Selamat Belajar Anak Sholih/Sholihah

Rabu, 29 April 2026

Materi Ajar Kelas 5 (Kamis 30 April 2026)

Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd.
Muatan Pembelajaran :
1. Bahasa Indonesia : Pantun
2. Pendidikan Pancasila : Kerjasama antara Masyarakat dan Pemerintah

Hari/Tanggal : Kamis 30 April 2026
Kelas / Fase : 5 / C

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membuat pantun nasihat

TP Pendidikan Pancasila :
Murid diharapkan dapat menjelaskan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah kabupaten / kota.




Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

BAHASA INDONESIA







A. Pengertian Pantun
Pantun adalah salah satu bentuk puisi lama yang terdiri dari empat baris dalam satu bait. Pantun biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan, nasihat, atau hiburan.

B. Ciri-Ciri PantunTerdiri dari 4 baris dalam satu bait.
Baris pertama dan kedua disebut sampiran.
Baris ketiga dan keempat disebut isi.
Bersajak a-b-a-b.
Setiap baris terdiri dari 8–12 suku kata.

C. Pantun Nasihat
Pantun nasihat adalah pantun yang berisi pesan atau anjuran yang baik untuk kehidupan sehari-hari.
Contoh Pantun Nasihat:
Pergi ke pasar membeli ikan,
Jangan lupa membeli sayur,
Rajin belajar sejak dini,
Agar masa depan jadi makmur.

D. Langkah-Langkah Membuat Pantun NasihatTentukan tema (misalnya: rajin belajar, sopan santun, menjaga kebersihan).
Buat isi pantun terlebih dahulu (baris ke-3 dan ke-4).
Buat sampiran yang sesuai dengan rima isi (baris ke-1 dan ke-2).
Perhatikan jumlah suku kata dan rima a-b-a-b.
Gunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami.

E. Latihan
1. Identifikasi Pantun
Tentukan bagian sampiran dan isi dari pantun berikut:
Pergi ke taman memetik bunga,
Bunga indah berwarna merah,
Hormati orang tua kita,
Agar hidup penuh berkah.

2. Membuat Pantun
Buatlah satu pantun nasihat dengan tema “menjaga kebersihan”!

Pendidikan Pancasila





A. Pengantar Materi
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tidak bisa hidup sendiri. Pemerintah daerah dan masyarakat perlu bekerja sama agar lingkungan menjadi aman, nyaman, dan sejahtera. Kerja sama ini penting untuk membangun daerah.

B. Pengertian Penting
1. Masyarakat
Masyarakat adalah sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah dan saling berinteraksi.

2. Pemerintah Kabupaten/Kota
Pemerintah kabupaten/kota adalah lembaga yang mengatur dan mengurus wilayah daerah, dipimpin oleh:
Bupati (kabupaten)
Wali kota (kota)

Tugasnya antara lain:
Menyediakan layanan publik
Menjaga ketertiban
Membangun fasilitas umum

3. Kerja Sama
Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama.

C. Bentuk Kerja Sama antara Masyarakat dan Pemerintah
1. Menjaga Kebersihan LingkunganMasyarakat ikut gotong royong membersihkan lingkungan
Pemerintah menyediakan tempat sampah dan layanan pengangkutan
2. Pembangunan Fasilitas UmumPemerintah membangun jalan, sekolah, dan puskesmas
Masyarakat menjaga dan merawat fasilitas tersebut
3. Keamanan LingkunganMasyarakat melakukan ronda malam
Pemerintah menyediakan aparat keamanan
4. Kegiatan SosialKerja bakti
Program bantuan sosial dari pemerintah

D. Contoh Nyata dalam Kehidupan Sehari-hariWarga mengikuti kerja bakti membersihkan selokan
Masyarakat membayar pajak daerah
Warga mengikuti musyawarah desa/kelurahan
Pemerintah memperbaiki jalan rusak berdasarkan usulan warga

E. Manfaat Kerja SamaLingkungan menjadi bersih dan sehat
Pembangunan berjalan lancar
Kehidupan masyarakat lebih aman
Terjalin hubungan yang baik antara masyarakat dan pemerintah

F. Nilai-Nilai Pancasila dalam Kerja Sama
Kerja sama mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama:Sila ke-3: Persatuan Indonesia
Sila ke-4: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

