Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd.
Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Luas Segitiga
2. Bahasa Indonesia : Kalimat Perintah
3. Seni Rupa : Menggambar Tumbuhan dan Mengenal bagian-bagian tumbuhan
Hari/Tanggal : Rabu 1 April 2026
Kelas / Fase : 5 / C
TP IPAS :
Peserta didik dapat menentukan keliling dan luas gabungan bangun datar
TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat memahami jenis kalimat perintah beserta contohnya
TP Seni Rupa :
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menentukan luas segitiga, memahami jenis kalimat perintah, dan dapat menyebutkan bagian-bagian tumbuhan.
Matematika
- Alas (a): Sisi bagian bawah segitiga.
- Tinggi (t): Garis tegak lurus dari puncak ke alas
Latihan :
2. Diketahui sebuah segitiga siku-siku dengan panjang sisi tegak 6 cm dan sisi mendatar 12 cm. Luas segitiga tersebut adalah...
3. Sebuah segitiga mempunyai luas 30cm. Jika alasnya 10 cm, berapakah tinggi segitiga tersebut?
4. Budi memotong kertas berbentuk segitiga dengan alas 15 cm dan tinggi 20 cm. Berapa luas kertas yang dipotong Budi?
5. Jika sebuah segitiga sama kaki memiliki alas 12 cm dan luas 48 cm, maka tingginya adalah...
Bahasa Indonesia
SENI RUPA
Kalimat perintah (imperatif) adalah kalimat yang bertujuan meminta atau menyuruh orang lain melakukan sesuatu, ditandai dengan intonasi tinggi/naik, penggunaan partikel -lah atau -kan, dan diakhiri tanda seru (!). Jenisnya meliputi perintah biasa, ajakan (ayo, mari), larangan (jangan), permintaan (tolong), dan saran/harapan.
Jenis-Jenis Kalimat Perintah dan Contohnya (Kelas 5)
- Kalimat Perintah Biasa (Langsung): Perintah tegas langsung.
- Contoh: "Tutup pintunya!" atau "Bersihkan papan tulis itu!".
- Kalimat Perintah Ajakan: Mengajak orang lain melakukan sesuatu. Biasanya menggunakan kata ayo, mari, marilah.
- Contoh: "Ayo, kita bersihkan taman!" atau "Marilah belajar bersama!".
- Kalimat Perintah Larangan: Melarang melakukan sesuatu. Menggunakan kata jangan atau dilarang.
- Contoh: "Jangan membuang sampah sembarangan!" atau "Dilarang menginjak rumput!".
- Kalimat Perintah Permintaan/Permohonan: Meminta bantuan dengan sopan. Menggunakan kata tolong, harap, mohon.
- Contoh: "Tolong ambilkan buku itu!" atau "Harap tenang saat ujian!".
- Kalimat Perintah Saran/Harapan: Memberi saran atau harapan. Menggunakan kata sebaiknya, seharusnya, hendaknya.
- Contoh: "Sebaiknya kamu makan obat ini!" atau "Hendaklah kita jujur!".
Ciri-Ciri Kalimat Perintah:
- Menggunakan tanda seru (!) di akhir kalimat.
- Intonasi tinggi atau naik.
- Sering menggunakan partikel -lah atau -kan (Contoh: Buanglah, Kerjakan).
- Subjek/pelaku seringkali tidak diungkapkan secara langsung.
SENI RUPA
Cara Menggambar dan Mewarnai Daun
Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menggambar dengan proporsi yang tepat:
- Buat garis kerangka atau guideline. Garis ini bisa berupa garis vertikal yang menandai bagian kepala, badan, dan kaki.
- Tentukan titik pusat gambar.
- Tentukan skala gambar.
- Buat sketsa, misalnya dengan membuat siluet.
- Tandai letak anggota tubuh sesuai dengan proporsi.
- Perhatikan perspektif gambar.
- Periksa kembali gambar untuk memastikan proporsi yang tepat.
- Melakukan pengukuran dan menggunakan garis bantu.
- Menggunakan referensi visual seperti foto atau patung.
- Berlatih dan melakukan riset secara teratur.
Wassalamualikum wr.wb.
