Selamat Belajar Anak Sholih/Sholihah

Rabu, 20 Mei 2026

Materi Ajar Kelas 5 (Kamis 21 Mei 2026)

Nama Guru : Resi Irmayati, S.Pd.

Mata Pelajaran : 
1. Bahasa Indonesia : Pidato
2. Pendidikan Pancasila : Kerjasama antara Masyarakat dan Pemerintah

Hari/Tanggal : Kamis / 21 Mei 2026

Kelas / Fase : 5 / C


TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat Menulis dan membaca naskah pidato

TP Pendidikan Pancasila :
Murid diharapkan dapat menjelaskan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah kabupaten / kota.

Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

BAHASA INDONESIA




Pidato adalah kegiatan berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan pendapat atau informasi. Orang yang ahli berpidato disebut Orator.

1. Cara Menulis Naskah Pidato yang Baik

Sebuah pidato yang bagus harus memiliki struktur yang lengkap. Bayangkan pidato seperti sebuah bangunan:

A. Pembukaan 

  • Salam Pembuka: Contoh: "Assalamu’alaikum", "Selamat pagi".

  • Sapaan Hormat: Menyapa orang yang lebih tua atau penting. Contoh: "Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah..."

  • Rasa Syukur: Ucapan terima kasih kepada Tuhan.

B. Isi 

Ini adalah bagian paling penting. Di sini kamu menjelaskan tema pidatomu.

  • Sampaikan masalah yang ada (misal: banyak sampah di laci meja).

  • Sampaikan solusi atau ajakan (misal: ayo membuang sampah pada tempatnya).

  • Gunakan kalimat ajakan seperti: "Marilah kita..." atau "Mari bersama-sama..."

C. Penutup 

  • Kesimpulan: Ringkasan singkat dari isi pidato.

  • Permohonan Maaf: Menunjukkan kerendahan hati jika ada kesalahan kata.

  • Salam Penutup: Contoh: "Sekian dan terima kasih".

2. Teknik Membaca Naskah Pidato

Menulis naskah yang bagus saja tidak cukup. Kamu harus bisa menghidupkan naskah tersebut saat membacanya. Perhatikan 4 AS berikut:

  1. Artikulasi (Kejelasan):

    Ucapkan setiap kata dengan jelas. Huruf vokal ($A, I, U, E, O$) tidak boleh tertukar atau bergumam.

  2. Aksentuasi (Penekanan):

    Berikan penekanan pada kata-kata yang penting agar pendengar sadar bahwa bagian itu adalah inti pidatomu.

  3. Adab (Sikap):

    Berdiri tegak, tenang, dan tidak banyak melakukan gerakan tambahan yang tidak perlu (seperti menggaruk kepala).

  4. Atur Napas (Intonasi):

    Jangan membaca terlalu cepat seperti dikejar kereta. Gunakan tanda koma ($,$) untuk berhenti sebentar, dan titik ($.) untuk berhenti lebih lama.


Pendidikan Pancasila





A. Pengantar Materi
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tidak bisa hidup sendiri. Pemerintah daerah dan masyarakat perlu bekerja sama agar lingkungan menjadi aman, nyaman, dan sejahtera. Kerja sama ini penting untuk membangun daerah.

B. Pengertian Penting
1. Masyarakat
Masyarakat adalah sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah dan saling berinteraksi.

2. Pemerintah Kabupaten/Kota
Pemerintah kabupaten/kota adalah lembaga yang mengatur dan mengurus wilayah daerah, dipimpin oleh:
Bupati (kabupaten)
Wali kota (kota)

Tugasnya antara lain:
Menyediakan layanan publik
Menjaga ketertiban
Membangun fasilitas umum

3. Kerja Sama
Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama.

C. Bentuk Kerja Sama antara Masyarakat dan Pemerintah
1. Menjaga Kebersihan LingkunganMasyarakat ikut gotong royong membersihkan lingkungan
Pemerintah menyediakan tempat sampah dan layanan pengangkutan
2. Pembangunan Fasilitas UmumPemerintah membangun jalan, sekolah, dan puskesmas
Masyarakat menjaga dan merawat fasilitas tersebut
3. Keamanan LingkunganMasyarakat melakukan ronda malam
Pemerintah menyediakan aparat keamanan
4. Kegiatan SosialKerja bakti
Program bantuan sosial dari pemerintah

D. Contoh Nyata dalam Kehidupan Sehari-hariWarga mengikuti kerja bakti membersihkan selokan
Masyarakat membayar pajak daerah
Warga mengikuti musyawarah desa/kelurahan
Pemerintah memperbaiki jalan rusak berdasarkan usulan warga

