Hari/Tanggal : Kamis 27 November 2025
Muatan Pembelajaran :1. Bahasa Indonesia : Berwirausaha
2. Pend. Pancasila : Norma
Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia :
Elemen Berbicara dan Mempresentasikan
Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu memilih kata yang tepat sesuai dengan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mampu mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.
Capaian Pendidikan Pancasila :
Peserta didik mampu menyajikan hasil identifikasi bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara; mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari; melaksanakan praktik musyawarah untuk membuat kesepakatan dan aturan bersama, serta menerapkannya dalam lingkungan keluarga dan sekolah.
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah.
Adapun tujuan pembelajaran hari ini murid dapat menjelaskan idiom dan contoh-contohnya dan memahami hak dan kewajiban.
Bahasa Indonesia
Idiom
Contoh Idiom dan Artinya
Rendah hati: Tidak sombong
Mental baja: Tegar; pantang menyerah
Gulung tikar: Bangkrut
Banting tulang: Bekerja keras
Naik daun: Terkenal
Panjang tangan: Suka mencuri
Kembang desa: Gadis tercantik
Adu mulut: Berdebat
Kepala dingin: Tenang dan sabar
Gigit jari: Kecewa
Mata keranjang: Suka menggoda wanita
A. kuda hitam
B. lembah hitam
C. kambing hitam
D. kupu-kupu hitam
2. Patih Reksadanu mempunyai kesaktian. Kesaktiannya itu tidak ada yang mampu menandingi. Karena merasa mempunyai kesaktian, Patih Reksadanu tidak pernah mau menghargai orang lain. Ia merasa paling perkasa. Sifat yang dimiliki Patih Reksadanu dalam ilustrasi cerita di atas sesuai dengan ungkapan . . .
A. tinggi hati
B. lemah hati
C. keras hati
D. rendah hati
3. Pak Ranto seorang buruh bangunan. Ia selalu bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Setiap hari, ia harus basah kuyup oleh tetesan keringatnya sendiri. Dalam hati ia berkata, “Hanya inilah yang dapat aku lakukan.” Harapannya hanya ingin mendapat rezeki yang berlimpah. “Inilah yang akan dipersembahkan kepada keluargaku”.
Ungkapan yang sesuai dengan sikap Pak Ranto dalam ilustrasi cerita adalah . . .
A. Memeras keringat
B. Memeras otak
C. Beradu dengkul
D. Berkerut kening
4. Danu bukan anak pandai, tapi dia menyukai sepakbola. Setiap hari ia berlatih. Ia bahkan masuk dalam tim inti futsal di sekolahnya. Berbagai perlombaan sering diikuti Danu dan timnya. Sampai akhirnya Danu menjadi sosok yang dikenal dalam dunia sepakbola. Kehadirannya dalam setiap pertandingan selalu dinanti-nantikan oleh para pecinta sepakbola.
Ungkapan yang tepat untuk ilustrasi cerita di atas adalah . . .
A. naik daun
B. bintang lapangan
C. naik pitam
D. hijau daun
5. Adikku mempunyai seorang teman, Ia bernama Anton. Anton anak orang kaya. Orang tuanya sangat memanjakannya, apa pun keinginannya selalu dituruti. Akibatnya, Anton suka membanggakan kekayaan orang tuanya.
Ungkapan yang sesuai dengan ilustrasi cerita di atas adalah . . .
A. Besar hati
B. Anak mama
C. Besar mulut
D. Tinggi hati
Pendidikan Pancasila
Pendidikan Pancasila
Hak
Definisi: Segala sesuatu yang dimiliki dan harus diterima oleh seseorang sebagai warga negara, yang dijamin dan dilindungi oleh hukum.
Contoh:
- Hak atas perlindungan hukum (pasal 27 ayat 1 UUD 1945).
- Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak (pasal 27 ayat 2 UUD 1945).
- Hak untuk mendapatkan pendidikan (pasal 31 ayat 1 UUD 1945).
- Hak untuk berpendapat dan berekspresi.
- Hak untuk memeluk agama dan beribadah sesuai keyakinan.
Kewajiban
Definisi: Tanggung jawab moral, sosial, dan hukum yang harus dilakukan oleh setiap warga negara demi kepentingan bersama.
Contoh:
Contoh:
- Menjunjung hukum dan pemerintahan (pasal 27 ayat 1 UUD 1945).
- Ikut serta dalam upaya pembelaan negara (pasal 27 ayat 3 UUD 1945).
- Membayar pajak dan menjaga ketertiban umum.
- Menghormati hak asasi manusia orang lain (pasal 28J ayat 1 UUD 1945).
- Mengikuti pendidikan dasar dan menghormati guru.
Saling melengkapi: Hak dan kewajiban adalah dua sisi mata uang yang sama. Hak tidak bisa berdiri sendiri tanpa kewajiban, begitu pula sebaliknya.
Menciptakan keseimbangan: Keseimbangan antara hak dan kewajiban adalah kunci untuk menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera.
Contoh penerapan:
- Kita berhak atas keamanan, tetapi berkewajiban untuk menaati hukum agar keamanan terjaga.
- Kita berhak mendapatkan pendidikan, tetapi berkewajiban untuk belajar dengan sungguh-sungguh.
Wassalaamualaikum Wr Wb.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar