Selamat Belajar Anak Sholih/Sholihah

Materi Ajar Kelas 5 (Kamis 10 September 2026)

 

IDENTITAS

🌈 PEMBELAJARAN HARIAN KELAS V 🌈

Kurikulum Merdeka • Belajar dengan Mindful, Meaningful & Joyful

📚 IDENTITAS PEMBELAJARAN

Nama Guru:Resi Irmayati, S.Pd.
Hari / Tanggal:Kamis 10 September 2026
Fase / Kelas:Fase C / Kelas V
Mata Pelajaran:🇮🇩 Pancasila🎨 Seni Rupa
Materi:Pancasila: Memahami Makna Pancasila sebagai Dasar Negara
Seni Rupa: Menggambar Ritme
Pertemuan Ke: 13

🌟 APERSEPSI • SALAM SAPA & AYAT ALLAH

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak-anak sholih dan sholihah? Semoga hari ini sehat, bahagia, dan siap belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh? Jangan lupa menjaga kewajiban kita sebagai seorang muslim, ya.

Hari ini kita belajar tentang Pancasila dan menggambar ritme. Mari kita melihat pelajaran melalui tiga kebesaran Allah Swt.:

  • 🌱 Allah Maha Khaliq (Pencipta). Allah menciptakan manusia, alam, dan segala keberagaman. Karena itu, kita belajar menghargai sesama sebagai ciptaan Allah dan mengamalkan nilai Pancasila.
  • 🛡️ Allah Maha Malik (Pemelihara). Allah memelihara kehidupan. Kita pun belajar menjaga persatuan, menghormati orang lain, serta merawat lingkungan. Dalam seni, kita juga belajar menjaga alat dan bahan serta menghargai karya.
  • 🍚 Allah Maha Razaq (Pemberi Rezeki). Allah memberi rezeki kepada setiap makhluk. Kita belajar bersyukur, berbagi, berlaku adil, dan menggunakan kemampuan yang diberikan Allah untuk berkarya.

💭 Pertanyaan pemantik: Jika Pancasila mengajarkan kita hidup bersama dengan baik dan Allah menciptakan manusia dalam keberagaman, apa yang dapat kita lakukan di kelas agar semua teman merasa dihargai? Lalu, bagaimana sebuah pola gambar yang berulang dapat menunjukkan keteraturan dan keindahan ciptaan Allah?

🎯 CAPAIAN PEMBELAJARAN

🇮🇩 Pancasila

Pada akhir Fase C, murid memahami hubungan sila-sila Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh serta mampu menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara. (CP Fase C)

🎨 Seni Rupa

Pada akhir Fase C, murid mampu menuangkan pengalaman secara visual sebagai ekspresi kreatif dengan rinci serta menunjukkan penguasaan bahan, alat, dan prosedur dalam proses kreatif dan apresiasi karya. (CP Fase C)

🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

🇮🇩 Pancasila

Murid dapat menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.

🎨 Seni Rupa

Mempraktikkan langkah-langkah menggambar ritme secara mandiri, melalui pengaitan materi dengan kehidupan nyata.

🧩 RINCIAN KEGIATAN MENCAPAI TUJUAN PEMBELAJARAN

🇮🇩 Pancasila

  1. MINDFUL Mengamati gambar situasi kelas yang mencerminkan nilai Pancasila dan menarik napas tenang sebelum belajar.
  2. MINDFUL Menyimak penjelasan tentang Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa.
  3. MEANINGFUL Menghubungkan setiap nilai Pancasila dengan pengalaman di rumah, sekolah, dan lingkungan.
  4. JOYFUL Bermain “Detektif Pancasila”: kelompok mencari contoh perilaku sesuai sila tertentu.
  5. MEANINGFUL Menyimpulkan mengapa Pancasila penting sebagai pedoman kehidupan bersama.

🎨 Seni Rupa

  1. MINDFUL Mengamati pola berulang di sekitar, seperti pagar, ubin, daun, kain, atau ornamen.
  2. MEANINGFUL Menjelaskan ritme sebagai pengulangan unsur visual secara teratur sehingga menimbulkan kesan gerak/irama.
  3. JOYFUL Menonton contoh menggambar ritme dan menebak pola yang berulang.
  4. JOYFUL Membuat sketsa satu bentuk sederhana, lalu mengulangnya dengan variasi ukuran, arah, atau jarak.
  5. MEANINGFUL Menceritakan hubungan ritme gambar dengan benda atau pola yang dijumpai sehari-hari.

🛤️ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

🇮🇩 Pancasila

  1. Mengenali makna Pancasila.
  2. Membedakan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa/negara.
  3. Menganalisis contoh penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan.
  4. Menguraikan alasan Pancasila menjadi pedoman bersama.
  5. Menyampaikan hasil pemahaman melalui diskusi dan refleksi.

🎨 Seni Rupa

  1. Mengenali pengertian dan ciri ritme visual.
  2. Mengamati contoh ritme di lingkungan sekitar.
  3. Merancang pola sederhana.
  4. Mempraktikkan pengulangan bentuk, garis, atau warna.
  5. Mengapresiasi dan menjelaskan karya sendiri.

⏱️ MATERI • WAKTU • MODEL • MEDIA

🇮🇩 Pancasila

Materi: Memahami Makna Pancasila sebagai Dasar Negara.

Alokasi: 3 × 35 menit.

Model: Problem Based Learning (PBL) dipadukan diskusi dan pembelajaran kontekstual.

Metode: Tanya jawab, observasi, diskusi kelompok, studi kasus, presentasi, refleksi.

Media/alat: video pembelajaran, gambar situasi, kartu sila, LKPD, papan tulis, spidol, kartu kasus, buku teks, proyektor/TV/HP.

🎨 Seni Rupa

Materi: Menggambar Ritme.

Alokasi: 2 × 35 menit.

Model: Project Based Learning (PjBL) sederhana berbasis proses kreatif.

Metode: Demonstrasi, observasi, praktik, eksplorasi, apresiasi, refleksi.

Media/alat: video, contoh gambar ritme, kertas gambar, pensil, penghapus, penggaris, pensil warna/crayon/spidol, benda berpola di sekitar, proyektor/TV/HP.

🔄 PEMBUKAAN • REVIEW MATERI SEBELUMNYA

🇮🇩 Pancasila — Nilai-Nilai Pancasila

  1. Pernyataan: Menghormati teman yang berbeda agama merupakan contoh pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. (Benar/Salah)
  2. Pernyataan: Gotong royong hanya boleh dilakukan jika mendapatkan hadiah. (Benar/Salah)
  3. Pernyataan: Musyawarah dapat membantu kelompok mencapai keputusan bersama. (Benar/Salah)
  4. Pernyataan: Bersikap adil berarti hanya mendahulukan kepentingan diri sendiri. (Benar/Salah)
  5. Pernyataan: Menghargai teman merupakan salah satu cara menerapkan nilai Pancasila. (Benar/Salah)
🔑 Kunci: 1 Benar • 2 Salah • 3 Benar • 4 Salah • 5 Benar

🎨 Seni Rupa — Alat dan Bahan Menggambar Ritme

  1. Pernyataan: Pensil dapat digunakan untuk membuat sketsa awal. (Benar/Salah)
  2. Pernyataan: Penghapus dapat membantu memperbaiki bagian gambar yang kurang tepat. (Benar/Salah)
  3. Pernyataan: Kertas gambar tidak dapat digunakan untuk menggambar ritme. (Benar/Salah)
  4. Pernyataan: Pensil warna atau krayon dapat digunakan untuk memberi warna pada karya. (Benar/Salah)
  5. Pernyataan: Alat dan bahan perlu digunakan dengan aman dan dirawat setelah selesai. (Benar/Salah)
🔑 Kunci: 1 Benar • 2 Benar • 3 Salah • 4 Benar • 5 Benar

🎬 INTI PEMBELAJARAN • VIDEO & PENJELASAN

🇮🇩 Pancasila

▶️ Tonton video: Pancasila sebagai Dasar Negara — Kelas 5

Penjelasan: Pancasila disebut dasar negara karena nilai-nilainya menjadi dasar dalam kehidupan bernegara dan penyelenggaraan negara. Sebagai pandangan hidup, Pancasila menjadi pedoman bersikap dan bertindak. Sebagai ideologi bangsa dan negara, Pancasila menjadi seperangkat nilai dan gagasan yang menjadi arah kehidupan bersama bangsa Indonesia.

Contoh sehari-hari: saat memilih ketua kelompok, kita dapat bermusyawarah; saat teman berbeda pendapat, kita menghargainya; saat membagi tugas, kita berusaha adil. Dengan demikian, Pancasila bukan sekadar untuk dihafalkan, tetapi dipraktikkan.

🎨 Seni Rupa

▶️ Tonton video: Menggambar Ritme — Seni Rupa Kelas 5

Penjelasan: Ritme dalam seni rupa adalah pengulangan unsur visual seperti garis, bentuk, warna, atau motif sehingga karya terasa memiliki irama atau gerak. Ritme dapat dibuat dengan pengulangan yang sama, bergantian, bertahap, atau bervariasi.

Contoh: pola pagar, susunan ubin, deretan daun, motif kain, atau bentuk awan dapat menjadi inspirasi. Langkahnya: tentukan bentuk utama → buat satu motif → ulangi dengan jarak teratur → tambahkan variasi → pertegas garis → warnai secara harmonis.

🧠✨ AKTIVITAS MINDFUL • MEANINGFUL • JOYFUL

🇮🇩 Pancasila

  • MINDFUL “Satu Menit Pancasila”: diam sejenak, mengingat satu sikap baik yang sudah dilakukan hari ini.
  • MEANINGFUL Kartu kasus: “Temanmu berbeda pendapat saat kerja kelompok.” Pilih tindakan yang sesuai nilai Pancasila dan jelaskan alasannya.
  • JOYFUL Tebak Sila: kelompok memperagakan perilaku tertentu, kelompok lain menebak nilai/sila yang sesuai.

🎨 Seni Rupa

  • MINDFUL “Berburu Ritme”: amati lingkungan selama 2 menit dan temukan minimal tiga pola berulang.
  • MEANINGFUL Buat gambar ritme yang terinspirasi dari benda di rumah atau sekolah.
  • JOYFUL Galeri Mini: pajang karya, beri satu komentar positif dan satu pertanyaan kepada teman.

📝 PENUTUP • ASESMEN FORMATIF

🇮🇩 Pancasila

  1. (Mudah) Pancasila sebagai dasar negara berarti Pancasila menjadi …
    A. hiasan negara   B. dasar dalam kehidupan bernegara   C. nama organisasi   D. aturan permainan
  2. (Mudah) Sikap menghargai teman yang berbeda agama sesuai dengan nilai …
    A. Ketuhanan   B. Persatuan saja   C. Keadilan saja   D. Kemanusiaan saja
  3. (Sedang) Ketika kelompok berbeda pendapat, tindakan paling sesuai nilai Pancasila adalah …
    A. memaksakan pendapat   B. meninggalkan kelompok   C. bermusyawarah   D. memilih pendapat teman terdekat
  4. (Sedang) Pancasila sebagai pandangan hidup berfungsi sebagai …
    A. pedoman bersikap dan bertindak   B. daftar nama pahlawan   C. jadwal sekolah   D. lambang kelas

🎨 Seni Rupa

Silahkan gambar bebas yang memiliki unsur Ritme (boleh lihat di Youtube) kerjakan di Buku Tulis/ Kertas HVS atau Buku Gambar.

🌟 KESIMPULAN

🇮🇩 Pancasila

Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan. Pancasila menjadi dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara. Nilainya dapat kita praktikkan melalui sikap menghargai, bermusyawarah, menjaga persatuan, dan berlaku adil.

🎨 Seni Rupa

Ritme adalah pengulangan unsur visual yang membuat karya terasa memiliki irama. Kita dapat menemukan ritme di lingkungan sekitar dan mengolahnya menjadi karya melalui sketsa, pengulangan, variasi, dan pewarnaan.

😊 REFLEKSI EMOSI HARI INI

Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu setelah belajar:

🤩
Sangat Senang
😊
Senang
🙂
Cukup Paham
🤔
Bingung
😐
Masih Perlu Bantuan
💪
Siap Mencoba Lagi

👩‍🏫 REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU

🇮🇩 Pancasila

Kendala Pembelajaran: Sebagian murid masih menyamakan makna dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi; diskusi dapat didominasi beberapa murid.

Tindak Lanjut: Gunakan contoh kehidupan nyata, kartu konsep, pendampingan kelompok kecil, dan pertanyaan bertahap.

Siswa yang paham dan belum paham: __________________________________________

🎨 Seni Rupa

Kendala Pembelajaran: Sebagian murid kesulitan membuat pola berulang secara teratur atau memilih variasi yang sesuai.

Tindak Lanjut: Berikan contoh bertahap, pola bantu sederhana, latihan singkat, dan kesempatan memperbaiki karya.

Siswa yang paham dan belum paham: __________________________________________

🌱 Belajar dengan sadar • Bermakna • Menyenangkan 🌈
“Aku belajar, aku berkarya, aku mengamalkan nilai kebaikan.”

Materi Ajar Kelas 5 (Rabu 9 September 2026)

 

IDENTITAS

📚 Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka

Yuk, Belajar Seru Hari Ini! 🌈✨

Kelas 5 SD — Semangat pagi, anak-anak hebat! 💪😊
👩‍🏫Nama Guru: Resi Irmayati, S.Pd.
📅Hari / Tanggal: Rabu, 9 September 2026
🏫Fase / Kelas: Fase C / Kelas V
📘Mata Pelajaran: Matematika, Bahasa Indonesia 
🧩Materi: Faktor Prima & Faktorisasi Prima · Majas (Metafora, Personifikasi, Hiperbola) · 
🔢Pertemuan Ke: 11

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 🌸

Apa kabar anak sholih dan sholihah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu ya! 😄 Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan sampai lupa, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. 🤲

Allah Ta'ala sangat baik kepada kita, dengan segala kebesaran-Nya. Allah Al-Khaliq, Zat yang menciptakan kita dan seluruh alam semesta. Allah juga Al-Malik, Zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan, serta Allah Ar-Razzaq, Zat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti. 🌟

Allah Al-Khaliq tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga menciptakan angka-angka yang bisa membentuk suatu bilangan yang berarti dalam kehidupan kita, menciptakan bahasa yang indah untuk kita ungkapkan lewat kata-kata. Hari ini kita akan belajar tentang faktor prima dan majas — semuanya adalah bukti kebesaran Allah yang bisa kita temukan di sekitar kita! 🕌🔢🎨

➗ Matematika

🎯 Capaian Pembelajaran (Fase C)

Peserta didik dapat menjelaskan dan menentukan faktor prima serta faktorisasi prima suatu bilangan, kemudian menggunakannya untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dalam kehidupan sehari-hari.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan KPK dan FPB.

🛠️ Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

  • Menyimak video animasi pohon faktor Joyful
  • Tanya jawab reflektif mengaitkan bilangan prima dengan ciptaan Allah Mindful
  • Latihan soal kontekstual (jadwal, kelompok barang) Meaningful
  • Permainan "Tebak Faktor" berkelompok Joyful

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

  • Review faktor prima → Latihan pohon faktor → Menentukan FPB & KPK dari soal cerita → Refleksi & penguatan konsep.
⏱️ 3 x 35 menit🧠 Model: Problem Based Learning🗣️ Metode: Diskusi & Demonstrasi

🧰 Media & Alat Peraga

  • Video animasi pohon faktor, kartu angka, papan faktorisasi prima (papan musi), LKPD interaktif.
📖 Bahasa Indonesia

🎯 Capaian Pembelajaran (Fase C)

Peserta didik mampu memahami dan memaknai teks naratif serta mengembangkan kosakata baru, termasuk penggunaan majas, untuk memperkaya kemampuan berbahasa secara kreatif dan menikmati keindahan bahasa dalam karya sastra.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Murid dapat membedakan majas (metafora, personifikasi, dan hiperbola).

🛠️ Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

  • Menonton video contoh majas dalam puisi anak Joyful
  • Diskusi makna kalimat bermajas terkait alam ciptaan Allah Mindful
  • Menulis kalimat bermajas dari pengalaman sehari-hari Meaningful
  • Permainan tebak jenis majas dengan kartu warna Joyful

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

  • Review teks cerita → Mengenal ciri tiap majas → Latihan membedakan lewat contoh → Membuat kalimat sendiri.
⏱️ 2 x 35 menit🧠 Model: Discovery Learning🗣️ Metode: Tanya Jawab & Latihan