E. Manfaat Kerja SamaLingkungan menjadi bersih dan sehat
Pembangunan berjalan lancar
Kehidupan masyarakat lebih aman
Terjalin hubungan yang baik antara masyarakat dan pemerintah

F. Nilai-Nilai Pancasila dalam Kerja Sama
Kerja sama mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama:Sila ke-3: Persatuan Indonesia
Sila ke-4: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

G. Sikap yang Perlu DikembangkanMau ikut serta dalam kegiatan lingkungan
Bertanggung jawab sebagai warga
Menghormati kebijakan pemerintah
Aktif memberikan saran dengan sopan

LATIHAN SOAL
1. Di sebuah kota, pemerintah sudah menyediakan tempat sampah di berbagai titik, tetapi masyarakat masih sering membuang sampah sembarangan.
Pertanyaan:
Analisislah penyebab kurangnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan tersebut, serta jelaskan dampaknya bagi lingkungan!

2. Pemerintah kabupaten mengadakan program penghijauan dengan menanam pohon di sepanjang jalan, tetapi sebagian warga tidak merawat tanaman tersebut.
Pertanyaan:
Menurut pendapatmu, apakah program tersebut sudah berjalan dengan baik? Berikan alasanmu dan evaluasi peran masyarakat dalam kegiatan tersebut!

3. Di lingkunganmu sering terjadi banjir saat musim hujan karena saluran air tersumbat.
Pertanyaan:
Buatlah sebuah rencana kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi masalah tersebut secara efektif!

4. Perhatikan pernyataan berikut:
Pemerintah menyediakan fasilitas kesehatan.
Masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan.
Pemerintah membuat aturan lalu lintas.
Masyarakat melanggar aturan tersebut.
Pertanyaan:
Kelompokkan mana yang menunjukkan kerja sama yang baik dan mana yang tidak. Jelaskan alasanmu!

5.  Di sebuah kabupaten, pemerintah sudah mengadakan sosialisasi tentang pentingnya gotong royong, tetapi hanya sedikit warga yang ikut serta.
Pertanyaan:
Menurutmu, apa yang seharusnya dilakukan pemerintah dan masyarakat agar kegiatan gotong royong bisa berjalan lebih baik? Jelaskan solusi kreatifmu!

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Selasa, 19 Mei 2026

Materi Ajar Kelas 5 (Rabu 20 Mei 2026)

  Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd.

Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Menganalisis Data
2. Bahasa Indonesia : Pidato
3. Seni Rupa : Karya Seni Dari Bahan Daur Ulang

Hari/Tanggal : Rabu 20 Mei 2026
Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan dan menganalsis data dalam bentuk diagram batang untuk mendapatkan informasi

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat Menulis dan membaca naskah pidato

TP Seni Rupa :
Murid diharapkan dapat menjelaskan pengertian dan jenis-jenis limbah



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

MATEMATIKA


1. Apa itu Diagram Batang?

Diagram batang adalah cara menyajikan informasi atau data menggunakan batang berbentuk persegi panjang.

  • Tujuan: Agar data yang banyak lebih mudah dibaca, dibandingkan, dan disimpulkan.

  • Ciri Khas: Memiliki dua sumbu (garis), yaitu sumbu mendatar (kategori) dan sumbu tegak (jumlah/frekuensi).

2. Langkah-langkah Menyajikan Data

Misalkan kita memiliki data nilai ulangan harian Matematika 10 siswa: 80, 70, 90, 80, 70, 100, 80, 90, 80, 70

Langkah 1: Membuat Tabel Frekuensi

Sebelum menggambar, kelompokkan data terlebih dahulu agar tidak ada yang terlewat.


Langkah 2: Membuat Sumbu Diagram

  • Gambar garis mendatar (horizontal) untuk menuliskan Nilai.

  • Gambar garis tegak (vertikal) untuk menuliskan Jumlah Siswa. Berikan angka dengan jarak yang sama (misal: 0, 1, 2, 3, ...).

Langkah 3: Menggambar Batang

  • Buatlah batang persegi panjang setinggi jumlah frekuensi pada tabel.

  • Pastikan lebar setiap batang dan jarak antar batang sama agar rapi.

Langkah 4: Memberi Judul

Judul sangat penting agar pembaca tahu data apa yang sedang ditampilkan. Contoh: "Diagram Batang Nilai Matematika Kelas 5".

