Guru Kelas : Resi Irmayati, S.Pd.
Muatan Pembelajaran :
1. Bahasa Indonesia : Kalimat Perintah2. Pend Pancasila : Makna Persatuan dan Kesatuan
Hari/Tanggal : Kamis 2 April 2026
Kelas / Fase : 5 / C
TP Bahasa Indonesia :
Murid dapat memahami jenis kalimat perintah beserta contohnya
TP Pendidikan Pancasila :
Murid diharapkan dapat menjelaskan makna persatuan dan kesatuan
Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini anak-anak bu guru dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini peserta didik dapat memahami jenis kalimat perintah, dan menjelaskan makna persatuan dan kesatuan.
Bahasa Indonesia
Kalimat perintah (imperatif) adalah kalimat yang bertujuan meminta atau menyuruh orang lain melakukan sesuatu, ditandai dengan intonasi tinggi/naik, penggunaan partikel -lah atau -kan, dan diakhiri tanda seru (!). Jenisnya meliputi perintah biasa, ajakan (ayo, mari), larangan (jangan), permintaan (tolong), dan saran/harapan.
Jenis-Jenis Kalimat Perintah dan Contohnya (Kelas 5)
- Kalimat Perintah Biasa (Langsung): Perintah tegas langsung.
- Contoh: "Tutup pintunya!" atau "Bersihkan papan tulis itu!".
- Kalimat Perintah Ajakan: Mengajak orang lain melakukan sesuatu. Biasanya menggunakan kata ayo, mari, marilah.
- Contoh: "Ayo, kita bersihkan taman!" atau "Marilah belajar bersama!".
- Kalimat Perintah Larangan: Melarang melakukan sesuatu. Menggunakan kata jangan atau dilarang.
- Contoh: "Jangan membuang sampah sembarangan!" atau "Dilarang menginjak rumput!".
- Kalimat Perintah Permintaan/Permohonan: Meminta bantuan dengan sopan. Menggunakan kata tolong, harap, mohon.
- Contoh: "Tolong ambilkan buku itu!" atau "Harap tenang saat ujian!".
- Kalimat Perintah Saran/Harapan: Memberi saran atau harapan. Menggunakan kata sebaiknya, seharusnya, hendaknya.
- Contoh: "Sebaiknya kamu makan obat ini!" atau "Hendaklah kita jujur!".
Ciri-Ciri Kalimat Perintah:
- Menggunakan tanda seru (!) di akhir kalimat.
- Intonasi tinggi atau naik.
- Sering menggunakan partikel -lah atau -kan (Contoh: Buanglah, Kerjakan).
- Subjek/pelaku seringkali tidak diungkapkan secara langsung.
Latihan Soal !
1. Manakah di bawah ini yang merupakan ciri utama dari kalimat perintah?
A. Hanya digunakan untuk menceritakan suatu kejadian
B. Menggunakan kata tanya di awal kalimat
C. Diakhiri dengan tanda seru (!) atau tanda titik (.)
D. Selalu diawali dengan kata 'mengapa'
2. Imbuhan apa yang biasanya ditambahkan pada kata kerja untuk membentuk kalimat perintah?
A. Imbuhan me-
A. Imbuhan me-
B. Imbuhan -kan atau -lah
C. Imbuhan ber-
D.Imbuhan ter-
C. Imbuhan ber-
D.Imbuhan ter-
3. Kalimat perintah yang bertujuan untuk melarang seseorang melakukan sesuatu disebut...
A. Kalimat perintah larangan
B. Kalimat perintah permintaan
C. Kalimat berita
D. Kalimat perintah ajakan
A. Kalimat perintah larangan
B. Kalimat perintah permintaan
C. Kalimat berita
D. Kalimat perintah ajakan
4. Manakah contoh kalimat perintah ajakan yang benar?
A. Tolong ambilkan buku itu!
B. Siapa yang piket hari ini?
C. Mari kita jaga kebersihan kelas!
D. Jangan buang sampah sembarangan!
A. Tolong ambilkan buku itu!
B. Siapa yang piket hari ini?
C. Mari kita jaga kebersihan kelas!
D. Jangan buang sampah sembarangan!
5. Kalimat perintah yang sangat halus dan biasanya menggunakan kata 'tolong' atau 'mohon' disebut...
A. Kalimat perintah biasa
B. Kalimat perintah sindiran
C. Kalimat perintah permohonan
D. Kalimat perintah paksaan
1. Makna penting persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia adalah ....
a. Mewujudkan kehidupan yang bebas tanpa aturan
b. Menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan toleran
c. Mengunggulkan suku bangsa sendiri di atas suku lain
d. Menyeragamkan seluruh budaya daerah
2. Semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" memiliki makna penting bagi persatuan, yaitu ....
a. Perbedaan adalah penyebab perpecahan
b. Persatuan hanya untuk suku tertentu
c. Meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua
d. Mengutamakan kepentingan golongan pribadi
3. Contoh sikap yang mencerminkan persatuan di lingkungan sekolah adalah ....
a. Mengerjakan ujian bersama teman sebangku
b. Memilih teman hanya yang kaya
c. Piket kelas bersama tanpa membeda-bedakan teman
d. Mengejek budaya teman lain
4. Apa yang akan terjadi jika tidak ada persatuan dan kesatuan dalam masyarakat?
a. Pembangunan nasional berjalan lancar
b. Terjadi konflik dan perpecahan
c. Tercipta suasana aman dan damai
d. Kebudayaan daerah akan lestari
5. Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia berlandaskan pada Pancasila, terutama sila ke-....
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
6. Kegiatan gotong royong warga desa membersihkan selokan merupakan bentuk pengamalan persatuan dalam ....
a. Keluarga
b. Sekolah
c. Masyarakat
d. Diri sendiri
7. Berikut ini yang bukan merupakan upaya menjaga keutuhan NKRI adalah ....
a. Saling menghargai perbedaan suku dan budaya
b. Mengutamakan kepentingan golongan sendiri
c. Mempelajari tarian daerah lain
d. Membantu tetangga yang terkena musibah
8. Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara merupakan nilai penting untuk ....
a. Mendapat pujian
b. Memperkuat keutuhan NKRI
c. Mencari keuntungan pribadi
d. Mempercepat pembangunan pribadi
9. Landasan hukum persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia adalah ....
a. UUD 1945
b. Pancasila
c. Peraturan Sekolah
d. Kebiasaan adat
10. Sifat yang harus dihindari untuk menjaga persatuan adalah ....
a. Toleransi
b. Egois/mementingkan diri sendiri
c. Rela berkorban
d. Menghargai perbedaan
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomah tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
A. Kalimat perintah biasa
B. Kalimat perintah sindiran
C. Kalimat perintah permohonan
D. Kalimat perintah paksaan
Pendidikan Pancasila
Makna persatuan dan Kesatuan
Makna persatuan dan kesatuan bagi siswa kelas 5 SD adalah bersatunya keragaman (suku, agama, budaya) menjadi satu kesatuan utuh berdasarkan Pancasila, khususnya sila ke-3. Ini berarti mengutamakan kebersamaan, toleransi, dan gotong royong, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan perpecahan, demi keutuhan NKRI.
Poin Penting Makna Persatuan dan Kesatuan:
- Ruh Pancasila (Sila ke-3): Persatuan Indonesia menegaskan bahwa meskipun berbeda, kita tetap satu bangsa.
- Fondasi NKRI: Menjaga keutuhan negara serta menciptakan kedamaian dalam masyarakat yang beragam.
- Sikap Positif: Mewujudkan toleransi, tenggang rasa, dan kebersamaan, bukan perpecahan (konflik).
- Kekuatan: Menjadikan perbedaan budaya dan suku sebagai keunggulan, bukan kelemahan.
Contoh Sikap dalam Kehidupan Sehari-hari:
- Di Sekolah: Mengerjakan tugas kelompok bersama tanpa membeda-bedakan teman.
- Di Rumah: Saling menghormati antaranggota keluarga dan membantu orang tua.
- Di Masyarakat: Ikut serta dalam kerja bakti (gotong royong) dan menjaga toleransi antarumat beragama.
Manfaat Persatuan dan Kesatuan:
- Terciptanya suasana aman, damai, dan tentram.
- Memperkuat ketahanan bangsa dari perpecahan.
- Mempermudah tercapainya tujuan bersama (misalnya, kebersihan lingkungan)
Latihan
1. Makna penting persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia adalah ....
a. Mewujudkan kehidupan yang bebas tanpa aturan
b. Menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan toleran
c. Mengunggulkan suku bangsa sendiri di atas suku lain
d. Menyeragamkan seluruh budaya daerah
2. Semboyan "Bhinneka Tunggal Ika" memiliki makna penting bagi persatuan, yaitu ....
a. Perbedaan adalah penyebab perpecahan
b. Persatuan hanya untuk suku tertentu
c. Meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua
d. Mengutamakan kepentingan golongan pribadi
3. Contoh sikap yang mencerminkan persatuan di lingkungan sekolah adalah ....
a. Mengerjakan ujian bersama teman sebangku
b. Memilih teman hanya yang kaya
c. Piket kelas bersama tanpa membeda-bedakan teman
d. Mengejek budaya teman lain
4. Apa yang akan terjadi jika tidak ada persatuan dan kesatuan dalam masyarakat?
a. Pembangunan nasional berjalan lancar
b. Terjadi konflik dan perpecahan
c. Tercipta suasana aman dan damai
d. Kebudayaan daerah akan lestari
5. Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia berlandaskan pada Pancasila, terutama sila ke-....
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
6. Kegiatan gotong royong warga desa membersihkan selokan merupakan bentuk pengamalan persatuan dalam ....
a. Keluarga
b. Sekolah
c. Masyarakat
d. Diri sendiri
7. Berikut ini yang bukan merupakan upaya menjaga keutuhan NKRI adalah ....
a. Saling menghargai perbedaan suku dan budaya
b. Mengutamakan kepentingan golongan sendiri
c. Mempelajari tarian daerah lain
d. Membantu tetangga yang terkena musibah
8. Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara merupakan nilai penting untuk ....
a. Mendapat pujian
b. Memperkuat keutuhan NKRI
c. Mencari keuntungan pribadi
d. Mempercepat pembangunan pribadi
9. Landasan hukum persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia adalah ....
a. UUD 1945
b. Pancasila
c. Peraturan Sekolah
d. Kebiasaan adat
10. Sifat yang harus dihindari untuk menjaga persatuan adalah ....
a. Toleransi
b. Egois/mementingkan diri sendiri
c. Rela berkorban
d. Menghargai perbedaan
Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan.
Jangan lupa sholat lima waktu dan istiqomah tadarrus dan murojaah surah-surah pendek
Tetap semangat belajar untuk meraih cita-cita
Wassalamualaikum wr.wb.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar