Selamat Belajar Anak Sholih/Sholihah

Materi Ajar Kelas 5 (Senin 14 September 2026)

 

IDENTITAS

📚 Jurnal Belajar Harian

Semangat Belajar, Anak Hebat! ✨
Senin, 14 September 2026

👩‍🏫Nama GuruResi Irmayati, S.Pd.
📅Hari / TanggalSenin, 14 September 2026
🏫Fase / KelasFase C / Kelas V
📖Mata PelajaranMatematika, Bahasa Indonesia, Seni Rupa
📝MateriFaktor & Faktorisasi Prima (Sengkedan), KPK · Majas Metafora, Personifikasi, Hiperbola · Menggambar Ritme
🔢Pertemuan Ke13 
🌅Apersepsi Pagi Ini

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb. 🌤️

Apa kabar anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini kalian sehat, bahagia, dan penuh semangat ya! 💪 Jangan lupa, sudahkah kalian melaksanakan shalat Subuh pagi ini? Yuk selalu jaga kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Anak-anak, Allah Swt begitu baik kepada kita. Allah Maha Khaliq, Sang Pencipta — bukan hanya menciptakan kita, tetapi juga menciptakan angka dan bilangan yang tersusun rapi, bahkan menciptakan kata-kata indah yang bisa kita rangkai menjadi majas. Allah juga Maha Malik, Yang Maha Memelihara — lihatlah betapa teraturnya pola alam di sekitar kita, seperti irama yang akan kita gambar hari ini. Dan Allah Maha Razzaq, Yang Maha Memberi Rezeki — termasuk rezeki berupa kemampuan berpikir dan berbahasa yang kita pakai untuk belajar hari ini. Yuk kita syukuri semua nikmat itu dengan belajar sungguh-sungguh! 🌟

🔢

Matematika

🎯Capaian Pembelajaran

Peserta didik dapat menentukan faktor, faktor persekutuan, faktor persekutuan terbesar (FPB), kelipatan persekutuan, dan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari bilangan asli menggunakan faktorisasi prima, untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

🏁Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

🌈Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan

🧘 Mindful:Menarik napas 3 kali dengan tenang sebelum mulai berhitung sengkedan, supaya pikiran fokus.
💡 Meaningful:Menghitung KPK dari jadwal piket kelas atau lampu lalu lintas yang menyala bersamaan.
🎉 Joyful:Menonton video pembelajaran dan bermain kartu tebak faktor prima berkelompok.

🧭Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengingat kembali bilangan prima dan faktor suatu bilangan.
  2. Mengenal metode sengkedan untuk mencari faktorisasi prima dua bilangan sekaligus.
  3. Berlatih menentukan faktorisasi prima menggunakan sengkedan.
  4. Menentukan KPK dari hasil sengkedan.
  5. Menyelesaikan soal cerita sehari-hari menggunakan KPK.

📌Materi

Faktor Prima dan Faktorisasi Prima menggunakan metode sengkedan, serta cara mencari KPK.

⏱️ 3 x 35 menit🧩 Model: Problem Based Learning

🗣️Metode

Tanya jawab, demonstrasi, latihan mandiri, diskusi kelompok.

🎒Media & Alat Peraga

Papan/kertas sengkedan, kartu bilangan prima, video pembelajaran, LKPD.

📚

Bahasa Indonesia

🎯Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan majas (gaya bahasa) seperti metafora, personifikasi, dan hiperbola yang terdapat dalam teks sastra, serta mulai menggunakannya untuk memperindah tulisan sendiri.

🏁Tujuan Pembelajaran

Murid dapat membedakan majas (metafora, personifikasi, dan hiperbola).

🌈Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan

🧘 Mindful:Membaca satu puisi pendek secara pelan-pelan dan menghayati maknanya.
💡 Meaningful:Menulis satu kalimat bermajas tentang perasaan diri sendiri hari ini.
🎉 Joyful:Menonton video pembelajaran dan bermain tebak majas dari kartu kalimat.

🧭Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Membaca contoh kalimat yang mengandung majas.
  2. Mengenal ciri-ciri metafora, personifikasi, dan hiperbola.
  3. Berlatih membedakan ketiga majas melalui contoh.
  4. Membuat kalimat bermajas sendiri.
  5. Mempresentasikan hasil karya di depan kelas.

📌Materi

Majas Metafora, Personifikasi, dan Hiperbola.

⏱️ 2 x 35 menit🧩 Model: Discovery Learning

🗣️Metode

Tanya jawab, diskusi kelompok, penugasan.

🎒Media & Alat Peraga

Kartu kalimat majas, teks puisi pendek, video pembelajaran, LKPD.

🎨

Seni Rupa

🎯Capaian Pembelajaran

Peserta didik mampu mengenal dan menerapkan prinsip ritme (irama) dalam karya gambar melalui pengulangan unsur garis, bentuk, warna, dan tekstur yang diamati dari lingkungan sekitar.

🏁Tujuan Pembelajaran

Mempraktikkan langkah-langkah menggambar ritme secara mandiri, dengan mengaitkan materi pada kehidupan nyata.

🌈Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan

🧘 Mindful:Mengamati satu benda berpola di kelas atau rumah selama satu menit dengan tenang.
💡 Meaningful:Menggambar pola yang terinspirasi dari benda di rumah, seperti motif ubin atau baju kotak-kotak.
🎉 Joyful:Mewarnai gambar secara bebas sambil mendengarkan musik pelan.

🧭Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati contoh pola ritme di lingkungan sekitar.
  2. Mengenal jenis irama: repetitif, alternatif, progresif, dan mengalun.
  3. Berlatih membuat pola sederhana di atas kertas.
  4. Praktik menggambar ritme secara mandiri.
  5. Memajang dan menceritakan hasil karya.

📌Materi

Menggambar Ritme.

⏱️ 2 x 35 menit🧩 Model: Project Based Learning

🗣️Metode

Demonstrasi, praktik mandiri, presentasi karya.

🎒Media & Alat Peraga

Kertas gambar, pensil warna/krayon, contoh gambar pola ritme, video pembelajaran.

✦ ✦ ✦
🕌Pendahuluan: Renungan Kebesaran Allah

Allah Maha Khaliq (Pencipta): Allah menciptakan bilangan-bilangan dengan aturan yang rapi, termasuk bilangan prima yang menjadi "kunci" penyusun semua bilangan lain. Allah juga menciptakan keindahan bahasa yang bisa kita rangkai menjadi majas.

Allah Maha Malik (Memelihara): Perhatikan pola alam di sekitar kita — daun yang tersusun rapi, sisik ikan, gelombang laut. Semua itu menunjukkan irama/ritme yang Allah pelihara keteraturannya setiap hari.

Allah Maha Razzaq (Memberi Rezeki): Kemampuan berpikir dan berbahasa yang indah adalah rezeki dari Allah. Dengan bahasa yang indah, kita bisa bersyukur dan menceritakan kebesaran ciptaan-Nya.

🤔 Pertanyaan Pemantik:

  • Mengapa bilangan 12 hanya bisa disusun dari perkalian bilangan prima 2 × 2 × 3? Apa yang bisa kita pelajari tentang keteraturan ciptaan Allah dari sini?
  • Coba lihat sekelilingmu — adakah pola berulang (ritme) yang Allah ciptakan di alam? Bagaimana itu menunjukkan Allah Maha Memelihara?
  • Jika Allah memberi kita kemampuan berbahasa yang indah, bagaimana caramu bersyukur menggunakannya hari ini?
🔁Pembukaan: Yuk Ingat Lagi!

Sebelum belajar materi baru, jawab dulu 5 soal Benar/Salah dari pelajaran kemarin ya! ✅❌

🔢 Matematika — Pohon Faktor

  1. Pohon faktor digunakan untuk mencari faktorisasi prima suatu bilangan.
  2. Angka 1 termasuk bilangan prima.
  3. Faktorisasi prima dari 12 adalah 2 × 2 × 3.
  4. Bilangan prima hanya memiliki dua faktor, yaitu 1 dan dirinya sendiri.
  5. Faktorisasi prima dari 20 adalah 2 × 5 × 5.
🔑 Lihat Kunci Jawaban

📚 Bahasa Indonesia — Unsur Intrinsik

  1. Tokoh adalah salah satu unsur intrinsik dalam cerita.
  2. Latar hanya menunjukkan waktu terjadinya cerita, bukan tempat.
  3. Alur adalah rangkaian peristiwa dalam sebuah cerita.
  4. Tema adalah gagasan pokok yang mendasari sebuah cerita.
  5. Amanat adalah nama pengarang cerita.
🔑 Lihat Kunci Jawaban

🎨 Seni Rupa — Alat dan Bahan Menggambar Ritme

  1. Krayon dapat digunakan untuk menggambar ritme.
  2. Penggaris adalah satu-satunya alat yang boleh digunakan untuk menggambar ritme.
  3. Kertas gambar adalah media dasar untuk menggambar ritme.
  4. Pensil warna hanya bisa dipakai untuk mewarnai, bukan membuat pola ritme.
  5. Spidol dapat menjadi alternatif alat untuk membuat pola berulang dalam gambar ritme.
🔑 Lihat Kunci Jawaban
✦ ✦ ✦

🌟 Inti Pembelajaran: Ayo Belajar Bersama! 🌟

🔢

Matematika — Faktorisasi Prima & KPK

Tonton video pembelajarannya di sini!KPK dan FPB — Kelas 5 Kurikulum Merdeka

Anak-anak, masih ingat pohon faktor? Sekarang kita belajar cara yang lebih cepat, yaitu metode sengkedan (tangga)! Caranya, dua bilangan dibagi bersama-sama dengan bilangan prima yang sama sampai hasilnya 1.

Contoh: cari FPB dan KPK dari 12 dan 18.

2 | 12   18
3 |  6    9
   |  2    3

Karena 2 dan 3 bisa membagi kedua bilangan sekaligus, maka FPB = 2 × 3 = 6. Untuk KPK, kalikan semua bilangan pembagi dengan sisa terakhir: KPK = 2 × 3 × 2 × 3 = 36.

🔔 Contoh sehari-hari: Bel istirahat berbunyi setiap 12 menit, bel ganti pelajaran berbunyi setiap 18 menit. Kapan keduanya akan berbunyi bersamaan lagi? Jawabannya: setiap 36 menit, karena KPK(12,18) = 36!

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful

🧘 Mindful:Tarik napas 3 kali sebelum mulai menghitung sengkedan agar pikiran tenang dan fokus.
💡 Meaningful:Hitung KPK dari jadwal piket kelasmu sendiri bersama teman sebangku.
🎉 Joyful:Lomba kelompok mencari KPK tercepat menggunakan kartu angka!
📚

Bahasa Indonesia — Majas

Tonton video pembelajarannya di sini!Majas Metafora, Personifikasi, Hiperbola — Kelas 5

Majas adalah gaya bahasa yang membuat kalimat menjadi lebih hidup dan indah. Hari ini kita belajar 3 jenis majas:

🌟 Metafora — membandingkan dua hal secara langsung, tanpa kata "seperti/bagai". Contoh: "Dia adalah bintang kelas kita" (artinya dia sangat pintar dan bersinar seperti bintang).
🍃 Personifikasi — memberi sifat manusia pada benda mati. Contoh: "Angin berbisik pelan di telinga" (angin seolah bisa berbisik seperti manusia).
🌊 Hiperbola — melebih-lebihkan sesuatu. Contoh: "Suaranya menggelegar hingga terdengar sampai ujung dunia" (dilebih-lebihkan supaya terasa lebih dramatis).

Coba perhatikan kalimat sehari-hari: "Semangatnya membara" (metafora), "Matahari tersenyum pagi ini" (personifikasi), dan "Badanku capek setengah mati" (hiperbola). Sering kita dengar, kan? 😄

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful

🧘 Mindful:Membaca satu puisi pendek dengan tenang dan menghayati setiap katanya.
💡 Meaningful:Menuliskan satu kalimat bermajas tentang perasaanmu hari ini.
🎉 Joyful:Bermain tebak majas berkelompok menggunakan kartu kalimat!
🎨

Seni Rupa — Menggambar Ritme

Tonton video pembelajarannya di sini!Menggambar Prinsip Ritme — Kelas 5 Kurikulum Merdeka

Ritme (irama) adalah pengulangan unsur rupa seperti garis, bentuk, warna, atau tekstur yang membuat sebuah gambar terasa indah dan berirama. Ada beberapa jenis irama:

🔁 Repetitif — pola yang sama diulang terus-menerus (misalnya motif ubin lantai yang sama semua).
🔀 Alternatif — dua unsur berselang-seling (misalnya motif kotak hitam-putih pada papan catur).
📈 Progresif — perubahan ukuran dari kecil ke besar (misalnya lingkaran yang makin lama makin besar).
🌊 Mengalun (flowing) — pengulangan yang lembut seperti gelombang laut.

Coba lihat sekelilingmu: susunan genteng atap rumah, motif baju kotak-kotak, atau barisan pohon di pinggir jalan — semua itu adalah contoh ritme! 🏡

🌈 Aktivitas Mindful – Meaningful – Joyful

🧘 Mindful:Mengamati satu benda berpola di kelas selama satu menit dengan tenang.
💡 Meaningful:Menggambar pola yang terinspirasi dari benda di rumahmu sendiri.
🎉 Joyful:Mewarnai gambar secara bebas sambil mendengarkan musik pelan.
✦ ✦ ✦

📝 Penutup: Yuk Uji Kemampuanmu! 📝

🔢

Asesmen Formatif — Matematika

✅ Pilihan Ganda

  1. Faktorisasi prima dari 30 adalah ...
    A. 2 × 3 × 5B. 2 × 2 × 5C. 3 × 5 × 5D. 2 × 3 × 3
  2. Bilangan berikut yang merupakan bilangan prima adalah ...
    A. 9B. 15C. 17D. 21
  3. FPB dari 12 dan 18 menggunakan metode sengkedan adalah ...
    A. 2B. 3C. 6D. 9
  4. KPK dari 12 dan 18 adalah ...
    A. 24B. 36C. 48D. 72
  5. Lampu A menyala setiap 4 menit, lampu B menyala setiap 6 menit. Keduanya menyala bersamaan setiap ... menit.
    A. 10B. 12C. 14D. 18

✏️ Isian Singkat

  1. Faktor prima dari 16 adalah ...
  2. KPK dari 8 dan 12 adalah ...
  3. FPB dari 20 dan 30 adalah ...

🖊️ Esai

  1. Tentukan faktorisasi prima dan FPB dari 24 dan 36 menggunakan metode sengkedan! Tunjukkan langkah-langkahmu.
  2. Kegiatan A dilaksanakan setiap 15 hari sekali, dan kegiatan B setiap 20 hari sekali. Jika hari ini (14 September 2026) keduanya dilaksanakan bersamaan, kapan keduanya akan bersamaan lagi? Jelaskan langkahmu menggunakan KPK.
🔑 Lihat Kunci Jawaban
PG: 1-A, 2-C, 3-C, 4-B, 5-B
Isian: 1) 2   2) 24   3) 10
Esai: 1) Sengkedan 24 dan 36 dengan 2, 2, 3 → FPB = 2×2×3 = 12; faktorisasi 24 = 2³×3, 36 = 2²×3². 2) KPK(15,20) = 60, jadi keduanya bersamaan lagi 60 hari setelah 14 September 2026.
📚

Asesmen Formatif — Bahasa Indonesia

✅ Pilihan Ganda

  1. "Bintang kelas itu selalu rajin belajar" mengandung majas ...
    A. PersonifikasiB. HiperbolaC. MetaforaD. Ironi
  2. Kalimat "Daun-daun menari ditiup angin" merupakan majas ...
    A. HiperbolaB. PersonifikasiC. MetaforaD. Ironi
  3. "Suaranya menggelegar hingga terdengar sampai ujung dunia" adalah contoh majas ...
    A. MetaforaB. PersonifikasiC. HiperbolaD. Ironi
  4. Ciri utama majas metafora adalah ...
    A. Menggunakan kata "seperti"B. Melebih-lebihkan sesuatuC. Membandingkan langsung tanpa kata penghubungD. Memberi sifat manusia pada benda
  5. "Semangatnya padam setelah mendengar kabar itu" termasuk majas ...
    A. PersonifikasiB. HiperbolaC. IroniD. Metafora

✏️ Isian Singkat

  1. Majas yang memberikan sifat manusia kepada benda mati disebut majas ...
  2. "Aku menunggumu seribu tahun lamanya" adalah contoh majas ...
  3. Majas yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata "seperti/bagai" disebut ...

🖊️ Esai

  1. Buatlah satu kalimat menggunakan majas personifikasi tentang alam di sekitar rumahmu! Jelaskan sifat manusia apa yang kamu berikan pada benda tersebut.
  2. Bacalah kalimat: "Hatinya sekeras batu karang saat mendengar permintaan maaf itu." Tentukan jenis majas pada kalimat tersebut dan jelaskan alasanmu!
🔑 Lihat Kunci Jawaban
PG: 1-C, 2-B, 3-C, 4-C, 5-D
Isian: 1) Personifikasi   2) Hiperbola   3) Metafora
Esai: 1) Jawaban terbuka, dinilai dari kesesuaian ciri personifikasi. 2) Metafora — karena membandingkan hati dengan batu karang secara langsung tanpa kata "seperti".
🎨

Asesmen Formatif — Seni Rupa

✅ Pilihan Ganda

  1. Pengulangan unsur rupa yang teratur dalam sebuah karya disebut ...
    A. RitmeB. WarnaC. TeksturD. Gelap-terang
  2. Pola ubin lantai yang berselang-seling dua warna termasuk irama ...
    A. ProgresifB. AlternatifC. RepetitifD. Mengalun
  3. Irama yang menunjukkan perubahan ukuran dari kecil ke besar disebut irama ...
    A. RepetitifB. AlternatifC. ProgresifD. Statis
  4. Berikut yang bukan unsur rupa pembentuk ritme adalah ...
    A. GarisB. BentukC. AromaD. Warna
  5. Contoh ritme di lingkungan sekitar rumah adalah ...
    A. Susunan genteng atap yang berulangB. Suara musikC. Bau masakanD. Rasa makanan

✏️ Isian Singkat

  1. Irama yang pengulangannya sama dan monoton disebut irama ...
  2. Alat yang bisa digunakan untuk menggambar ritme selain pensil warna adalah ...
  3. Unsur rupa yang berkaitan dengan kehalusan atau kekasaran permukaan disebut ...