3. Membaca dan Menganalisis Diagram

Setelah diagram selesai, kita bisa mendapatkan informasi dengan cepat:

  1. Data Tertinggi: Lihat batang yang paling tinggi (Nilai 80 adalah yang paling banyak diperoleh siswa).

  2. Data Terendah: Lihat batang yang paling pendek (Nilai 100 adalah yang paling sedikit diperoleh).

  3. Membandingkan: Kita bisa melihat bahwa siswa yang mendapat nilai 70 lebih banyak daripada yang mendapat nilai 90.

  4. Total Data: Jumlahkan semua tinggi batang ($3 + 4 + 2 + 1 = 10$ siswa).


BAHASA INDONESIA




Pidato adalah kegiatan berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan pendapat atau informasi. Orang yang ahli berpidato disebut Orator.

1. Cara Menulis Naskah Pidato yang Baik

Sebuah pidato yang bagus harus memiliki struktur yang lengkap. Bayangkan pidato seperti sebuah bangunan:

A. Pembukaan 

  • Salam Pembuka: Contoh: "Assalamu’alaikum""Selamat pagi".

  • Sapaan Hormat: Menyapa orang yang lebih tua atau penting. Contoh: "Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah..."

  • Rasa Syukur: Ucapan terima kasih kepada Tuhan.

B. Isi 

Ini adalah bagian paling penting. Di sini kamu menjelaskan tema pidatomu.

  • Sampaikan masalah yang ada (misal: banyak sampah di laci meja).

  • Sampaikan solusi atau ajakan (misal: ayo membuang sampah pada tempatnya).

  • Gunakan kalimat ajakan seperti: "Marilah kita..." atau "Mari bersama-sama..."

C. Penutup 

  • Kesimpulan: Ringkasan singkat dari isi pidato.

  • Permohonan Maaf: Menunjukkan kerendahan hati jika ada kesalahan kata.

  • Salam Penutup: Contoh: "Sekian dan terima kasih".

2. Teknik Membaca Naskah Pidato

Menulis naskah yang bagus saja tidak cukup. Kamu harus bisa menghidupkan naskah tersebut saat membacanya. Perhatikan 4 AS berikut:

  1. Artikulasi (Kejelasan):

    Ucapkan setiap kata dengan jelas. Huruf vokal ($A, I, U, E, O$) tidak boleh tertukar atau bergumam.

  2. Aksentuasi (Penekanan):

    Berikan penekanan pada kata-kata yang penting agar pendengar sadar bahwa bagian itu adalah inti pidatomu.

  3. Adab (Sikap):

    Berdiri tegak, tenang, dan tidak banyak melakukan gerakan tambahan yang tidak perlu (seperti menggaruk kepala).

  4. Atur Napas (Intonasi):

    Jangan membaca terlalu cepat seperti dikejar kereta. Gunakan tanda koma ($,$) untuk berhenti sebentar, dan titik ($.) untuk berhenti lebih lama.

SENI RUPA

a



A. Pengertian Limbah
Limbah adalah sisa bahan atau barang yang sudah tidak terpakai lagi dan dapat menjadi masalah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dalam seni rupa, limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya yang kreatif dan bernilai guna.

B. Jenis-Jenis Limbah
Limbah dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Limbah Organik
Limbah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai secara alami.
Contoh:Daun kering
Kulit buah
Sisa makanan

2. Limbah Anorganik
Limbah yang berasal dari bahan non-hayati dan sulit terurai.
Contoh:Plastik
Kaleng
Botol kaca

3. Limbah Keras
Limbah yang memiliki bentuk keras dan tidak mudah berubah.
Contoh:Kayu bekas
Botol kaca
Kaleng

4. Limbah Lunak
Limbah yang bersifat lembut dan mudah dibentuk.
Contoh:Kertas bekas
Kardus
Kain perca

C. Pemanfaatan Limbah dalam Seni Rupa
Limbah dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni, seperti: 
Kolase dari kertas bekas
Hiasan dari botol plastik
Kerajinan dari kain perca

Pemanfaatan limbah ini membantu:
Mengurangi sampah
Menjaga kebersihan lingkungan
Melatih kreativitas

D. Contoh Kegiatan
Membuat karya seni sederhana dari limbah, misalnya:Membuat tempat pensil dari botol bekas
Membuat kolase dari kertas majalah bekas

Latihan Soal :
1. Seorang seniman membuat pot bunga dari botol plastik bekas. Kegiatan ini merupakan contoh penerapan prinsip lingkungan yang mana?
A.Replace
B.Recycle
C.Reduce
D.Reuse

