Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd.
Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Luas dan Keliling Segiempat
2. Bahasa Indonesia : Kalimat Perintah
3. Seni Rupa : Ragam Hias
Hari/Tanggal : Rabu 8 April 2026
Kelas / Fase : 5 / C
TP Matematika :
Peserta didik dapat menentukan keliling dan luas gabungan bangun datar
TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat memahami jenis kalimat perintah beserta contohnya
TP Seni Rupa :
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat menentukan luas segiempat, memahami jenis kalimat perintah, dan menjelaskan pengertian ragam hias dan mampu menjelaskan fungsi ragam hias
Matematika
Luas persegi dihitung dengan rumus
Luas persegu = S X S (sisi kali sisi) atau
, sedangkan kelilingnya adalah 4 x S (empat kali sisi). Persegi memiliki empat sisi yang sama panjang, sehingga perhitungannya cukup menggunakan satu nilai sisi.
Latihan!
1. Sebuah persegi memiliki panjang sisi 8 cm.
Hitunglah keliling persegi tersebut!
2. Sebuah persegi memiliki panjang sisi 10 cm.
Berapakah luas persegi tersebut?
3. Keliling sebuah persegi adalah 36 cm.
Berapakah panjang sisi persegi itu?
4. Luas sebuah persegi adalah 49 cm².
Tentukan panjang sisi perseginya!
5. Sebuah taman berbentuk persegi memiliki sisi 12 m.
Hitunglah:
a. Keliling taman
b. Luas taman
Bahasa Indonesia
SENI RUPA
Kalimat perintah (imperatif) adalah kalimat yang bertujuan meminta atau menyuruh orang lain melakukan sesuatu, ditandai dengan intonasi tinggi/naik, penggunaan partikel -lah atau -kan, dan diakhiri tanda seru (!). Jenisnya meliputi perintah biasa, ajakan (ayo, mari), larangan (jangan), permintaan (tolong), dan saran/harapan.
Jenis-Jenis Kalimat Perintah dan Contohnya (Kelas 5)
- Kalimat Perintah Biasa (Langsung): Perintah tegas langsung.
- Contoh: "Tutup pintunya!" atau "Bersihkan papan tulis itu!".
- Kalimat Perintah Ajakan: Mengajak orang lain melakukan sesuatu. Biasanya menggunakan kata ayo, mari, marilah.
- Contoh: "Ayo, kita bersihkan taman!" atau "Marilah belajar bersama!".
- Kalimat Perintah Larangan: Melarang melakukan sesuatu. Menggunakan kata jangan atau dilarang.
- Contoh: "Jangan membuang sampah sembarangan!" atau "Dilarang menginjak rumput!".
- Kalimat Perintah Permintaan/Permohonan: Meminta bantuan dengan sopan. Menggunakan kata tolong, harap, mohon.
- Contoh: "Tolong ambilkan buku itu!" atau "Harap tenang saat ujian!".
- Kalimat Perintah Saran/Harapan: Memberi saran atau harapan. Menggunakan kata sebaiknya, seharusnya, hendaknya.
- Contoh: "Sebaiknya kamu makan obat ini!" atau "Hendaklah kita jujur!".
Ciri-Ciri Kalimat Perintah:
- Menggunakan tanda seru (!) di akhir kalimat.
- Intonasi tinggi atau naik.
- Sering menggunakan partikel -lah atau -kan (Contoh: Buanglah, Kerjakan).
- Subjek/pelaku seringkali tidak diungkapkan secara langsung.
SENI RUPA
- Jenis-Jenis Motif Ragam Hias:
- Flora: Tumbuhan, daun, bunga, sulur-suluran.
- Fauna: Hewan, seperti kupu-kupu, burung, naga, atau gajah.
- Geometris: Pola ilmu ukur seperti garis zigzag, lingkaran, segitiga, ceplok, dan kawung.
- Figuratif: Penggayaan bentuk manusia.
- Pola Ragam Hias:
- Pola Simetris: Bagian kanan dan kiri sama (keseimbangan).
- Pola Asimetris: Bagian kanan dan kiri tidak sama tetapi seimbang.
- Pola Teratur/Bebas: Susunan motif yang berulang secara teratur atau tidak.
- Teknik Pembuatan:
- Stilasi (Penggayaan): Menyederhanakan atau mengubah bentuk asli tanpa menghilangkan karakter objek.
- Penerapan: Dapat dibuat dengan cara menggambar, batik, atau ukiran.
- Contoh Ragam Hias Nusantara:
- Motif Ceplok Grompol (Yogyakarta).
- Motif Kawung (Jawa).
- Motif batik Dayak/Naga Asoq (Kalimantan).
Fungsi Ragam Hias:
- Dekoratif: Menambah keindahan benda/bidang.
- Simbolis: Memiliki makna tertentu pada adat atau budaya.
Wassalamualikum wr.wb.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar