, 4 D, 5 B, 6 ritme/irama, 7 penghapus, 8 basah. Esai 9–10: jawaban sesuai alat/media dan langkah logis; menekankan pengulangan bentuk, variasi, pewarnaan, kerapian, dan keselamatan kerja.

๐ŸŒˆ KESIMPULAN

๐Ÿ”ต Matematika

KPK membantu menentukan waktu/kejadian yang berulang agar bertemu bersama, sedangkan FPB membantu membagi benda menjadi kelompok sama banyak dengan jumlah kelompok terbesar. Memahami faktorisasi prima membantu kita menemukan keduanya secara sistematis.

๐Ÿ“š Bahasa Indonesia

Metafora menggunakan perbandingan atau simbol secara langsung, personifikasi memberikan sifat manusia kepada benda atau alam, sedangkan hiperbola menggunakan ungkapan yang berlebihan. Mengenali cirinya membuat kita lebih mudah memahami makna kalimat.

๐Ÿงก Seni Rupa

Ritme dapat dibuat melalui pengulangan dan variasi garis, bentuk, warna, ukuran, atau jarak. Pemilihan alat dan media harus disesuaikan dengan tujuan karya serta digunakan secara aman dan bertanggung jawab.

๐Ÿ’– REFLEKSI EMOSI MURID

Setelah belajar hari ini, pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu.

๐ŸคฉSangat Senang
๐Ÿ˜ŠSenang
๐Ÿ™‚Cukup Senang
๐Ÿ˜•Bingung
๐Ÿ˜ŸMasih Kesulitan

๐Ÿ‘ฉ‍๐Ÿซ REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU

๐Ÿ”ต Matematika

Kendala Pembelajaran: Sebagian murid masih tertukar antara penggunaan KPK dan FPB, atau melakukan kesalahan pada faktorisasi prima.

Tindak Lanjut: Gunakan masalah kontekstual dengan kata kunci, kartu KPK/FPB, latihan dari konkret → gambar → simbol, serta pendampingan kelompok kecil.

Siswa yang paham dan belum paham: ________________________________________________

๐Ÿ“š Bahasa Indonesia

Kendala Pembelajaran: Murid mungkin menganggap semua kalimat perbandingan sebagai metafora dan belum konsisten membedakan makna kiasan dengan makna sebenarnya.

Tindak Lanjut: Berikan pasangan contoh-noncontoh, permainan klasifikasi kartu, dan latihan menjelaskan alasan sebelum menyebut jenis majas.

Siswa yang paham dan belum paham: ________________________________________________

๐Ÿงก Seni Rupa

Kendala Pembelajaran: Ketersediaan alat/media dapat berbeda-beda dan beberapa murid masih kesulitan membedakan alat dengan media.

Tindak Lanjut: Sediakan alternatif alat sederhana, buat stasiun eksplorasi, demonstrasikan fungsi setiap alat, dan tekankan keselamatan kerja serta perawatan alat.

Siswa yang paham dan belum paham: ________________________________________________

Materi Ajar Kelas 5 (Jumat 4 September 2026)

 

IDENTITAS

๐ŸŒŽ Ekosistem: Semua Saling Membutuhkan!

IPAS • Fase C / Kelas V

Yuk menjadi peneliti kecil yang jeli mengamati hubungan makhluk hidup dan lingkungannya! ๐Ÿ”Ž๐ŸŒฟ

 ๐ŸŒฑIDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama GuruResi Irmayati, S.Pd.
Hari / TanggalJumat, 4 September 2026
Fase / KelasFase C / Kelas V
Mata PelajaranIPAS
MateriIPAS (Hubungan Saling Ketergantungan antar Komponen Biotik dan Abiotik dalam Ekosistem)
Pertemuan Ke- 10

๐ŸŽฏIDENTITAS MATA PELAJARAN

Capaian Pembelajaran • IPAS Fase C

Pada akhir Fase C, peserta didik mampu memahami dan menganalisis keterkaitan berbagai komponen dalam ekosistem, termasuk hubungan komponen biotik dan abiotik serta pengaruh perubahan lingkungan terhadap ekosistem. Peserta didik juga mengembangkan keterampilan proses melalui kegiatan mengamati, mempertanyakan, menyelidiki, menganalisis informasi, merefleksi, dan mengomunikasikan hasil.