2. Mengapa penggunaan limbah organik seperti daun kering kurang cocok untuk membuat karya seni yang akan dipajang secara permanen di museum?
A. Warnanya kurang menarik dibandingkan plastik
B. Limbah organik berbahaya bagi kesehatan manusia
C. Bahannya mudah terurai dan rapuh seiring waktu
D. Limbah organik sulit didapatkan di alam

3. Andi memiliki banyak potongan sisa kain dari penjahit. Ia ingin membuat karya seni datar dengan menempelkan potongan-potongan tersebut hingga membentuk gambar pemandangan. Karya seni apa yang sedang dibuat Andi?
A. Mozaik
B. Assembling
C. Kolase
D. Patung

4. Kamu menemukan banyak kaleng bekas minuman. Kamu ingin mengubahnya menjadi wadah alat tulis yang indah. Langkah pertama yang paling penting dilakukan demi keamanan dan kebersihan adalah...
A. Memotong bagian tajam dan mencuci kaleng hingga bersih
B. Menjemur kaleng di bawah sinar matahari langsung
C. Menempelkan hiasan kertas di bagian luar kaleng
D. Langsung mewarnainya dengan cat minyak

5. Manakah dari karya seni berikut yang paling efektif dalam mengampanyekan gerakan 'Anti Sampah Plastik' di lingkungan masyarakat?
A. Lukisan pemandangan menggunakan cat air
B. Anyaman dari serat bambu alami
C. Kolase dari dedaunan kering yang berguguran
D. Patung raksasa yang dirakit dari ribuan tutup botol plastik bekas

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Minggu, 17 Mei 2026

Materi Ajar Kelas 5 (Senin 18 Mei 2026)

 Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd.

Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Menganalisis Data
2. Bahasa Indonesia : Pidato
3. Seni Rupa : Karya Seni Dari Bahan Daur Ulang

Hari/Tanggal : Senin 18 Mei 2026
Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan dan menganalsis data dalam bentuk diagram batang untuk mendapatkan informasi

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat Menulis dan membaca naskah pidato

TP Seni Rupa :
Murid diharapkan dapat menjelaskan pengertian dan jenis-jenis limbah



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

MATEMATIKA


1. Apa itu Diagram Batang?

Diagram batang adalah cara menyajikan informasi atau data menggunakan batang berbentuk persegi panjang.

  • Tujuan: Agar data yang banyak lebih mudah dibaca, dibandingkan, dan disimpulkan.

  • Ciri Khas: Memiliki dua sumbu (garis), yaitu sumbu mendatar (kategori) dan sumbu tegak (jumlah/frekuensi).

2. Langkah-langkah Menyajikan Data

Misalkan kita memiliki data nilai ulangan harian Matematika 10 siswa: 80, 70, 90, 80, 70, 100, 80, 90, 80, 70

Langkah 1: Membuat Tabel Frekuensi

Sebelum menggambar, kelompokkan data terlebih dahulu agar tidak ada yang terlewat.


Langkah 2: Membuat Sumbu Diagram

  • Gambar garis mendatar (horizontal) untuk menuliskan Nilai.

  • Gambar garis tegak (vertikal) untuk menuliskan Jumlah Siswa. Berikan angka dengan jarak yang sama (misal: 0, 1, 2, 3, ...).

Langkah 3: Menggambar Batang

  • Buatlah batang persegi panjang setinggi jumlah frekuensi pada tabel.

  • Pastikan lebar setiap batang dan jarak antar batang sama agar rapi.

Langkah 4: Memberi Judul

Judul sangat penting agar pembaca tahu data apa yang sedang ditampilkan. Contoh: "Diagram Batang Nilai Matematika Kelas 5".

3. Membaca dan Menganalisis Diagram

Setelah diagram selesai, kita bisa mendapatkan informasi dengan cepat:

  1. Data Tertinggi: Lihat batang yang paling tinggi (Nilai 80 adalah yang paling banyak diperoleh siswa).

  2. Data Terendah: Lihat batang yang paling pendek (Nilai 100 adalah yang paling sedikit diperoleh).

  3. Membandingkan: Kita bisa melihat bahwa siswa yang mendapat nilai 70 lebih banyak daripada yang mendapat nilai 90.

  4. Total Data: Jumlahkan semua tinggi batang ($3 + 4 + 2 + 1 = 10$ siswa).


BAHASA INDONESIA


Pidato adalah kegiatan berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan pendapat atau informasi. Orang yang ahli berpidato disebut Orator.

1. Cara Menulis Naskah Pidato yang Baik

Sebuah pidato yang bagus harus memiliki struktur yang lengkap. Bayangkan pidato seperti sebuah bangunan:

A. Pembukaan 

  • Salam Pembuka: Contoh: "Assalamu’alaikum", "Selamat pagi".