🧰 Media & Alat Peraga

  • Kartu majas warna-warni, kumpulan puisi anak, video pembacaan puisi, papan tulis kata.
🌟 Allah Al-Khaliq menciptakan bilangan-bilangan yang tersusun rapi, sehingga ada bilangan prima yang menjadi "bahan dasar" semua bilangan lain — persis seperti Allah menciptakan segala sesuatu dari yang paling sederhana.
🤔 Pertanyaan Pemantik: Menurut kalian, kenapa ya Allah menciptakan bilangan dengan pola faktor yang bisa kita pelajari, bukan angka yang acak begitu saja?
🌟 Allah Al-Malik memelihara keindahan bahasa manusia, sehingga kita bisa mengungkapkan rasa kagum kepada ciptaan-Nya lewat majas — misalnya menyebut "ombak menari" untuk menggambarkan laut yang Allah pelihara keindahannya.
🤔 Pertanyaan Pemantik: Coba pikirkan, kalimat majas apa yang bisa kalian buat untuk menggambarkan keindahan langit atau gunung ciptaan Allah?
➗ Matematika — Faktor Prima & Faktorisasi Prima
1.Bilangan 9 adalah bilangan prima.
2.Faktorisasi prima dari 12 adalah 2 × 2 × 3.
3.Bilangan 2 adalah satu-satunya bilangan prima genap.
4.Faktor prima dari 15 adalah 3 dan 5.
5.Pohon faktor digunakan untuk mencari faktorisasi prima suatu bilangan.
🔑 Lihat Kunci Jawaban

📖 Bahasa Indonesia — Unsur Intrinsik Cerita
1.Tokoh adalah salah satu unsur intrinsik dalam cerita.
2.Latar hanya menunjukkan tempat, bukan waktu dan suasana.
3.Amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan penulis.
4.Alur cerita adalah rangkaian peristiwa dalam cerita.
5.Tema adalah nama pengarang cerita.
🔑 Lihat Kunci Jawaban🎨 Seni Rupa — Unsur Ritme
➗ Matematika▶️Tonton video: Faktor Prima & Faktorisasi PrimaKlik untuk cari video di YouTube

Bilangan prima adalah bilangan yang hanya bisa dibagi oleh 1 dan dirinya sendiri, contohnya 2, 3, 5, 7. Nah, faktorisasi prima adalah cara menguraikan suatu bilangan menjadi perkalian bilangan-bilangan prima, biasanya digambarkan dengan "pohon faktor". 🌳

Contoh sederhana: bayangkan kalian punya 12 permen 🍬 yang ingin dibagi rata ke beberapa kotak. Faktorisasi prima dari 12 adalah 2 × 2 × 3. Dengan mengetahui faktor-faktor ini, kalian bisa menentukan kotak mana yang paling pas supaya permen habis dibagi rata tanpa sisa!

📖 Bahasa Indonesia▶️Tonton video: Majas Metafora, Personifikasi & HiperbolaKlik untuk cari video di YouTube

Majas adalah gaya bahasa yang membuat kalimat menjadi lebih indah dan hidup. Ada tiga jenis yang akan kita pelajari hari ini:

  • Metafora: perbandingan langsung tanpa kata "seperti/bagai". Contoh: "Adik saya adalah bintang kelas." ⭐
  • Personifikasi: benda mati diberi sifat manusia. Contoh: "Angin berbisik lembut di telingaku." 🍃
  • Hiperbola: ungkapan yang dilebih-lebihkan. Contoh: "Aku sudah menunggumu selama seribu tahun!" ⏳

Coba perhatikan saat kalian bercerita tentang liburan — pasti sering tanpa sadar memakai majas, kan? 😄

➗ Matematika
  • Mindful Merenungkan bahwa keteraturan angka prima adalah bukti kerapian ciptaan Allah.
  • Meaningful Mengerjakan soal cerita pembagian benda secara adil ke kelompok.
  • Joyful Bermain "Tebak Faktor" berkelompok dengan kartu angka.
📖 Bahasa Indonesia
  • Mindful Menyadari keindahan bahasa sebagai karunia Allah untuk berekspresi.
  • Meaningful Menulis 1 kalimat majas tentang pengalaman pribadi.
  • Joyful Permainan tebak jenis majas dengan kartu warna-warni.
➗ Matematika

Pilihan Ganda


1. Faktor prima dari bilangan 28 adalah ....

A.2 dan 7
B.2 dan 14
C.4 dan 7
D.1, 2, 7, dan 14

2. Faktorisasi prima dari bilangan 40 yang benar adalah ....

A. 2² × 10
B. 2³ × 5
C. 2 × 4 × 5
D. 5 × 8

3. Perhatikan beberapa faktorisasi berikut!

  1. 18 = 2 × 3²
  2. 24 = 2³ × 3
  3. 30 = 2 × 3 × 5
  4. 45 = 3² × 5

Faktorisasi prima yang benar ditunjukkan oleh ....