G. Sikap yang Perlu DikembangkanMau ikut serta dalam kegiatan lingkungan
Bertanggung jawab sebagai warga
Menghormati kebijakan pemerintah
Aktif memberikan saran dengan sopan

H. Aktivitas Pembelajaran
1. Diskusi Kelompok
Diskusikan:Bentuk kerja sama apa yang pernah kamu lihat di lingkunganmu?
Apa peran masyarakat dan pemerintah?
2. Tugas Individu
Tuliskan:1 contoh kerja sama masyarakat dan pemerintah
Jelaskan manfaatnya

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Materi Ajar Kelas 5 (Rabu 29 April 2026)

Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd.
Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Luas dan Keliling Bangun Datar Gabungan
2. Bahasa Indonesia : Pantun
3. Seni Rupa : Karya Seni Dari Bahan Daur Ulang

Hari/Tanggal : Rabu 28 April 2026
Kelas / Fase : 5 / C

TP Matematika :
Peserta didik dapat menentukan keliling dan luas gabungan bangun datar

TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat membuat pantun nasihat

TP Seni Rupa :
Murid diharapkan dapat menjelaskan pengertian dan jenis-jenis limbah




Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

MATEMATIKA

Luas dan Keliling Bangun datar gabungan


1. Pengertian Bangun Datar Gabungan

Bangun datar gabungan adalah bangun yang terdiri dari dua atau lebih bangun datar sederhana, seperti persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, dan lain-lain, yang digabung menjadi satu bentuk.

Contoh:

  • Rumah (gabungan persegi panjang + segitiga)
  • Huruf L (gabungan beberapa persegi panjang)

2. Cara Menghitung Luas Bangun Gabungan

🔑 Langkah-langkah:

  1. Pisahkan bangun menjadi bangun sederhana
  2. Hitung luas masing-masing bangun
  3. Jumlahkan atau kurangkan sesuai bentuk

📐 Rumus Bangun Dasar:

  • Persegi = s × s
  • Persegi panjang = p × l
  • Segitiga = ½ × alas × tinggi
  • Lingkaran = π × r²

✏️ Contoh Soal 1:

Sebuah bangun terdiri dari:

  • Persegi panjang (p = 10 cm, l = 5 cm)
  • Segitiga di atasnya (alas = 10 cm, tinggi = 4 cm)

Jawaban:

  • Luas persegi panjang = 10 × 5 = 50 cm²
  • Luas segitiga = ½ × 10 × 4 = 20 cm²

👉 Total luas = 50 + 20 = 70 cm²

✏️ Contoh Soal 2 (Pengurangan):

Sebuah persegi panjang (12 × 8 cm) terdapat lubang berbentuk persegi (4 × 4 cm)

Jawaban:

  • Luas besar = 12 × 8 = 96 cm²
  • Luas kecil = 4 × 4 = 16 cm²

👉 Luas gabungan = 96 − 16 = 80 cm²

3. Cara Menghitung Keliling Bangun Gabungan

🔑 Langkah-langkah:

  1. Perhatikan sisi luar saja
  2. Jangan hitung sisi dalam
  3. Jumlahkan semua sisi terluar

✏️ Contoh Soal:

Bangun berbentuk huruf L dengan sisi:

  • Panjang total sisi luar = 30 cm

👉 Keliling = 30 cm

⚠️ Catatan:
Jika ada sisi yang tidak diketahui, cari dulu dengan logika atau pengurangan panjang.

LATIHAN SOAL :

1. Dua buah persegi identik dengan sisi 8 cm ditumpuk sehingga membentuk satu persegi panjang besar. Berapakah keliling dari bangun gabungan tersebut?

2. Sebuah segitiga sama kaki dengan alas 12 cm dan tinggi 8 cm diletakkan di atas sebuah persegi yang memiliki panjang sisi yang sama dengan alas segitiga tersebut. Berapakah luas total bangun gabungan ini?

3. Sebuah trapesium siku-siku memiliki tinggi 10 cm, sisi sejajar 15 cm dan 20 cm. Di atas sisi yang lebih panjang, ditempelkan sebuah persegi panjang berukuran 20 X 5 cm. Berapakah luas gabungan bangun tersebut?

4. Bangun gabungan dibentuk dari sebuah persegi dengan sisi 10 cm dan empat buah segitiga sama sisi dengan sisi 10 cm yang menempel pada setiap sisi persegi. Bangun apakah yang terbentuk dan berapakah kelilingnya?

BAHASA INDONESIA







A. Pengertian Pantun
Pantun adalah salah satu bentuk puisi lama yang terdiri dari empat baris dalam satu bait. Pantun biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan, nasihat, atau hiburan.

B. Ciri-Ciri PantunTerdiri dari 4 baris dalam satu bait.
Baris pertama dan kedua disebut sampiran.
Baris ketiga dan keempat disebut isi.
Bersajak a-b-a-b.
Setiap baris terdiri dari 8–12 suku kata.

C. Pantun Nasihat
Pantun nasihat adalah pantun yang berisi pesan atau anjuran yang baik untuk kehidupan sehari-hari.
Contoh Pantun Nasihat:
Pergi ke pasar membeli ikan,
Jangan lupa membeli sayur,
Rajin belajar sejak dini,
Agar masa depan jadi makmur.

D. Langkah-Langkah Membuat Pantun NasihatTentukan tema (misalnya: rajin belajar, sopan santun, menjaga kebersihan).
Buat isi pantun terlebih dahulu (baris ke-3 dan ke-4).
Buat sampiran yang sesuai dengan rima isi (baris ke-1 dan ke-2).
Perhatikan jumlah suku kata dan rima a-b-a-b.
Gunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami.

E. Latihan
1. Identifikasi Pantun
Tentukan bagian sampiran dan isi dari pantun berikut:
Pergi ke taman memetik bunga,
Bunga indah berwarna merah,
Hormati orang tua kita,
Agar hidup penuh berkah.

2. Membuat Pantun
Buatlah satu pantun nasihat dengan tema “menjaga kebersihan”!

SENI RUPA










A. Pengertian Limbah
Limbah adalah sisa bahan atau barang yang sudah tidak terpakai lagi dan dapat menjadi masalah bagi lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Dalam seni rupa, limbah dapat dimanfaatkan kembali menjadi karya yang kreatif dan bernilai guna.

B. Jenis-Jenis Limbah
Limbah dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Limbah Organik
Limbah yang berasal dari makhluk hidup dan mudah terurai secara alami.
Contoh:Daun kering
Kulit buah
Sisa makanan

2. Limbah Anorganik
Limbah yang berasal dari bahan non-hayati dan sulit terurai.
Contoh:Plastik
Kaleng
Botol kaca

3. Limbah Keras
Limbah yang memiliki bentuk keras dan tidak mudah berubah.
Contoh:Kayu bekas
Botol kaca
Kaleng

4. Limbah Lunak
Limbah yang bersifat lembut dan mudah dibentuk.
Contoh:Kertas bekas
Kardus
Kain perca

C. Pemanfaatan Limbah dalam Seni Rupa
Limbah dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya seni, seperti: 
Kolase dari kertas bekas
Hiasan dari botol plastik
Kerajinan dari kain perca

Pemanfaatan limbah ini membantu:
Mengurangi sampah
Menjaga kebersihan lingkungan
Melatih kreativitas

D. Contoh Kegiatan
Membuat karya seni sederhana dari limbah, misalnya:Membuat tempat pensil dari botol bekas
Membuat kolase dari kertas majalah bekas

E. Latihan
1. Pilihan Ganda
Limbah yang mudah terurai disebut …
a. Limbah keras
b. Limbah organik
c. Limbah anorganik
d. Limbah berbahaya

2. Uraian
Sebutkan 3 contoh limbah anorganik di lingkungan sekitarmu!

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Selasa, 28 April 2026

Materi Ajar Kelas 5 (Selasa 28 April 2026)

 Nama Guru : Resi Irmayati, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. IPAS : Keragaman Budaya Nasional
2. Pendidikan Pancasila : Kerjasama antara Masyarakat dan Pemerintah

Hari/Tanggal : Selasa / 28 April 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP IPAS :
Murid diharapkan dapat menjelaskan keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayahnya.

TP Pendidikan Pancasila :
Murid diharapkan dapat menjelaskan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah kabupaten / kota.
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

IPAS





A. Pengantar Materi
Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Setiap daerah memiliki adat istiadat, bahasa, pakaian, rumah adat, dan tradisi yang berbeda-beda. Walaupun berbeda, kita tetap satu bangsa. Inilah yang disebut kebinekaan.

B. Pengertian Penting
1. Keragaman Budaya
Keragaman budaya adalah berbagai perbedaan budaya yang ada di masyarakat, seperti:Bahasa daerah
Tarian tradisional
Rumah adat
Pakaian adat
Upacara adat

Contoh:Tari Tor-Tor dari Sumatera Utara
Rumah Gadang dari Sumatera Barat
Tari Kecak dari Bali

2. Kebinekaan
Kebinekaan berarti keberagaman. Indonesia memiliki semboyan:
Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.
Maknanya:Kita harus saling menghargai perbedaan
Tidak membeda-bedakan suku, agama, atau budaya

3. Kearifan Lokal
Kearifan lokal adalah nilai-nilai baik yang berkembang dalam masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun.
Contoh kearifan lokal:Gotong royong
Musyawarah
Sopan santun
Menghormati orang tua
Menjaga lingkungan

C. Keragaman Budaya di Lingkungan Sekitar
Setiap daerah memiliki budaya khas. Misalnya di Sumatera Utara:
Tradisi adat Batak
Bahasa Batak
Upacara adat pernikahan Batak
Nilai kekeluargaan yang kuat

Nilai kearifan lokal yang bisa dipelajari:
Kebersamaan dalam keluarga
Menghormati leluhur
Gotong royong dalam acara adat

D. Hubungan Keragaman Budaya dengan Kebinekaan
Keragaman budaya menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak perbedaan. Namun perbedaan ini justru memperkuat persatuan.
Contohnya:Walaupun berbeda bahasa, kita tetap bisa berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia
Walaupun berbeda adat, kita tetap saling menghormati

E. Sikap yang Harus Dikembangkan
Sebagai siswa, sikap yang perlu ditanamkan:Menghargai perbedaan budaya
Tidak mengejek budaya lain
Mau belajar budaya daerah lain
Melestarikan budaya sendiri

F. Aktivitas Pembelajaran
1. DiskusiApa saja budaya yang ada di daerahmu?
Nilai kearifan lokal apa yang masih diterapkan?

2. Tugas Individu
Tuliskan:
1 contoh budaya daerahmu
1 nilai kearifan lokal dari budaya tersebut
Jelaskan manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari

G. Penilaian Sederhana
Pilihan GandaBhinneka Tunggal Ika berarti …
a. Sama semua
b. Berbeda-beda tetapi tetap satu
c. Hidup sendiri
d. Tidak peduli

Contoh kearifan lokal adalah …
a. Bermain game
b. Gotong royong
c. Menonton TV
d. Belanja

UraianJelaskan hubungan antara keragaman budaya dan kebinekaan!

H. Penutup
Keragaman budaya adalah kekayaan bangsa Indonesia. Dengan memahami kearifan lokal, kita dapat hidup rukun dalam kebinekaan.

Pendidikan Pancasila





A. Pengantar Materi
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tidak bisa hidup sendiri. Pemerintah daerah dan masyarakat perlu bekerja sama agar lingkungan menjadi aman, nyaman, dan sejahtera. Kerja sama ini penting untuk membangun daerah.

B. Pengertian Penting
1. Masyarakat
Masyarakat adalah sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah dan saling berinteraksi.

2. Pemerintah Kabupaten/Kota
Pemerintah kabupaten/kota adalah lembaga yang mengatur dan mengurus wilayah daerah, dipimpin oleh:
Bupati (kabupaten)
Wali kota (kota)

Tugasnya antara lain:
Menyediakan layanan publik
Menjaga ketertiban
Membangun fasilitas umum

3. Kerja Sama
Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama.

C. Bentuk Kerja Sama antara Masyarakat dan Pemerintah
1. Menjaga Kebersihan LingkunganMasyarakat ikut gotong royong membersihkan lingkungan
Pemerintah menyediakan tempat sampah dan layanan pengangkutan
2. Pembangunan Fasilitas UmumPemerintah membangun jalan, sekolah, dan puskesmas
Masyarakat menjaga dan merawat fasilitas tersebut
3. Keamanan LingkunganMasyarakat melakukan ronda malam
Pemerintah menyediakan aparat keamanan
4. Kegiatan SosialKerja bakti
Program bantuan sosial dari pemerintah

D. Contoh Nyata dalam Kehidupan Sehari-hariWarga mengikuti kerja bakti membersihkan selokan
Masyarakat membayar pajak daerah
Warga mengikuti musyawarah desa/kelurahan
Pemerintah memperbaiki jalan rusak berdasarkan usulan warga

E. Manfaat Kerja SamaLingkungan menjadi bersih dan sehat
Pembangunan berjalan lancar
Kehidupan masyarakat lebih aman
Terjalin hubungan yang baik antara masyarakat dan pemerintah

F. Nilai-Nilai Pancasila dalam Kerja Sama
Kerja sama mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama:Sila ke-3: Persatuan Indonesia
Sila ke-4: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

G. Sikap yang Perlu DikembangkanMau ikut serta dalam kegiatan lingkungan
Bertanggung jawab sebagai warga
Menghormati kebijakan pemerintah
Aktif memberikan saran dengan sopan

H. Aktivitas Pembelajaran
1. Diskusi Kelompok
Diskusikan:Bentuk kerja sama apa yang pernah kamu lihat di lingkunganmu?
Apa peran masyarakat dan pemerintah?
2. Tugas Individu
Tuliskan:1 contoh kerja sama masyarakat dan pemerintah
Jelaskan manfaatnya

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Refleksi : 
Alhamdulillah kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar pada materi ipas tentang keberagaman nasional Indonesia dri 27 murid masih ada 2 murid yang kesulitan dalam memahami keberagaman. 

Minggu, 26 April 2026

Materi Ajar Kelas 5 (Senin 27 April 2026)

Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd.

Muatan Pembelajaran : 
1. Matematika : Luas dan Keliling Segiempat
2. Bahasa Indonesia : Kata Penghubung
3. Seni Rupa : Ragam Hias

Hari/Tanggal : Senin 27 April 2026
Kelas / Fase : 5 / C
TP Matematika :
Peserta didik dapat menentukan keliling dan luas gabungan bangun datar

TP Bahasa Indonesia :
Murid diharapkan dapat menggunakan kata hubung dengan tepat

TP Seni Rupa :Murid diharapkan dapat menjelaskan pengertian ragam hias dan mampu menjelaskan fungsi ragam hias




Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

Matematika 


Luas persegi dihitung dengan rumus
Luas persegi = S X S (sisi kali sisi) atau
, sedangkan kelilingnya adalah 4 x S (empat kali sisi). Persegi memiliki empat sisi yang sama panjang, sehingga perhitungannya cukup menggunakan satu nilai sisi.

Persegi panjang adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh dua pasang rusuk yang masing-masing sama panjang dan sejajar dengan pasangannya, serta memiliki empat buah sudut yang semuanya adalah sudut siku-siku (90°).

Ciri-ciri Utama Persegi Panjang:
Memiliki dua sisi yang lebih panjang, disebut Panjang.
Memiliki dua sisi yang lebih pendek, disebut Lebar.
Keempat sudutnya sama besar 90 derajat.

Rumus Keliling Persegi Panjang
Keliling adalah jumlah total panjang seluruh pinggiran atau garis luar bangun datar tersebut. Bayangkan kamu sedang berjalan mengelilingi tepi lapangan; jarak yang kamu tempuh itulah kelilingnya.

Karena ada dua sisi panjang dan dua sisi lebar, rumusnya adalah:

Rumus Luas Persegi Panjang
Luas adalah besarnya daerah atau "isi" di dalam batas-batas persegi panjang tersebut. Untuk menghitungnya, kita cukup mengalikan sisi panjang dengan sisi lebarnya.





Bahasa Indonesia


Kata penghubung (konjungsi) adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan dua kata, frasa, atau kalimat agar menjadi lebih jelas dan padu.

🧩 Jenis-Jenis Kata Penghubung

1. Kata Penghubung Penambahan

Digunakan untuk menambahkan informasi.

Contoh kata:

  • dan
  • serta

Contoh kalimat:

  • Ani membeli buku dan pensil.
  • Ibu memasak sayur serta ikan goreng.

2. Kata Penghubung Pilihan

Digunakan untuk menyatakan pilihan.

Contoh kata:

  • atau

Contoh kalimat:

  • Kamu mau teh atau kopi?
  • Pilih merah atau biru.

3. Kata Penghubung Pertentangan

Digunakan untuk menyatakan hal yang berlawanan.

Contoh kata:

  • tetapi
  • namun

Contoh kalimat:

  • Dia rajin belajar, tetapi nilainya belum bagus.
  • Hari ini panas, namun saya tetap berolahraga.

4. Kata Penghubung Sebab-Akibat

Digunakan untuk menjelaskan sebab atau akibat.

Contoh kata:

  • karena
  • sehingga

Contoh kalimat:

  • Saya tidak masuk sekolah karena sakit.
  • Dia belajar dengan giat sehingga lulus ujian.

5. Kata Penghubung Waktu

Digunakan untuk menjelaskan hubungan waktu.

Contoh kata:

  • ketika
  • setelah
  • sebelum

Contoh kalimat:

  • Saya mandi setelah bermain.
  • Sebelum tidur, saya membaca buku.

6. Kata Penghubung Tujuan

Digunakan untuk menyatakan tujuan.

Contoh kata:

  • agar
  • supaya

Contoh kalimat:

  • Belajar yang rajin agar pintar.
  • Saya menabung supaya bisa membeli sepeda.

Contoh Penggunaan dalam Paragraf

Setiap pagi, Rina bangun lebih awal dan membantu ibunya. Ia sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat sekolah. Rina belajar dengan rajin agar mendapatkan nilai bagus, sehingga ia menjadi juara kelas.


SENI RUPA


  • Jenis-Jenis Motif Ragam Hias:
    • Flora: Tumbuhan, daun, bunga, sulur-suluran.
    • Fauna: Hewan, seperti kupu-kupu, burung, naga, atau gajah.
    • Geometris: Pola ilmu ukur seperti garis zigzag, lingkaran, segitiga, ceplok, dan kawung.
    • Figuratif: Penggayaan bentuk manusia.
  • Pola Ragam Hias:
    • Pola Simetris: Bagian kanan dan kiri sama (keseimbangan).
    • Pola Asimetris: Bagian kanan dan kiri tidak sama tetapi seimbang.
    • Pola Teratur/Bebas: Susunan motif yang berulang secara teratur atau tidak.
  • Teknik Pembuatan:
    • Stilasi (Penggayaan): Menyederhanakan atau mengubah bentuk asli tanpa menghilangkan karakter objek.
    • Penerapan: Dapat dibuat dengan cara menggambar, batik, atau ukiran.
  • Contoh Ragam Hias Nusantara:
    • Motif Ceplok Grompol (Yogyakarta).
    • Motif Kawung (Jawa).
    • Motif batik Dayak/Naga Asoq (Kalimantan).
Fungsi Ragam Hias:
  1. Dekoratif: Menambah keindahan benda/bidang.
  2. Simbolis: Memiliki makna tertentu pada adat atau budaya.
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Jumat, 24 April 2026

Materi Ajar Kelas 5 (Jumat 24 April 2026)

Nama Guru : Resi Irmayati, S.Pd.

Mata Pelajaran :
1. IPAS : Keragaman Budaya Nasional
2. Pendidikan Pancasila : Kerjasama antara Masyarakat dan Pemerintah

Hari/Tanggal : Jumat / 24 April 2026

Kelas / Fase : 5 / C

TP IPAS :
Murid diharapkan dapat menjelaskan keragaman budaya nasional yang dikaitkan dengan konteks kebinekaan berdasarkan pemahamannya terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayahnya.

Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....

IPAS





A. Pengantar Materi
Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Setiap daerah memiliki adat istiadat, bahasa, pakaian, rumah adat, dan tradisi yang berbeda-beda. Walaupun berbeda, kita tetap satu bangsa. Inilah yang disebut kebinekaan.