Tujuan Pembelajaran

IPAS : Mengidentifikasi hubungan saling ketergantungan antar komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem.

๐Ÿงญ Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

๐Ÿ‘€ Langkah 1 — Mengamati Lingkungan Sekitar ๐Ÿง˜ MINDFUL

Peserta didik duduk tenang dan mengamati lingkungan sekitar kelas, halaman, taman, atau gambar ekosistem. Catat minimal 3 komponen biotik dan 3 komponen abiotik.

๐ŸŒฑ Langkah 2 — Menghubungkan dengan Kehidupan Sehari-hari ๐Ÿ’ก MEANINGFUL

Hubungkan hasil pengamatan dengan kehidupan sehari-hari. Contoh: tumbuhan membutuhkan air, cahaya matahari, udara, dan tanah. Jawab: “Apa yang terjadi pada tumbuhan jika tidak mendapatkan air?”

๐ŸŽฌ Langkah 3 — Menonton Video Pembelajaran ๐ŸŽฎ JOYFUL

Peserta didik menonton video tentang hubungan saling ketergantungan komponen biotik dan abiotik. Saat menonton, cari contoh hubungan yang ditemukan.

๐Ÿ”Ž Langkah 4 — Mengidentifikasi Hubungan Antar Komponen ๐Ÿ‘€ MINDFUL

Amati contoh ekosistem seperti sawah, kebun, kolam, atau halaman sekolah. Tentukan komponen biotik, abiotik, dan hubungan saling ketergantungannya.

๐Ÿƒ Langkah 5 — Permainan “Siapa Membutuhkan Siapa?” ๐ŸŽฒ JOYFUL

Dalam kelompok, pasangkan kartu matahari, air, tanah, tumbuhan, belalang, katak, ikan, manusia, dan lainnya. Jelaskan alasan setiap hubungan.

๐ŸŒ Langkah 6 — Menganalisis Perubahan Ekosistem ๐ŸŒฑ MEANINGFUL

Bahas situasi: “Bagaimana jika sebuah kolam mengalami kekeringan?” atau “Apa yang terjadi jika banyak tumbuhan di taman sekolah mati?”

๐Ÿง  Langkah 7 — Membuat Peta Hubungan Ekosistem ๐Ÿง˜ MINDFUL

Buat diagram minimal 2 komponen biotik dan 2 komponen abiotik dengan tanda panah. Contoh: ☀️ Cahaya → ๐ŸŒฑ Tumbuhan → ๐Ÿ› Hewan → ๐Ÿ‘ง Manusia.

๐ŸŽค Langkah 8 — Berbagi Hasil Temuan ๐Ÿ˜Š JOYFUL

Kelompok mempresentasikan peta hubungan ekosistem. Kelompok lain memberikan satu pertanyaan atau tanggapan positif.

๐Ÿ’ญ Langkah 9 — Menarik Kesimpulan ๐Ÿ’š MEANINGFUL

Bersama guru, simpulkan bahwa komponen biotik dan abiotik saling berhubungan dan saling membutuhkan. Jawab: “Apa yang dapat saya lakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem?”

๐Ÿ”Ž Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati dan mengidentifikasi komponen biotik serta abiotik.
  2. Mengelompokkan komponen berdasarkan cirinya.
  3. Mengidentifikasi kebutuhan dan hubungan antarkomponen.
  4. Menganalisis contoh saling ketergantungan.
  5. Menganalisis dampak perubahan salah satu komponen.
  6. Menyajikan hubungan dalam diagram dan mengomunikasikan hasilnya.
  7. Menyimpulkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

⏱️ Alokasi Waktu

3 × 35 menit

๐Ÿงฉ Model & Metode

Model: Inquiry-Based Learning dan Contextual Teaching and Learning.

Metode: observasi, tanya jawab, diskusi, permainan edukatif, penugasan, presentasi, refleksi.

๐Ÿงฐ Media & Alat Peraga

  • Video pembelajaran dan gambar ekosistem.
  • Kartu komponen biotik-abiotik dan kartu hubungan.
  • Lingkungan sekolah sebagai objek pengamatan.
  • LKPD, karton, sticky notes, spidol, pensil warna.
  • Opsional: kaca pembesar, termometer, tanah, air, daun, wadah bening.

๐ŸคฒPENDAHULUAN: APERSEPSI AYAT

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan salat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, karena salat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Hari ini kita belajar tentang hubungan saling ketergantungan antar komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem. Perhatikan halaman sekolah. Ada tumbuhan, semut, burung, tanah, air, udara, dan cahaya matahari. Apakah semuanya berdiri sendiri? Ternyata tidak.

๐ŸŒŸ Allah Maha Khaliq (Maha Pencipta). Allah menciptakan manusia, tumbuhan, hewan, air, tanah, udara, dan cahaya matahari dengan fungsi masing-masing.

๐Ÿ’š Allah Maha Malik (Maha Memelihara). Allah memelihara kehidupan melalui keteraturan alam. Air, tanah, udara, cahaya, tumbuhan, dan hewan saling berkaitan sehingga kehidupan dapat berlangsung.

๐Ÿš Allah Maha Razaq (Maha Pemberi Rezeki). Allah memberikan rezeki melalui alam. Tumbuhan dapat menjadi sumber makanan dan hewan juga menjadi bagian dari rantai kehidupan. Karena itu, kita harus bersyukur dan menjaga alam.

Ketika mempelajari ekosistem, kita belajar melihat kebesaran Allah melalui keteraturan ciptaan-Nya sekaligus belajar bertanggung jawab menjaga lingkungan. ๐ŸŒŽ✨

๐Ÿ’ญ Pertanyaan Pemantik:
  1. Mengapa tumbuhan tidak dapat hidup dengan baik tanpa air dan cahaya matahari?
  2. Apa yang terjadi pada hewan jika tumbuhan sebagai sumber makanan berkurang?
  3. Mengapa menjaga air dan tanah berarti juga menjaga makhluk hidup?
  4. Bagaimana hubungan Allah Maha Khaliq, Maha Malik, dan Maha Razaq dengan tanggung jawab kita menjaga lingkungan?

๐ŸฉธPEMBUKAAN: REVIEW MATERI SEBELUMNYA

Sistem Peredaran Darah Manusia. Tentukan Benar (B) atau Salah (S).

1. Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. (B / S)
2. Pembuluh darah hanya membawa darah dari jantung menuju tubuh dan tidak pernah kembali ke jantung. (B / S)
3. Darah membantu mengangkut oksigen dan zat yang dibutuhkan sel tubuh. (B / S)
4. Aktivitas fisik yang sesuai dan pola hidup sehat dapat membantu menjaga kesehatan jantung. (B / S)
5. Semua bagian darah memiliki fungsi yang sama persis. (B / S)
๐Ÿ”‘ Kunci: 1 B • 2 S • 3 B • 4 B • 5 S

๐ŸŽฌINTI PEMBELAJARAN: VIDEO DAN PENJELASAN

๐ŸŽฅ Video: Hubungan Saling Ketergantungan Komponen Ekosistem

▶ Buka video YouTube sesuai materi

Guru dapat memilih video yang paling sesuai dengan karakteristik kelas.

๐ŸŒŽ Apa Itu Ekosistem?

Ekosistem adalah kesatuan antara makhluk hidup dan lingkungan tak hidup di suatu tempat yang saling berinteraksi. Contohnya sawah, kebun, kolam, sungai, dan hutan.

๐ŸŒฑ BIOTIK
Makhluk hidup
tumbuhan • hewan • manusia • mikroorganisme
๐Ÿ”„ SALING TERGANTUNG
Hubungan & kebutuhan
makanan • tempat hidup • gas • energi
☀️ ABIOTIK
Benda tak hidup
air • tanah • cahaya • udara • suhu

๐ŸŒฟ Komponen Biotik

  • Produsen: terutama tumbuhan yang membuat makanan melalui fotosintesis.
  • Konsumen: memperoleh makanan dari organisme lain, misalnya belalang, ayam, ikan, dan manusia.
  • Pengurai: seperti jamur dan bakteri yang membantu menguraikan sisa makhluk hidup.

๐Ÿ’ง Komponen Abiotik

Komponen abiotik adalah benda atau kondisi tak hidup yang memengaruhi kehidupan, seperti cahaya matahari, air, udara, tanah, suhu, kelembapan, dan mineral.

๐Ÿ”— Bentuk Saling Ketergantungan

Makhluk hidup memiliki kebutuhan yang saling berkaitan. Tumbuhan membutuhkan air, cahaya, udara, dan unsur hara tanah. Hewan membutuhkan makanan, air, udara, dan tempat hidup. Manusia juga bergantung pada tumbuhan, hewan, air, tanah, dan udara.

๐ŸŒพ Sawah: Padi membutuhkan air, cahaya, udara, dan unsur hara tanah. Belalang membutuhkan padi sebagai makanan. Katak dapat memakan belalang. Manusia memperoleh beras dari padi.
๐ŸŸ Kolam: Ikan membutuhkan air sebagai tempat hidup dan oksigen terlarut untuk bernapas. Tumbuhan air menjadi bagian dari lingkungan kolam dan dapat menjadi tempat berlindung atau sumber makanan bagi organisme tertentu.
๐Ÿ Bunga dan Lebah: Lebah memperoleh nektar dari bunga. Saat berpindah dari satu bunga ke bunga lain, lebah dapat membantu proses penyerbukan.
๐ŸŒณ Halaman Sekolah: Pohon membutuhkan air, cahaya, udara, dan tanah. Pohon dapat menjadi tempat berlindung hewan dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih teduh.

⚖️ Jika Salah Satu Komponen Berubah

  • Air tercemar → organisme air dapat terganggu.
  • Tumbuhan berkurang → hewan yang bergantung padanya dapat kekurangan makanan/tempat berlindung.
  • Tanah rusak → pertumbuhan tumbuhan dapat terganggu.
  • Lingkungan terlalu kering/panas → beberapa organisme dapat kesulitan bertahan hidup.
๐Ÿง  Ingat 3 pertanyaan ilmuwan kecil:
Apa yang terjadi?Mengapa terjadi?Apa dampaknya terhadap komponen lain?

๐Ÿง˜AKTIVITAS MINDFUL • MEANINGFUL • JOYFUL

๐Ÿ‘€ Mindful

Sadar & fokus

Amati satu lingkungan kecil. Temukan 3 biotik dan 3 abiotik, lalu perhatikan hubungannya.

๐Ÿ’ก Meaningful

Bermakna

Pilih satu contoh dari rumah/sekolah. Jelaskan siapa membutuhkan siapa dan dampaknya jika salah satu komponen berubah.

๐ŸŽฎ Joyful

Menyenangkan

Mainkan “Siapa Membutuhkan Siapa?”. Susun kartu matahari, air, tanah, tumbuhan, hewan, dan manusia menjadi hubungan yang logis.

๐Ÿ”ฌ Tantangan Mini-Inkuiri: Pilih pot tanaman, taman, halaman, kolam, atau kebun. Catat 3 biotik + 3 abiotik, gambar minimal 3 garis hubungan, lalu jelaskan.

๐Ÿ“PENUTUP: ASESMEN FORMATIF

๐ŸŸฆ A. Pilihan Ganda

1. (Mudah) Yang termasuk komponen abiotik adalah …
A. Rumput   B. Kupu-kupu   C. Air   D. Jamur
2. (Mudah) Tumbuhan hijau membutuhkan cahaya matahari terutama untuk …
A. melakukan fotosintesis   B. berpindah tempat   C. berburu hewan   D. menghasilkan suara
3. (Sedang) Jika air kolam tercemar berat, organisme yang hidup di dalamnya dapat terganggu karena …
A. semua hewan berubah menjadi tumbuhan   B. kualitas lingkungan tempat hidup berubah   C. cahaya matahari berhenti datang   D. tanah berubah menjadi udara
4. (Sedang) Hubungan lebah dan bunga yang paling tepat adalah …
A. bunga memakan lebah   B. lebah tidak membutuhkan bunga   C. lebah mengubah bunga menjadi tanah   D. lebah memperoleh nektar dan dapat membantu penyerbukan
5. (Sukar) Jika jumlah tumbuhan berkurang sangat banyak, kemungkinan yang paling tepat adalah …
A. semua komponen menjadi lebih banyak   B. kebutuhan air hilang   C. organisme yang bergantung pada tumbuhan dapat terdampak   D. ekosistem tidak mengalami perubahan

๐ŸŸฉ B. Isian

6. Makhluk hidup dalam ekosistem disebut komponen __________.
7. Air, tanah, udara, cahaya matahari, dan suhu termasuk komponen __________.
8. Organisme yang membantu menguraikan sisa makhluk hidup disebut __________.

๐ŸŸช C. Esai

9. (Sedang) Jelaskan mengapa tumbuhan dan komponen abiotik seperti air serta cahaya matahari saling berkaitan!
10. (Sukar) Taman sekolah jarang disiram dan banyak sampah plastik dibuang di sana. Jelaskan sedikitnya tiga dampak terhadap komponen biotik dan abiotik, lalu tuliskan dua tindakan siswa untuk membantu memperbaikinya.
๐Ÿ”‘ Kunci Jawaban
PG: 1 C • 2 A • 3 B • 4 D • 5 C
Isian: 6 Biotik • 7 Abiotik • 8 Pengurai/dekomposer
Esai: 9 Harus menjelaskan bahwa tumbuhan membutuhkan air dan cahaya untuk proses kehidupan/fotosintesis. 10 Jawaban bervariasi, tetapi harus menunjukkan dampak logis dan solusi menjaga air, tanah, tumbuhan, serta kebersihan lingkungan.

๐ŸŒŸKESIMPULAN

Komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem saling berhubungan dan saling membutuhkan. Tumbuhan, hewan, manusia, air, tanah, udara, cahaya matahari, dan komponen lainnya tidak berdiri sendiri.

Perubahan pada satu komponen dapat memengaruhi komponen lainnya. Karena itu, menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab kita. ๐ŸŒŽ๐Ÿ’š

๐Ÿ˜ŠREFLEKSI EMOSI

Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini? Pilih yang paling sesuai. ๐Ÿ’›

๐ŸคฉSangat Senang
๐Ÿ˜ŠSenang
๐Ÿ˜Biasa Saja
๐Ÿค”Bingung
๐Ÿ˜ŸMasih Kesulitan

๐Ÿ‘ฉ‍๐ŸซREFLEKSI PEMBELAJARAN GURU — IPAS

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Siswa masih tertukar antara biotik dan abiotik.
  • Siswa kesulitan menjelaskan hubungan sebab-akibat.
  • Waktu observasi lingkungan terbatas.
  • Keaktifan siswa dalam kelompok belum merata.

๐Ÿ› ️ Tindak Lanjut

  • Gunakan gambar/kartu untuk memperkuat konsep.
  • Berikan contoh konkret dari lingkungan sekolah.
  • Gunakan gambar/video sebagai alternatif observasi.
  • Bagi peran dalam kelompok agar semua siswa aktif.
Alhamdulillah Sebagian besar peserta didik dapat membedakan komponen yang terdapat dalam rantai makanan (produsen, konsumen dan pengurai)

Materi Ajar Kelas 5 (Senin 7 September 2026)

IDENTITAS Belajar Hari Ini, Hebat Esok Hari! ๐Ÿ“š Matematika • Bahasa Indonesia • Seni Rupa | Fase C / Kelas V ๐Ÿ“š  IDENTITAS PEMBELAJARAN ๐Ÿ‘ฉ‍...

Postingan Populer