A. 1 dan 2 saja
B. 1, 2, dan 3 saja
C. 2, 3, dan 4 saja
D. 1, 2, 3, dan 4

4. Siti memiliki 36 pensil . Ia ingin mengetahui faktor prima dari 36 dengan menggunakan faktor pohon.

Hasil faktorisasi prima yang diperoleh adalah ....

A. 2 × 18
B. 3 × 12
C. 2² × 3²
D. 2 × 3 × 6

5. Andi melakukan faktorisasi prima pada bilangan 54 dan mendapatkan hasil 2 × 3³ . Kesimpulannya Andi adalah ....

A. Benar, karena 2×3³ = 54
B. Salah, seharusnya 2²×3²
C. Salah, seharusnya 2×3²
D. Benar, karena semua faktor


Kesimpulan: Faktor prima dan faktorisasi prima membantu kita menguraikan bilangan menjadi bagian-bagian terkecil, yang berguna untuk menyelesaikan berbagai masalah pembagian sehari-hari secara adil dan rapi. 🌟
📖 Bahasa Indonesia

Pilihan Ganda

1. Perhatikan kalimat berikut!

“Angin malam berbisik lembut di telingaku.”

Majas yang digunakan dalam kalimat tersebut adalah ....

A. Majas hiperbola

B. Majas personifikasi

C. Majas metafora

D. Majas simile

 

2. Perhatikan kalimat berikut!

“Suara Rani sangat merdu hingga membuat hati semua orang meleleh.”

Majas yang terdapat pada kalimat tersebut adalah ....

A. Personifikasi

B. Metafora

C. Hiperbola

D. Simile

 

3. Kalimat berikut yang menggunakan majas metafora adalah ....

A. Wajahnya bersinar seperti bulan.

B. Angin malam berbisik lembut di telinga.

C. Ayah adalah tulang punggung keluarga.

D. Ia berlari secepat kilat.

 

4. Perhatikan kalimat berikut!

“Adik menangis hingga air matanya menggenangi seluruh rumah.”

Kalimat tersebut menggunakan majas ....

A. Metafora

B. Personifikasi

C. Hiperbola

D. Simile

 

5. Kalimat berikut yang menggunakan majas perbandingan dengan kata “seperti” adalah ....

A.Buku adalah jendela dunia.

B. Daun-daun menari tertiup angin.

C. Rina adalah bintang kelas.

D. Senyumnya manis seperti bunga yang sedang mekar.

 

Kesimpulan: Majas metafora, personifikasi, dan hiperbola membuat bahasa kita lebih indah dan ekspresif untuk menggambarkan perasaan dan keindahan alam ciptaan Allah. 🌟

Bagaimana Perasaanmu Hari Ini? 💭

Tunjuk emoji yang paling menggambarkan perasaanmu setelah belajar hari ini yuk!

🤩Sangat Senang
😊Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😴Mengantuk
➗ Matematika
Kendala Pembelajaran: Sebagian siswa masih kesulitan membedakan faktor dan faktor prima, serta cenderung tertukar saat menyusun pohon faktor untuk bilangan besar.
Tindak Lanjut: Memberikan latihan tambahan dengan bilangan yang lebih kecil terlebih dahulu, serta menggunakan alat peraga konkret (kartu angka/papan musi) untuk memperjelas konsep.
Siswa yang paham dan belum paham : sebagian besar siswa dapat menentukan faktor prima dan faktorisasi prima menggunakan pohon faktor
📖 Bahasa Indonesia
Kendala Pembelajaran: Beberapa siswa masih tertukar antara majas metafora dan personifikasi karena keduanya sama-sama menggunakan perumpamaan.
Tindak Lanjut: Memberikan lebih banyak contoh kontras berpasangan dan latihan menulis mandiri agar siswa terbiasa membedakan ciri khas tiap majas.
Siswa yang paham dan belum paham : sebagian besar peserta didik dapat membedakan majas

Materi Ajar Kelas 5 (Kamis 10 September 2026)

  IDENTITAS 🌈 PEMBELAJARAN HARIAN KELAS V 🌈 Kurikulum Merdeka • Belajar dengan Mindful, Meaningful & Joyful 📚 IDENTITAS PEMBELAJARAN ...

Postingan Populer