  • Sapaan Hormat: Menyapa orang yang lebih tua atau penting. Contoh: "Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah..."

  • Rasa Syukur: Ucapan terima kasih kepada Tuhan.

B. Isi 

Ini adalah bagian paling penting. Di sini kamu menjelaskan tema pidatomu.

  • Sampaikan masalah yang ada (misal: banyak sampah di laci meja).

  • Sampaikan solusi atau ajakan (misal: ayo membuang sampah pada tempatnya).

  • Gunakan kalimat ajakan seperti: "Marilah kita..." atau "Mari bersama-sama..."

C. Penutup 

  • Kesimpulan: Ringkasan singkat dari isi pidato.

  • Permohonan Maaf: Menunjukkan kerendahan hati jika ada kesalahan kata.

  • Salam Penutup: Contoh: "Sekian dan terima kasih".

2. Teknik Membaca Naskah Pidato

Menulis naskah yang bagus saja tidak cukup. Kamu harus bisa menghidupkan naskah tersebut saat membacanya. Perhatikan 4 AS berikut:

  1. Artikulasi (Kejelasan):

    Ucapkan setiap kata dengan jelas. Huruf vokal ($A, I, U, E, O$) tidak boleh tertukar atau bergumam.

  2. Aksentuasi (Penekanan):

    Berikan penekanan pada kata-kata yang penting agar pendengar sadar bahwa bagian itu adalah inti pidatomu.

  3. Adab (Sikap):

    Berdiri tegak, tenang, dan tidak banyak melakukan gerakan tambahan yang tidak perlu (seperti menggaruk kepala).

  4. Atur Napas (Intonasi):

    Jangan membaca terlalu cepat seperti dikejar kereta. Gunakan tanda koma ($,$) untuk berhenti sebentar, dan titik ($.) untuk berhenti lebih lama.

SENI RUPA

a



A. Pengertian Limbah
Limbah adalah sisa bahan atau barang yang sudah tidak terpakai lagi dan dapat menjadi masalah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dalam seni rupa, limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya yang kreatif dan bernilai guna.

B. Jenis-Jenis Limbah
Limbah dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Limbah Organik
Limbah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai secara alami.
Contoh:Daun kering
Kulit buah
Sisa makanan

2. Limbah Anorganik
Limbah yang berasal dari bahan non-hayati dan sulit terurai.
Contoh:Plastik
Kaleng
Botol kaca

3. Limbah Keras
Limbah yang memiliki bentuk keras dan tidak mudah berubah.
Contoh:Kayu bekas
Botol kaca
Kaleng

4. Limbah Lunak
Limbah yang bersifat lembut dan mudah dibentuk.
Contoh:Kertas bekas
Kardus
Kain perca

C. Pemanfaatan Limbah dalam Seni Rupa
Limbah dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni, seperti: 
Kolase dari kertas bekas
Hiasan dari botol plastik
Kerajinan dari kain perca

Pemanfaatan limbah ini membantu:
Mengurangi sampah
Menjaga kebersihan lingkungan
Melatih kreativitas

D. Contoh Kegiatan
Membuat karya seni sederhana dari limbah, misalnya:Membuat tempat pensil dari botol bekas
Membuat kolase dari kertas majalah bekas

Latihan Soal :
1. Seorang seniman membuat pot bunga dari botol plastik bekas. Kegiatan ini merupakan contoh penerapan prinsip lingkungan yang mana?
A.Replace
B.Recycle
C.Reduce
D.Reuse

2. Mengapa penggunaan limbah organik seperti daun kering kurang cocok untuk membuat karya seni yang akan dipajang secara permanen di museum?
A. Warnanya kurang menarik dibandingkan plastik
B. Limbah organik berbahaya bagi kesehatan manusia
C. Bahannya mudah terurai dan rapuh seiring waktu
D. Limbah organik sulit didapatkan di alam

3. Andi memiliki banyak potongan sisa kain dari penjahit. Ia ingin membuat karya seni datar dengan menempelkan potongan-potongan tersebut hingga membentuk gambar pemandangan. Karya seni apa yang sedang dibuat Andi?
A. Mozaik
B. Assembling
C. Kolase
D. Patung

4. Kamu menemukan banyak kaleng bekas minuman. Kamu ingin mengubahnya menjadi wadah alat tulis yang indah. Langkah pertama yang paling penting dilakukan demi keamanan dan kebersihan adalah...
A. Memotong bagian tajam dan mencuci kaleng hingga bersih
B. Menjemur kaleng di bawah sinar matahari langsung
C. Menempelkan hiasan kertas di bagian luar kaleng
D. Langsung mewarnainya dengan cat minyak

5. Manakah dari karya seni berikut yang paling efektif dalam mengampanyekan gerakan 'Anti Sampah Plastik' di lingkungan masyarakat?
A. Lukisan pemandangan menggunakan cat air
B. Anyaman dari serat bambu alami
C. Kolase dari dedaunan kering yang berguguran
D. Patung raksasa yang dirakit dari ribuan tutup botol plastik bekas

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Kamis, 14 Mei 2026

Materi Ajar Kelas 5 (Jumat 15 Mei 2026)

Nama Guru : Resi Irmayati, S.Pd.

Mata Pelajaran : 
IPAS : Kegiatan Ekonomi

Hari/Tanggal : Jumat / 15 Mei 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP IPAS :
Menjelaskan kegiatan ekonomi masyarakat dan ekonomi kreatif di lingkungan sekitar.


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

IPAS



Apa Itu Kegiatan Ekonomi?

Kegiatan ekonomi adalah semua aktivitas yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (seperti makanan dan pakaian) serta keinginan (seperti mainan atau liburan).

Secara garis besar, kegiatan ekonomi dibagi menjadi tiga tahap utama: Produksi, Distribusi, dan Konsumsi.

1. Produksi (Menghasilkan Barang/Jasa)

Produksi adalah kegiatan menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut Produsen.

  • Contoh Barang: Petani menanam padi, penjahit membuat baju, atau pabrik membuat sepatu.

  • Contoh Jasa: Guru mengajar, dokter mengobati pasien, atau sopir ojek online mengantar penumpang.

2. Distribusi (Menyalurkan Barang/Jasa)

Barang yang sudah dibuat tidak akan sampai ke tanganmu tanpa bantuan distribusi. Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Orang atau lembaga yang melakukannya disebut Distributor.

  • Alur Distribusi: Biasanya melalui agen, pedagang besar (grosir), hingga pedagang eceran (warung atau supermarket).

  • Contoh: Truk pengangkut sayur dari desa ke pasar kota, atau kurir paket yang mengantar belanjaan ibumu.

3. Konsumsi (Menggunakan Barang/Jasa)

Ini adalah tahap akhir di mana barang atau jasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut Konsumen.

  • Contoh: Kamu memakan nasi (konsumsi barang), memakai seragam sekolah, atau menonton film di bioskop (konsumsi jasa).

Jenis-Jenis Usaha Ekonomi Masyarakat

Berdasarkan cara pengelolaannya, usaha ekonomi di Indonesia dibagi menjadi dua:

A. Usaha Ekonomi Perorangan

Dikelola sendiri dengan modal terbatas dan keuntungan untuk sendiri.

  • Contoh: Pedagang kaki lima, bengkel kecil, petani, dan peternak.

B. Usaha Ekonomi Kelompok

Dikelola bersama, baik modal maupun keuntungannya.

  1. BUMN (Badan Usaha Milik Negara): Modal dari negara. Contoh: PLN, PT KAI.

  2. BUMS (Badan Usaha Milik Swasta): Modal dari swasta. Contoh: PT Unilever, BCA.

  3. Koperasi: Usaha bersama berasas kekeluargaan. Tujuannya menyejahterakan anggota.

  4. Firma & CV: Persekutuan dua orang atau lebih untuk menjalankan usaha.

Mengapa Kita Harus Menghargai Kegiatan Ekonomi Orang Lain?

Setiap profesi itu penting! Tanpa petani, kita tidak makan. Tanpa sopir truk, pasar akan kosong. Cara menghargainya adalah:

  • Tidak merendahkan pekerjaan orang lain.

  • Membayar barang atau jasa sesuai harga.

  • Meneladani kesuksesan orang lain dengan bersaing secara sehat.

 
LATIHAN SOAL 

1.Seorang perajin kayu mengubah kayu gelondongan menjadi kursi dan meja yang indah. Kegiatan yang dilakukan perajin tersebut termasuk dalam kegiatan...
A. Distribusi
B. Produksi
C. Transportasi
D. Konsumsi

2. Pihak yang bertugas menyalurkan barang dari produsen agar sampai ke tangan konsumen disebut...
A. Konsumen
B. Kolektor
C. Distributor
D. Produsen

3. Contoh kegiatan konsumsi dalam kehidupan sehari-hari yang benar adalah...
A. Pabrik tekstil mengirim kain ke penjahit
B. Siswa membeli dan memakan bakso di kantin
C. Nelayan menangkap ikan di laut
D. Petani menanam padi di sawah

4. Badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara disebut...
A. BUMS
B. BUMN
C. Firma
D. Koperasi

5. Manakah di bawah ini yang merupakan contoh produksi di bidang jasa?
A. Pengusaha mebel membuat lemari
B. Pabrik pembuatan roti
C. Petani yang memanen jagung
D. Seorang guru yang sedang mengajar

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Rabu, 13 Mei 2026

Materi Ajar Kelas 5 (Rabu 13 Mei 2026)

Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd.

Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Menganalisis Data
2. Bahasa Indonesia : Pidato
3. Seni Rupa : Karya Seni Dari Bahan Daur Ulang

Hari/Tanggal : Rabu 13 Mei 2026
Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Murid dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan dan menganalsis data dalam bentuk diagram batang untuk mendapatkan informasi

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat Menulis dan membaca naskah pidato

TP Seni Rupa :
Murid diharapkan dapat menjelaskan pengertian dan jenis-jenis limbah



Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

MATEMATIKA


1. Apa itu Diagram Batang?

Diagram batang adalah cara menyajikan informasi atau data menggunakan batang berbentuk persegi panjang.

  • Tujuan: Agar data yang banyak lebih mudah dibaca, dibandingkan, dan disimpulkan.

  • Ciri Khas: Memiliki dua sumbu (garis), yaitu sumbu mendatar (kategori) dan sumbu tegak (jumlah/frekuensi).

2. Langkah-langkah Menyajikan Data

Misalkan kita memiliki data nilai ulangan harian Matematika 10 siswa: 80, 70, 90, 80, 70, 100, 80, 90, 80, 70

Langkah 1: Membuat Tabel Frekuensi

Sebelum menggambar, kelompokkan data terlebih dahulu agar tidak ada yang terlewat.


Langkah 2: Membuat Sumbu Diagram

  • Gambar garis mendatar (horizontal) untuk menuliskan Nilai.

  • Gambar garis tegak (vertikal) untuk menuliskan Jumlah Siswa. Berikan angka dengan jarak yang sama (misal: 0, 1, 2, 3, ...).

Langkah 3: Menggambar Batang

  • Buatlah batang persegi panjang setinggi jumlah frekuensi pada tabel.

  • Pastikan lebar setiap batang dan jarak antar batang sama agar rapi.

Langkah 4: Memberi Judul

Judul sangat penting agar pembaca tahu data apa yang sedang ditampilkan. Contoh: "Diagram Batang Nilai Matematika Kelas 5".

3. Membaca dan Menganalisis Diagram

Setelah diagram selesai, kita bisa mendapatkan informasi dengan cepat:

  1. Data Tertinggi: Lihat batang yang paling tinggi (Nilai 80 adalah yang paling banyak diperoleh siswa).

  2. Data Terendah: Lihat batang yang paling pendek (Nilai 100 adalah yang paling sedikit diperoleh).

  3. Membandingkan: Kita bisa melihat bahwa siswa yang mendapat nilai 70 lebih banyak daripada yang mendapat nilai 90.

  4. Total Data: Jumlahkan semua tinggi batang ($3 + 4 + 2 + 1 = 10$ siswa).


BAHASA INDONESIA


Pidato adalah kegiatan berbicara di depan orang banyak untuk menyampaikan pendapat atau informasi. Orang yang ahli berpidato disebut Orator.

1. Cara Menulis Naskah Pidato yang Baik

Sebuah pidato yang bagus harus memiliki struktur yang lengkap. Bayangkan pidato seperti sebuah bangunan:

A. Pembukaan 

  • Salam Pembuka: Contoh: "Assalamu’alaikum", "Selamat pagi".

  • Sapaan Hormat: Menyapa orang yang lebih tua atau penting. Contoh: "Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah..."

  • Rasa Syukur: Ucapan terima kasih kepada Tuhan.

B. Isi 

Ini adalah bagian paling penting. Di sini kamu menjelaskan tema pidatomu.

  • Sampaikan masalah yang ada (misal: banyak sampah di laci meja).

  • Sampaikan solusi atau ajakan (misal: ayo membuang sampah pada tempatnya).

  • Gunakan kalimat ajakan seperti: "Marilah kita..." atau "Mari bersama-sama..."

C. Penutup 

  • Kesimpulan: Ringkasan singkat dari isi pidato.

  • Permohonan Maaf: Menunjukkan kerendahan hati jika ada kesalahan kata.

  • Salam Penutup: Contoh: "Sekian dan terima kasih".

2. Teknik Membaca Naskah Pidato

Menulis naskah yang bagus saja tidak cukup. Kamu harus bisa menghidupkan naskah tersebut saat membacanya. Perhatikan 4 AS berikut:

  1. Artikulasi (Kejelasan):

    Ucapkan setiap kata dengan jelas. Huruf vokal ($A, I, U, E, O$) tidak boleh tertukar atau bergumam.

  2. Aksentuasi (Penekanan):

    Berikan penekanan pada kata-kata yang penting agar pendengar sadar bahwa bagian itu adalah inti pidatomu.

  3. Adab (Sikap):

    Berdiri tegak, tenang, dan tidak banyak melakukan gerakan tambahan yang tidak perlu (seperti menggaruk kepala).

  4. Atur Napas (Intonasi):

    Jangan membaca terlalu cepat seperti dikejar kereta. Gunakan tanda koma ($,$) untuk berhenti sebentar, dan titik ($.) untuk berhenti lebih lama.

SENI RUPA

a



A. Pengertian Limbah
Limbah adalah sisa bahan atau barang yang sudah tidak terpakai lagi dan dapat menjadi masalah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dalam seni rupa, limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya yang kreatif dan bernilai guna.

B. Jenis-Jenis Limbah
Limbah dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Limbah Organik
Limbah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai secara alami.
Contoh:Daun kering
Kulit buah
Sisa makanan

2. Limbah Anorganik
Limbah yang berasal dari bahan non-hayati dan sulit terurai.
Contoh:Plastik
Kaleng
Botol kaca

3. Limbah Keras
Limbah yang memiliki bentuk keras dan tidak mudah berubah.
Contoh:Kayu bekas
Botol kaca
Kaleng

4. Limbah Lunak
Limbah yang bersifat lembut dan mudah dibentuk.
Contoh:Kertas bekas
Kardus
Kain perca

C. Pemanfaatan Limbah dalam Seni Rupa
Limbah dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni, seperti: 
Kolase dari kertas bekas
Hiasan dari botol plastik
Kerajinan dari kain perca

Pemanfaatan limbah ini membantu:
Mengurangi sampah
Menjaga kebersihan lingkungan
Melatih kreativitas

D. Contoh Kegiatan
Membuat karya seni sederhana dari limbah, misalnya:Membuat tempat pensil dari botol bekas
Membuat kolase dari kertas majalah bekas

Latihan Soal :
1. Seorang seniman membuat pot bunga dari botol plastik bekas. Kegiatan ini merupakan contoh penerapan prinsip lingkungan yang mana?
A.Replace
B.Recycle
C.Reduce
D.Reuse

2. Mengapa penggunaan limbah organik seperti daun kering kurang cocok untuk membuat karya seni yang akan dipajang secara permanen di museum?
A. Warnanya kurang menarik dibandingkan plastik
B. Limbah organik berbahaya bagi kesehatan manusia
C. Bahannya mudah terurai dan rapuh seiring waktu
D. Limbah organik sulit didapatkan di alam

3. Andi memiliki banyak potongan sisa kain dari penjahit. Ia ingin membuat karya seni datar dengan menempelkan potongan-potongan tersebut hingga membentuk gambar pemandangan. Karya seni apa yang sedang dibuat Andi?
A. Mozaik
B. Assembling
C. Kolase
D. Patung

4. Kamu menemukan banyak kaleng bekas minuman. Kamu ingin mengubahnya menjadi wadah alat tulis yang indah. Langkah pertama yang paling penting dilakukan demi keamanan dan kebersihan adalah...
A. Memotong bagian tajam dan mencuci kaleng hingga bersih
B. Menjemur kaleng di bawah sinar matahari langsung
C. Menempelkan hiasan kertas di bagian luar kaleng
D. Langsung mewarnainya dengan cat minyak

5. Manakah dari karya seni berikut yang paling efektif dalam mengampanyekan gerakan 'Anti Sampah Plastik' di lingkungan masyarakat?
A. Lukisan pemandangan menggunakan cat air
B. Anyaman dari serat bambu alami
C. Kolase dari dedaunan kering yang berguguran
D. Patung raksasa yang dirakit dari ribuan tutup botol plastik bekas

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Materi Ajar Kelas 5 (Kamis 21 Mei 2026)

Nama Guru : Resi Irmayati, S.Pd. Mata Pelajaran :  1. Bahasa Indonesia : Pidato 2. Pendidikan Pancasila : Kerjasama antara Masyarakat dan Pe...

Postingan Populer