B. Pengertian Penting
1. Keragaman Budaya
Keragaman budaya adalah berbagai perbedaan budaya yang ada di masyarakat, seperti:Bahasa daerah
Tarian tradisional
Rumah adat
Pakaian adat
Upacara adat

Contoh:Tari Tor-Tor dari Sumatera Utara
Rumah Gadang dari Sumatera Barat
Tari Kecak dari Bali

2. Kebinekaan
Kebinekaan berarti keberagaman. Indonesia memiliki semboyan:
Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.
Maknanya:Kita harus saling menghargai perbedaan
Tidak membeda-bedakan suku, agama, atau budaya

3. Kearifan Lokal
Kearifan lokal adalah nilai-nilai baik yang berkembang dalam masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun.
Contoh kearifan lokal:Gotong royong
Musyawarah
Sopan santun
Menghormati orang tua
Menjaga lingkungan

C. Keragaman Budaya di Lingkungan Sekitar
Setiap daerah memiliki budaya khas. Misalnya di Sumatera Utara:
Tradisi adat Batak
Bahasa Batak
Upacara adat pernikahan Batak
Nilai kekeluargaan yang kuat

Nilai kearifan lokal yang bisa dipelajari:
Kebersamaan dalam keluarga
Menghormati leluhur
Gotong royong dalam acara adat

D. Hubungan Keragaman Budaya dengan Kebinekaan
Keragaman budaya menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak perbedaan. Namun perbedaan ini justru memperkuat persatuan.
Contohnya:Walaupun berbeda bahasa, kita tetap bisa berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia
Walaupun berbeda adat, kita tetap saling menghormati

E. Sikap yang Harus Dikembangkan
Sebagai siswa, sikap yang perlu ditanamkan:Menghargai perbedaan budaya
Tidak mengejek budaya lain
Mau belajar budaya daerah lain
Melestarikan budaya sendiri

F. Aktivitas Pembelajaran
1. DiskusiApa saja budaya yang ada di daerahmu?
Nilai kearifan lokal apa yang masih diterapkan?

2. Tugas Individu
Tuliskan:
1 contoh budaya daerahmu
1 nilai kearifan lokal dari budaya tersebut
Jelaskan manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari

G. Penilaian Sederhana
Pilihan GandaBhinneka Tunggal Ika berarti …
a. Sama semua
b. Berbeda-beda tetapi tetap satu
c. Hidup sendiri
d. Tidak peduli

Contoh kearifan lokal adalah …
a. Bermain game
b. Gotong royong
c. Menonton TV
d. Belanja

Uraian
Jelaskan hubungan antara keragaman budaya dan kebinekaan!

H. Penutup
Keragaman budaya adalah kekayaan bangsa Indonesia. Dengan memahami kearifan lokal, kita dapat hidup rukun dalam kebinekaan.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Kamis, 23 April 2026

Materi Ajar Kelas (Kamis 23 April 2026)

Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd.

Muatan Pembelajaran : 
1. Bahasa Indonesia : Kata Penghubung
2.Pendidikan Pancasila : 

Hari/Tanggal : Kamis 23 April 2026
Kelas / Fase : 5 / C

TP Bahasa Indonesia :
Murid diharapkan dapat menggunakan kata hubung dengan tepat

TP Pendidikan Pancasila :
Murid diharapkan dapat menjelaskan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah kabupaten / kota.




Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menggunakan kata penghubung, dan menjelaskan pengertian ragam hias dan Murid diharapkan dapat menjelaskan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah kabupaten / kota.

Bahasa Indonesia


Kata penghubung (konjungsi) adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan dua kata, frasa, atau kalimat agar menjadi lebih jelas dan padu.

🧩 Jenis-Jenis Kata Penghubung

1. Kata Penghubung Penambahan

Digunakan untuk menambahkan informasi.

Contoh kata:

  • dan
  • serta

Contoh kalimat:

  • Ani membeli buku dan pensil.
  • Ibu memasak sayur serta ikan goreng.

2. Kata Penghubung Pilihan

Digunakan untuk menyatakan pilihan.

Contoh kata:

  • atau

Contoh kalimat:

  • Kamu mau teh atau kopi?
  • Pilih merah atau biru.

3. Kata Penghubung Pertentangan

Digunakan untuk menyatakan hal yang berlawanan.

Contoh kata:

  • tetapi
  • namun

Contoh kalimat:

  • Dia rajin belajar, tetapi nilainya belum bagus.
  • Hari ini panas, namun saya tetap berolahraga.