🖊️ Esai

  1. Amati sekelilingmu, sebutkan satu benda yang menunjukkan pola ritme dan jelaskan jenis iramanya (repetitif/alternatif/progresif/mengalun)!
  2. Gambarlah sebuah pola ritme sederhana menggunakan minimal dua unsur rupa (misalnya garis dan warna), lalu jelaskan bagaimana pola tersebut menunjukkan pengulangan!
🔑 Lihat Kunci Jawaban
PG: 1-A, 2-B, 3-C, 4-C, 5-A
Isian: 1) Repetitif   2) Krayon/spidol   3) Tekstur
Esai: Jawaban terbuka, dinilai berdasarkan pengamatan dan hasil praktik gambar siswa.
🎓Kesimpulan Hari Ini
Matematika: Metode sengkedan membantu kita mencari faktorisasi prima, FPB, dan KPK dengan lebih cepat dan bisa dipakai untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
Bahasa Indonesia: Majas metafora, personifikasi, dan hiperbola membuat kalimat kita menjadi lebih hidup dan indah untuk dibaca.
Seni Rupa: Ritme adalah pengulangan unsur rupa yang teratur, dan kita bisa menemukan serta menciptakannya dalam kehidupan sehari-hari.
💗Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?
🤩Sangat Senang
🙂Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😴Mengantuk
🧑‍🏫Refleksi Pembelajaran Guru

🔢 Matematika

Kendala PembelajaranBeberapa siswa mungkin masih tertukar antara FPB dan KPK saat menggunakan sengkedan.
Tindak LanjutMemberikan latihan tambahan dengan menandai secara berbeda antara bilangan pembagi untuk FPB dan seluruh bilangan pembagi untuk KPK.
Siswa yang Paham dan Siswa yang Belum Paham :Sebagian besar peserta didik dapat menentukan faktorisasi bilangan menggunakan Sengkedan.

📚 Bahasa Indonesia

Kendala PembelajaranSiswa cenderung sulit membedakan metafora dan personifikasi karena keduanya sama-sama merupakan perbandingan.
Tindak LanjutMemberi lebih banyak contoh kontras dari kedua majas tersebut disertai diskusi kelompok kecil.
Siswa yang Paham dan Siswa yang Belum Paham : Sebagian besar peserta didik dapat menentukan faktorisasi bilangan menggunakan Sengkedan.

🎨 Seni Rupa

Kendala PembelajaranSebagian siswa kurang percaya diri untuk menggambar bebas karena takut hasilnya kurang rapi.
Tindak LanjutMemberikan contoh bahwa ritme bisa dibuat sederhana dan menekankan proses, bukan hasil yang sempurna.
Siswa yang Paham dan Siswa yang Belum Paham :
Sebagian siswa sudah bisa membuat gambar ritme sederhana.

Materi Ajar Kelas 5 (Jumat 11 September 2026)

 

IDENTITAS

🌿🔎 PEMBELAJARAN HARIAN IPAS KELAS V

Rantai Makanan & Jaring Makanan

Belajar mengenal keterhubungan makhluk hidup dalam ekosistem dengan cara seru, bermakna, dan menyenangkan! 🐛🌱🐭🦅

Kurikulum Merdeka Fase C Mindful • Meaningful • Joyful

IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 Nama Guru
: Resi Irmayati, S.Pd.
📅 Hari / Tanggal
: Jumat, 11 September 2026
🎓 Fase / Kelas
: Fase C / Kelas V
📚 Mata Pelajaran
: IPAS
🌳 Materi
: Rantai Makanan dan Jaring Makanan
🔢 Pertemuan Ke
: 12
👋

APERSEPSI — SALAM SAPA & AYAT ALLAH

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini sehat, bahagia, dan penuh semangat. Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah Swt. dan mengingat kewajiban kita sebagai seorang muslim, termasuk menjaga shalat.

Hari ini kita akan belajar tentang rantai makanan dan jaring makanan. Coba perhatikan lingkungan di sekitar kita. Ada rumput yang tumbuh, belalang yang memakan rumput, katak yang memakan belalang, ular yang dapat memakan katak, dan burung yang juga membutuhkan makanan. Semua itu menunjukkan bahwa makhluk hidup saling terhubung.

🌱 Allah Maha Khaliq — Allah adalah Pencipta. Allah menciptakan tumbuhan, hewan, manusia, air, tanah, dan seluruh lingkungan dengan keteraturan yang luar biasa.

🛡️ Allah Maha Malik — Allah adalah Pemilik dan Pemelihara. Setiap makhluk memiliki peran dan saling membutuhkan sehingga kehidupan dalam ekosistem tetap berlangsung.

🍎 Allah Maha Razaq — Allah Maha Pemberi Rezeki. Allah menyediakan rezeki bagi setiap makhluk melalui berbagai sumber makanan dalam ekosistem.

💭 Pertanyaan pemantik: Jika salah satu makhluk hidup dalam sebuah ekosistem tiba-tiba berkurang atau hilang, apa yang mungkin terjadi pada makhluk hidup lainnya? Mengapa kita perlu menjaga keseimbangan ekosistem?

🎯

CAPAIAN & TUJUAN PEMBELAJARAN

📌 Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, peserta didik mampu memahami keterkaitan antara komponen biotik dan abiotik serta menjelaskan hubungan antarmakhluk hidup dalam ekosistem melalui pengamatan, penyelidikan sederhana, dan penggunaan informasi ilmiah secara tepat.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Mengidentifikasi hubungan saling ketergantungan antar komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem.

🧩

RINCIAN KEGIATAN MENCAPAI TUJUAN PEMBELAJARAN

Rincian kegiatan berikut menunjukkan bagaimana tujuan pembelajaran dilaksanakan. Setiap aktivitas diberi kategori mindful, meaningful, atau joyful.

MINDFUL Mengamati gambar ekosistem dan menyebutkan makhluk hidup serta benda tak hidup yang terlihat secara teliti.
JOYFUL Menonton video pembelajaran tentang rantai makanan dan jaring makanan, lalu menemukan contoh rantai makanan yang muncul dalam video.
MEANINGFUL Menghubungkan contoh rantai makanan dengan kehidupan sehari-hari, misalnya rumput–belalang–katak–ular–elang.
JOYFUL Bermain kartu peran “Siapa Makan Siapa?” untuk menyusun organisme menjadi rantai makanan.
MEANINGFUL Menggabungkan beberapa rantai makanan menjadi jaring makanan dan menjelaskan akibat perubahan jumlah salah satu organisme.
MINDFUL Menuliskan satu tindakan nyata yang dapat dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar sekolah atau rumah.
🗺️

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)

  1. Mengamati komponen biotik dan abiotik dalam contoh ekosistem.
  2. Mengidentifikasi peran produsen, konsumen, dan pengurai dalam aliran energi.
  3. Menyusun contoh rantai makanan berdasarkan hubungan makan dan dimakan.
  4. Menghubungkan beberapa rantai makanan menjadi jaring makanan.
  5. Menganalisis dampak perubahan jumlah suatu organisme terhadap organisme lain.
  6. Menyimpulkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem sebagai bentuk tanggung jawab terhadap ciptaan Allah Swt.
📖

MATERI PEMBELAJARAN

🌿 Rantai Makanan

Rantai makanan adalah urutan proses makan dan dimakan antarmakhluk hidup yang menunjukkan perpindahan energi. Umumnya dimulai dari produsen, kemudian konsumen, dan dapat berakhir pada pemangsa tingkat lebih tinggi. Pengurai menguraikan sisa makhluk hidup dan mengembalikan unsur hara ke lingkungan.

Contoh: 🌱 Rumput → 🦗 Belalang → 🐸 Katak → 🐍 Ular → 🦅 Elang

🕸️ Jaring Makanan

Jaring makanan adalah gabungan beberapa rantai makanan yang saling berhubungan dalam satu ekosistem. Satu hewan dapat memiliki lebih dari satu jenis makanan dan dapat dimakan oleh lebih dari satu jenis pemangsa.

Contoh sederhana: Rumput dapat dimakan belalang dan kelinci. Belalang dapat dimakan katak dan burung. Kelinci dan burung dapat dimakan elang. Hubungan tersebut membentuk jaring makanan.

🔗 Hubungan Biotik dan Abiotik

Makhluk hidup tidak dapat hidup sendiri. Tumbuhan membutuhkan cahaya matahari, air, tanah, dan udara. Hewan membutuhkan tumbuhan atau hewan lain sebagai makanan serta membutuhkan air dan udara. Jadi, komponen biotik dan abiotik saling berkaitan.

🏠 Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Di sawah, padi menjadi sumber makanan bagi belalang atau tikus.
  • Katak membantu mengendalikan jumlah serangga.
  • Burung pemangsa membantu mengendalikan populasi tikus.
  • Jika pestisida membunuh terlalu banyak serangga, hewan yang bergantung pada serangga sebagai makanan juga dapat terdampak.

Inti penting: perubahan pada satu bagian ekosistem dapat memengaruhi bagian lainnya. Karena itu, ekosistem perlu dijaga keseimbangannya.

⏱️

ALOKASI WAKTU

IPAS: 3 × 35 menit (105 menit)

🧠

MODEL & METODE PEMBELAJARAN

Model: Problem Based Learning (PBL) dipadukan dengan pembelajaran kontekstual.

Metode: tanya jawab, observasi, diskusi kelompok, demonstrasi, permainan kartu, analisis gambar/video, presentasi singkat, dan refleksi.

🧰

MEDIA & ALAT PERAGA

  • 💻 Laptop/komputer dan proyektor/layar
  • 📱 Gawai dengan akses internet
  • 🎬 Video pembelajaran
  • 🖼️ Gambar ekosistem, rantai makanan, dan jaring makanan
  • 🃏 Kartu gambar organisme untuk permainan “Siapa Makan Siapa?”
  • 🧵 Benang/tali untuk menghubungkan kartu organisme menjadi jaring makanan
  • 📝 LKPD, kertas, papan tulis, spidol, gunting, dan lem
  • 🌱 Lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber observasi
🔄

PEMBUKAAN — REVIEW MATERI SEBELUMNYA

Benar atau Salah? Bacalah setiap pernyataan dengan teliti.

1. 🌱 Dalam rantai makanan, tumbuhan dapat berperan sebagai produsen. (Benar / Salah)
2. 🦗 Belalang dapat menjadi konsumen karena memperoleh energi dengan memakan tumbuhan. (Benar / Salah)
3. 🐍 Arah panah dalam rantai makanan menunjukkan bahwa ular memberikan makanan kepada katak. (Benar / Salah)
4. ☀️ Cahaya matahari merupakan sumber energi utama bagi produsen dalam banyak ekosistem. (Benar / Salah)
5. 🦠 Pengurai tidak memiliki peran dalam ekosistem karena hanya memakan sisa makhluk hidup. (Benar / Salah)

🔑 Kunci Jawaban

1. Benar   2. Benar   3. Salah   4. Benar   5. Salah

🎬

INTI PEMBELAJARAN — VIDEO & PENJELASAN

🎥 Video pembelajaran: Jaring-Jaring Makanan — IPAS Kelas 5 — Kurikulum Merdeka

Setelah menonton, mintalah siswa mencatat minimal 3 organisme yang muncul dan hubungan makan-dimakannya.

🔍 Ayo Pahami!

Bayangkan sebuah kebun sekolah. Rumput mendapatkan energi dari cahaya matahari. Rumput dimakan belalang. Belalang dapat dimakan katak atau burung. Katak dapat dimakan ular. Ular dapat dimakan elang. Pada saat yang sama, tikus mungkin memakan biji atau tumbuhan dan juga dapat dimangsa ular atau elang.

Jika hanya satu rantai yang kita gambar, kita mendapatkan rantai makanan. Namun, ketika beberapa rantai tersebut saling terhubung karena satu organisme memiliki beberapa hubungan makan dan dimakan, terbentuklah jaring makanan.

Jaring makanan membantu kita memahami bahwa perubahan satu populasi dapat menimbulkan perubahan pada populasi lain. Misalnya, jika jumlah ular menurun drastis, jumlah tikus dapat meningkat. Jika tikus terlalu banyak, tanaman padi dapat semakin banyak dimakan. Inilah alasan keseimbangan ekosistem sangat penting.

🌟 Tantangan berpikir: Jika semua katak di sawah berkurang karena habitatnya rusak, organisme apa yang mungkin meningkat? Organisme apa yang mungkin mengalami kekurangan makanan? Jelaskan alasanmu.
🎯

AKTIVITAS MINDFUL • MEANINGFUL • JOYFUL

MINDFULDetektif Ekosistem. Amati satu gambar ekosistem selama 1 menit tanpa berbicara. Tuliskan komponen biotik dan abiotik yang kamu temukan.
MEANINGFULHubungkan dengan Kehidupan. Pilih satu contoh dari lingkungan rumah/sekolah. Buat satu rantai makanan dan jelaskan hubungan makhluk hidup dengan air, tanah, udara, atau cahaya matahari.
JOYFULGame “Siapa Makan Siapa?” Setiap kelompok mendapat kartu organisme. Susun kartu menjadi rantai makanan, lalu gabungkan dengan kelompok lain untuk membuat jaring makanan menggunakan benang.
MEANINGFULMisi Penjaga Ekosistem. Tuliskan dua tindakan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
📝

PENUTUP — ASESMEN FORMATIF

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. [Mudah] Organisme yang dapat membuat makanan sendiri melalui fotosintesis disebut ....
A. Konsumen   B. Produsen   C. Pengurai   D. Predator
2. [Mudah–Sedang] Perhatikan rantai: 🌱 rumput → 🦗 belalang → 🐸 katak. Jika jumlah belalang berkurang banyak, kemungkinan yang terjadi adalah ....
A. Katak kekurangan salah satu sumber makanannya   B. Rumput pasti habis   C. Katak berubah menjadi produsen   D. Matahari berkurang
3. [Sedang] Mengapa jaring makanan lebih kompleks daripada rantai makanan?
A. Karena hanya terdiri dari tumbuhan   B. Karena tidak memiliki konsumen   C. Karena beberapa rantai makanan saling berhubungan   D. Karena tidak membutuhkan energi
4. [Sedang–Sukar] Di sebuah sawah, jumlah ular menurun drastis. Tikus menjadi semakin banyak. Dampak yang paling mungkin terjadi adalah ....
A. Padi semakin banyak karena tikus berkurang   B. Padi semakin banyak dimakan tikus   C. Matahari berhenti menyinari sawah   D. Pengurai berubah menjadi produsen
5. [Sukar] Pernyataan yang paling tepat tentang hubungan biotik dan abiotik adalah ....
A. Makhluk hidup tidak dipengaruhi lingkungan fisik
B. Komponen abiotik hanya dibutuhkan oleh hewan
C. Semua komponen ekosistem bekerja sendiri-sendiri
D. Makhluk hidup dan faktor abiotik saling memengaruhi sehingga perubahan salah satunya dapat berdampak pada ekosistem
💡

KESIMPULAN

🌿 Rantai makanan menunjukkan urutan makan dan dimakan yang menjadi jalur perpindahan energi. 🕸️ Jaring makanan merupakan gabungan beberapa rantai makanan yang saling berhubungan. Semua makhluk hidup juga bergantung pada komponen abiotik seperti air, tanah, udara, dan cahaya matahari. Karena setiap bagian ekosistem saling berkaitan, kita perlu menjaga lingkungan agar keseimbangan ekosistem tetap terpelihara.

🌟 Pesan hari ini: Allah Swt. menciptakan, memelihara, dan memberi rezeki kepada makhluk-Nya melalui keteraturan alam. Yuk, menjadi anak yang bersyukur dengan ikut menjaga ciptaan-Nya!

😊

REFLEKSI EMOSI

Bagaimana perasaanmu setelah belajar hari ini? Pilih yang paling sesuai. 💬

🤩
Sangat Senang
😊
Senang
😐
Biasa Saja
🤔
Bingung
😟
Masih Kesulitan
👩‍🏫

REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Sebagian siswa masih tertukar antara rantai makanan dan jaring makanan.
  • Siswa belum terbiasa menjelaskan dampak perubahan jumlah suatu organisme.
  • Keterbatasan perangkat atau koneksi internet dapat menghambat pemutaran video.

🔧 Tindak Lanjut

  • Gunakan kartu gambar dan tali untuk memvisualisasikan hubungan organisme.
  • Berikan contoh kontekstual dari sawah, kebun, atau lingkungan sekitar sekolah.
  • Siapkan gambar/video yang dapat digunakan secara offline sebagai alternatif.
  • Berikan pendampingan dan latihan bertahap bagi siswa yang masih membutuhkan bantuan.

📋 Siswa yang Paham dan Belum Paham

Sebagian besar peserta didik mampu menjelaskan arti jaring-jaring makanan, kemudian mampu membuat rantai-rantai makanan dari jaring-jaring makanan.

Materi Ajar Kelas 5 (Senin 14 September 2026)

  IDENTITAS 📚 Jurnal Belajar Harian Semangat Belajar, Anak Hebat! ✨ Senin, 14 September 2026 👩‍🏫 Nama Guru Resi Irmayati, S.Pd. 📅 Hari /...

Postingan Populer