Selamat Belajar Anak Sholih/Sholihah

Senin, 04 Agustus 2025

Materi Ajar Kelas 5 (Selasa 5 Agustus 2025)

Hari/Tanggal : Selasa, 5 Agustus 2025
Muatan Pembelajaran :
1. IPAS : Sistem Peredaran Darah
2. Pend. Pancasila : Kronologis Lahirnya Pancasila

Capaian Pembelajaran IPAS
Elemen Pemahaman IPAS:
Peserta didik memahami sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya.

CAPAIAN PEMBELAJARAN PANCASILA
Peserta didik mampu memahami kronologi sejarah kelahiran Pancasila; meneladani sikap para perumus Pancasila dan menerapkan di lingkungan masyarakat; menghubungkan sila-sila dalam Pancasila sebagai suatu kesatuan yang utuh, menguraikan makna nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa dan negara.




Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah.
Adapun tujuan pembelajaran hari ini murid dapat mengidentifikasi sistem peredaran daerah manusia dan meneladani sikap para tokoh penggagas ide pancasila.


IPAS
Sistem Peredaran Darah Manusia





Sistem peredaran darah adalah jaringan organ dan pembuluh darah yang berfungsi mengangkut darah, oksigen, nutrisi, hormon, dan sisa metabolisme ke seluruh tubuh. Sistem ini terdiri dari jantung, pembuluh darah (arteri, vena, dan kapiler), serta darah itu sendiri.

Komponen Utama Sistem Peredaran Darah:
1. Jantung:
Organ utama yang berfungsi sebagai pompa untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh melalui dua sirkulasi utama: sirkulasi paru-paru (pulmonal) dan sirkulasi sistemik.

2. Pembuluh Darah:
Terdapat tiga jenis pembuluh darah:Arteri: Membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh.

Vena: Membawa darah kembali ke jantung.

Kapiler: Pembuluh darah kecil yang menghubungkan arteri dan vena, tempat pertukaran oksigen, nutrisi, dan sisa metabolisme terjadi.

3. Darah:
Cairan yang mengalir dalam pembuluh darah dan memiliki beberapa komponen penting: sel darah merah (membawa oksigen), sel darah putih (melawan infeksi), keping darah (membantu pembekuan), dan plasma (membawa nutrisi dan sisa metabolisme).

Fungsi Sistem Peredaran Darah:

Mengangkut oksigen dan nutrisi ke seluruh sel tubuh.
Mengangkut karbon dioksida dan sisa metabolisme untuk dikeluarkan dari tubuh.
Membantu melawan infeksi dan menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Membantu proses penyembuhan luka.

Urutan sistem peredaran darah kecil sebagai berikut.

Bilik kanan arteri pulmonalis paru-paru vena pulmonalis serambi kiri

Latihan

1. Perhatikan bagian sistem peredaran berikut!Bilik kanan
Serambi kiri
Arteri pulmonalis
Vena pulmonalis
Paru-paru
Urutan sistem peredaran darah kecil yang tepat adalah ….
a. 1-3-5-4-2
b. 1-4-5-3-2
c. 2-3-5-4-1
d. 2-4-5-3-1

2. Pembuluh darah yang membawa darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh disebut...
a. Vena
b. Arteri
c. Kapiler
d. Pembuluh balik
 
3. Fungsi utama sistem peredaran darah adalah untuk...
a. Mengatur suhu tubuh
b. Mengangkut oksigen, nutrisi, dan membuang limbah
c. Membantu pernapasan
d. Memperkuat tulang
 
4. Berikut ini yang bukan merupakan organ peredaran darah manusia adalah...
a. Jantung
b. Pembuluh darah
c. Paru-paru
d. Darah

5. Fungsi dari pembuluh kapiler dalam sistem peredaran darah?
a. Membawa darah dari seluruh tubuh ke jantung
b. Membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh
c. Pertukaran oksigen, nutrisi, dan limbah dengan sel
d. Memompa darah

Pancasila

Meneladani sikap para penggagas Pancasila berarti meneladani nilai-nilai luhur seperti mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain, mengutamakan persatuan dan kesatuan, rela berkorban untuk kepentingan umum, serta berjuang tanpa pamrih. Sikap-sikap ini dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan seperti bermusyawarah untuk mencapai mufakat, menjaga persatuan dalam perbedaan, dan bersikap inklusif.

Berikut adalah beberapa sikap yang dapat diteladani:
Menghargai Pendapat
Menghormati ide-ide dan gagasan orang lain dalam setiap diskusi atau rapat, sesuai dengan semangat musyawarah dan mufakat yang menjadi inti proses perumusan Pancasila.

Mengutamakan Persatuan
Menjaga kerukunan dan keutuhan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya, dengan menyadari bahwa perbedaan merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga.

Rela Berkorban
Mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan, serta memiliki semangat juang yang tulus demi kemajuan bangsa.

Kerja Keras dan Semangat Berjuang
Memiliki tekad yang kuat dan bekerja keras dalam mencapai tujuan demi kebaikan bangsa Indonesia, tanpa pamrih.

Rendah Hati
Memiliki sikap rendah hati dalam setiap tindakan dan perkataan, sehingga terbuka terhadap pembelajaran dan ide-ide baru.

Berani Menyampaikan Pendapat dan Kejujuran
Berani menyampaikan gagasan secara jujur dan terbuka, serta membela kebenaran.

Tidak Memaksakan Kehendak
Tidak memaksakan pendapat pribadi kepada orang lain, melainkan berusaha mencapai kesepakatan melalui musyawarah mufakat.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah



Kesimpulan :
Alhamdulillah kegiatan belajar hari berjalan dengan lancar, pada mata pelajaran ipas materi sistem peredaran darah siswa dapat memahami organ yang berperan dalam sistem peredaran darah manusia

Minggu, 03 Agustus 2025

Materi Ajar Kelas 5 (Senin 4 Agustus 2025)

Hari/Tanggal : Senin, 4 Agustus 2025
Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Bilangan Cacah sampai 100.000
2. Bahasa Indonesia : Aku yang Unik
3. Seni Budaya : Mengenal Unsur Seni Rupa

Capaian Pembelajaran Matematika
Elemen Bilangan
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan uang. Mereka dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan cacah sampai 100.000.

CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:
Elemen Berbicara dan Mempresentasikan :
Peserta didik mampu menyampaikan informasi secara lisan untuk tujuan menghibur dan meyakinkan mitra tutur sesuai kaidah dan konteks. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu memilih kata yang tepat sesuai dengan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menyampaikan informasi dengan fasih dan santun. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik mampu mempresentasikan gagasan, hasil pengamatan, dan pengalaman dengan logis, sistematis, efektif, dan kritis; mempresentasikan imajinasi secara kreatif.

Elemen Menulis :
Peserta didik mampu menulis berbagai teks sederhana berdasarkan gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi. Peserta didik mampu menuliskan hasil pengamatan yang menjelaskan hubungan kausalitas (sebab akibat) untuk meyakinkan pembaca. Peserta didik mampu menggunakan kaidah kebahasaan dan kesastraan untuk menulis teks sesuai dengan konteks dan norma sosial budaya. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki makna denotatif, konotatif, dan kiasan. Peserta didik mampu menyampaikan perasaan berdasarkan fakta, imajinasi (dari diri sendiri dan orang lain) secara indah dan menarik dalam bentuk karya sastra dengan penggunaan kosakata secara kreatif. Peserta didik terampil menulis teks dalam tulisan Latin dan tegak bersambung.

CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA
Elemen Mengalami :
Pada akhir fase C, peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya. Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga kalian semua dalam keadaan sehat walaf'iyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini murid dapat melakukan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100.000, memahami cara menuliskan teks deskripsi dan mengidentifikasi prinsip seni rupa.
   
    Matematika
                               Melakukan Operasi 
                     Penjumlahan dan Pengurangan
                                                 
                                      
                        

Ayo Berlatih!
Kerjakan soal penjumlahan dan pengurangan berikut dengan cermat!

6) 82.137 – 23.352 = ….

7) 78.219 – 16.537 = ….

8) 92.372 – 26.625 = ….

9) 83.221 – 12.302 = ….

10) 85.428 – 15.637 = ….


   Bahasa Indonesia
                        Memahami Teks Deskripsi


Ayo berlatih
1. Teks deskripsi adalah teks yang berisi...
a. Cerita petualangan seru
b. Penjelasan tentang langkah-langkah membuat sesuatu
c. Penggambaran suatu objek secara jelas dan terperinci, sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal yang sama, seperti yang ditulis
d. Urutan kejadian dalam sebuah peristiwa

2. Ciri utama teks deskripsi adalah...
a. Menggunakan banyak angka dan data
b. Memaparkan objek secara subjektif dan konkret.
c. Memberikan gambaran yang membuat pembaca ikut merasakan apa yang dideskripsikan
d. Berupa dialog antar tokoh cerita

3. Manakah di bawah ini yang merupakan contoh objek yang bisa dideskripsikan?
a. Resep masakan
b. Peristiwa gerhana matahari
c. Gunung Bromo
d. Teks berita

4. Struktur teks deskripsi umumnya terdiri dari...
a. Judul, isi, dan penutup
b. Pengenalan (identifikasi), deskripsi, dan kesimpulan
c. Pembukaan, isi, dan penutup
d. Latar, tokoh, dan alur

5. Kalimat "Burung merpati itu memiliki bulu seputih salju dan mata yang bulat seperti kerikil hitam" termasuk contoh kalimat deskripsi yang menggambarkan...
a. Suasana hati penulis
b. Ciri fisik objek
c. Langkah-langkah tindakan
d. Perasaan tokoh utama

  
Seni Budaya
Prinsip Seni Rupa


Prinsip seni rupa adalah kaidah-kaidah atau pedoman yang digunakan dalam menciptakan karya seni rupa agar terlihat indah, harmonis, dan memiliki makna. Prinsip ini mengatur bagaimana unsur-unsur seni rupa seperti garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang disusun dan diorganisasikan sehingga membentuk kesatuan yang utuh dan menyampaikan pesan tertentu

Prinsip-prinsip seni rupa yang umum meliputi:
1. Kesatuan (Unity):
Prinsip ini menekankan pada hubungan yang harmonis antara berbagai elemen dalam karya seni, sehingga menciptakan kesan keseluruhan yang kohesif dan tidak terpecah-pecah.

2. Keseimbangan (Balance):
Keseimbangan berkaitan dengan distribusi visual dari elemen-elemen dalam karya seni. Keseimbangan dapat bersifat simetris, asimetris, atau radial, dan memberikan kesan stabil atau dinamis pada karya.

3. Irama (Rhythm):
Irama dalam seni rupa mengacu pada pengulangan atau variasi elemen-elemen visual yang menciptakan gerakan atau aliran visual dalam karya.

4. Penekanan (Emphasis):
Penekanan adalah prinsip yang digunakan untuk menarik perhatian pada bagian tertentu dalam karya seni, menjadikannya titik fokus atau pusat perhatian.

5. Proporsi (Proportion):
Proporsi berkaitan dengan hubungan ukuran antara berbagai elemen dalam karya seni. Proporsi yang tepat akan menciptakan kesan harmonis dan realistis, sedangkan proporsi yang tidak tepat dapat menciptakan kesan distorsi atau karikatur.

6. Kontras (Contrast):
Kontras adalah prinsip yang menciptakan perbedaan mencolok antara elemen-elemen visual dalam karya seni, seperti warna terang dan gelap, bentuk besar dan kecil, atau tekstur kasar dan halus.

7. Keselarasan (Harmony):
Keselarasan adalah prinsip yang menciptakan hubungan yang menyenangkan antara berbagai elemen visual dalam karya seni, sehingga menciptakan kesan keindahan dan keharmonisan secara keseluruhan.

8. Variasi (Variety):
Variasi adalah prinsip yang menciptakan perbedaan dan keragaman dalam elemen visual, sehingga mencegah kesan monoton dan membosankan dalam karya seni.

9. Dominasi (Dominance):
Dominasi adalah prinsip yang menekankan pada satu atau beberapa elemen visual yang lebih menonjol daripada yang lain, sehingga menciptakan hierarki visual dalam karya seni.

10. Ruang (Space):
Prinsip ruang berkaitan dengan penggunaan ruang negatif dan positif dalam karya seni, serta bagaimana elemen-elemen ditempatkan dalam ruang tersebut untuk menciptakan kesan kedalaman, perspektif, atau kesan tiga dimensi.

Prinsip-prinsip ini tidak berdiri sendiri, melainkan saling terkait dan berinteraksi untuk menciptakan karya seni yang kompleks dan bermakna. Pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip ini secara tepat akan membantu seniman dalam menciptakan karya seni yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki pesan yang kuat dan mendalam.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.
Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah

See You Tomorrow


Kesimpulan : 
Alhamdulillah kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar murid dapat mengikut dengan baik hanya saja pada materi matematika tentang pengurangan berkurang masih ada beberapa murid yg kurang teliti.


Materi Ajar Kelas 5 (Jumat 30 Oktober 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka Ayo Belajar Hari Ini! Kelas V Sekolah Dasar 🔊 IDENTITAS 👩‍🏫 Guru Resi Irmayati, S.Pd. 🔬 Mata Pe...

Postingan Populer