4. Kata Penghubung Sebab-Akibat

Digunakan untuk menjelaskan sebab atau akibat.

Contoh kata:

  • karena
  • sehingga

Contoh kalimat:

  • Saya tidak masuk sekolah karena sakit.
  • Dia belajar dengan giat sehingga lulus ujian.

5. Kata Penghubung Waktu

Digunakan untuk menjelaskan hubungan waktu.

Contoh kata:

  • ketika
  • setelah
  • sebelum

Contoh kalimat:

  • Saya mandi setelah bermain.
  • Sebelum tidur, saya membaca buku.

6. Kata Penghubung Tujuan

Digunakan untuk menyatakan tujuan.

Contoh kata:

  • agar
  • supaya

Contoh kalimat:

  • Belajar yang rajin agar pintar.
  • Saya menabung supaya bisa membeli sepeda.

Contoh Penggunaan dalam Paragraf

Setiap pagi, Rina bangun lebih awal dan membantu ibunya. Ia sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat sekolah. Rina belajar dengan rajin agar mendapatkan nilai bagus, sehingga ia menjadi juara kelas.


Pendidikan Pancasila 





A. Pengantar Materi
Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat tidak bisa hidup sendiri. Pemerintah daerah dan masyarakat perlu bekerja sama agar lingkungan menjadi aman, nyaman, dan sejahtera. Kerja sama ini penting untuk membangun daerah.

B. Pengertian Penting
1. Masyarakat
Masyarakat adalah sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah dan saling berinteraksi.

2. Pemerintah Kabupaten/Kota
Pemerintah kabupaten/kota adalah lembaga yang mengatur dan mengurus wilayah daerah, dipimpin oleh:
Bupati (kabupaten)
Wali kota (kota)

Tugasnya antara lain:
Menyediakan layanan publik
Menjaga ketertiban
Membangun fasilitas umum

3. Kerja Sama
Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama.

C. Bentuk Kerja Sama antara Masyarakat dan Pemerintah
1. Menjaga Kebersihan LingkunganMasyarakat ikut gotong royong membersihkan lingkungan
Pemerintah menyediakan tempat sampah dan layanan pengangkutan
2. Pembangunan Fasilitas UmumPemerintah membangun jalan, sekolah, dan puskesmas
Masyarakat menjaga dan merawat fasilitas tersebut
3. Keamanan LingkunganMasyarakat melakukan ronda malam
Pemerintah menyediakan aparat keamanan
4. Kegiatan SosialKerja bakti
Program bantuan sosial dari pemerintah

D. Contoh Nyata dalam Kehidupan Sehari-hariWarga mengikuti kerja bakti membersihkan selokan
Masyarakat membayar pajak daerah
Warga mengikuti musyawarah desa/kelurahan
Pemerintah memperbaiki jalan rusak berdasarkan usulan warga

E. Manfaat Kerja SamaLingkungan menjadi bersih dan sehat
Pembangunan berjalan lancar
Kehidupan masyarakat lebih aman
Terjalin hubungan yang baik antara masyarakat dan pemerintah

F. Nilai-Nilai Pancasila dalam Kerja Sama
Kerja sama mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama:Sila ke-3: Persatuan Indonesia
Sila ke-4: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

G. Sikap yang Perlu DikembangkanMau ikut serta dalam kegiatan lingkungan
Bertanggung jawab sebagai warga
Menghormati kebijakan pemerintah
Aktif memberikan saran dengan sopan

H. Aktivitas Pembelajaran
1. Diskusi Kelompok
Diskusikan:Bentuk kerja sama apa yang pernah kamu lihat di lingkunganmu?
Apa peran masyarakat dan pemerintah?
2. Tugas Individu
Tuliskan:1 contoh kerja sama masyarakat dan pemerintah
Jelaskan manfaatnya

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Wassalamualikum wr.wb.

Refleksi :
Alhamdulillah kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar pada mata pelajaran bahasa indonesia dari dua puluh tujuh peserta didik masih ada dua siswa yang kurang teliti dalam menentukan kata hubung.

Materi Ajar Kelas 5 (Kamis 30 April 2026)

Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd. Muatan Pembelajaran : 1. Bahasa Indonesia : Pantun 2. Pendidikan Pancasila : Kerjasama antara Masyarakat d...

Postingan Populer