Selamat Belajar Anak Sholih/Sholihah

Senin, 26 Oktober 2026

TES IT 2026 - RESI IRMAYATI

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS
👩‍🏫
Nama GuruResi Irmayati, S.Pd.
➖
Mata PelajaranMatematika
📅
Hari / TanggalSenin, 26 Oktober 2026
🏫
Fase / KelasFase C / Kelas 5
🍕
MateriPerkalian dan Pembagian Pecahan
⭐
Pertemuan Ke15
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah kalian shalat hari ini? Shalat adalah wujud syukur kita kepada Allah SWT.

Pernahkah kalian membagi sebuah kue atau roti sama rata kepada teman-teman? 🍰 Tahukah kalian, ternyata Allah mengajarkan kita tentang pembagian yang adil lewat ciptaan-Nya!

Pertama, Allah Al-Khaliq (Maha Pencipta). Allah berfirman: “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” (QS. Al-Qamar: 49). Sehari terdiri dari 24 jam, setahun 12 bulan, semuanya terukur dengan tepat. Itulah yang kita pelajari dalam pecahan: bagian-bagian yang ukurannya pasti.

Kedua, Allah Al-Malik (Maha Memelihara). Allah berfirman: “Katakanlah, Ya Allah, Pemilik kerajaan...” (QS. Ali Imran: 26). Allah memiliki dan memelihara seluruh alam. Dari-Nya kita belajar memelihara dan berbagi, misalnya membagi 3 kg beras agar cukup untuk beberapa keluarga. Di situlah pembagian pecahan berguna.

Ketiga, Allah Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki). Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi Rezeki...” (QS. Adz-Dzariyat: 58). Setiap hari Allah memberi kita makanan, misalnya ½ kg buah untuk tiap orang. Kalau ada 4 orang, berapa banyak buah yang dibutuhkan? Itulah perkalian pecahan. Cara bersyukurnya: menghitung dan membagi rezeki dengan adil. 💚

Hari ini kita belajar perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Yuk, simak bersama! 🚀

🍕 Perkalian dan Pembagian Pecahan

Matematika · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

📚 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Elemen Bilangan)

Pada akhir Fase C, murid dapat membaca, menulis, membandingkan, dan melakukan operasi hitung bilangan cacah dan pecahan (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) secara tepat, serta menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan operasi tersebut.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan tenang dan jujur setelah menarik napas dalam.

JoyfulMenonton video pembelajaran perkalian dan pembagian pecahan.

MeaningfulMenemukan konsep perkalian pecahan dengan bilangan asli menggunakan pita kertas dan gambar.

MindfulMenghitung perkalian dan pembagian pecahan dengan teliti, langkah demi langkah.

JoyfulBermain "Lipat Kertas Pecahan": melipat dan membagi kertas untuk menemukan hasil pembagian.

MeaningfulMenyelesaikan soal cerita kehidupan sehari-hari dan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulang penjumlahan dan pengurangan pecahan sebagai bekal belajar.
  2. Murid dapat memahami gambaran umum perkalian dan pembagian pecahan melalui video.
  3. Murid dapat menjelaskan konsep perkalian pecahan dengan bilangan asli menggunakan benda konkret atau gambar.
  4. Murid dapat menghitung perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli secara tepat.
  5. Murid dapat menjelaskan konsep pembagian pecahan dengan bilangan asli melalui kegiatan melipat kertas.
  6. Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari tentang perkalian dan pembagian pecahan.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Konkret-Gambar-Simbol, yaitu murid memecahkan masalah sehari-hari mulai dari benda nyata, gambar, hingga rumus.
Metode: demonstrasi, tanya jawab, diskusi kelompok, permainan, dan penugasan mandiri.

🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum materi baru, ayo kerjakan soal pertemuan sebelumnya: penjumlahan dan pengurangan pecahan. Hitunglah dan sederhanakan hasilnya!

  1. 1/5 + 2/5 = …
  2. 3/4 − 1/4 = …
  3. 1/2 + 1/4 = …
  4. 5/6 − 1/3 = …
  5. 2/3 + 1/6 = …
🔑 Lihat Kunci Jawaban
1. 3/5   2. 2/4 = 1/2   3. 2/4 + 1/4 = 3/4   4. 5/6 − 2/6 = 3/6 = 1/2   5. 4/6 + 1/6 = 5/6
🎬 Inti Pembelajaran

Sebelum menonton video, ayo lihat dulu materinya lewat Canva berikut!

🎨 Materi di Canva

🔗 Buka materi di Canva

Setelah melihat materi, ayo tonton video berikut sebagai pembuka materi hari ini!

🎥 Video Pembelajaran

🔗 Buka video di YouTube

Setelah menonton, mari pelajari lima hal penting berikut.

1️⃣ Konsep Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

Perkalian adalah penjumlahan berulang. Misalnya 3 × 14 artinya 14 + 14 + 14. Bayangkan sebatang cokelat dibagi 4 bagian, lalu kamu mengambil 3 bagian. 🍫

3 × 14 = 34  |  Cara cepat: bilangan asli dikali pembilang, penyebut tetap.

2️⃣ Menghitung Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

Contoh: 2 × 35. Ada 2 pita, tiap pita diwarnai 3 dari 5 bagian.

2 × 35 = 2 × 35 = 65 = 1 15 (ubah ke pecahan campuran).

3️⃣ Konsep Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli

Pembagian artinya membagi sama rata. Contoh: 12 ÷ 3. Setengah roti dibagi untuk 3 anak. Agar adil, bagi tiap bagian menjadi 3 potongan kecil, sehingga seluruh roti terdiri dari 6 potongan sama besar. 🍞

Setiap anak mendapat 1 potong dari 6, yaitu 16. Jadi 12 ÷ 3 = 16.

4️⃣ Menghitung Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli

Rumus: pecahan dibagi bilangan asli = pecahan dikali kebalikan bilangan itu. Kebalikan 3 adalah 13.

Contoh: 34 ÷ 2 = 34 × 12 = 38.
Contoh: 45 ÷ 4 = 45 × 14 = 420 = 15.

5️⃣ Masalah Sehari-hari

Soal 1 (perkalian): Ibu membeli 3 bungkus gula, tiap bungkus 25 kg. Berapa kg seluruh gula?
Jawab: 3 × 25 = 65 = 1 15 kg. ✅

Soal 2 (pembagian): Ada 34 liter sirup dibagi rata ke 3 gelas. Berapa liter tiap gelas?
Jawab: 34 ÷ 3 = 34 × 13 = 312 = 14 liter. ✅

Tugasmu: Lipat selembar kertas menjadi 2 bagian, lalu bagi salah satu bagian menjadi 3 lipatan sama besar. Tulis hasilnya sebagai pecahan!

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Uji pemahamanmu! Soal disusun dari mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. 2 × 1/5 = …
    A. 2/10   B. 2/5   C. 1/5   D. 3/5
  2. 1/2 ÷ 2 = …
    A. 1/2   B. 2/4   C. 1   D. 1/4
  3. 3 × 2/7 = …
    A. 6/7   B. 5/7   C. 6/21   D. 2/21
  4. 4/5 ÷ 2 = …
    A. 8/5   B. 2/10   C. 2/5   D. 4/7
  5. Dina minum 3/8 liter air setiap hari. Berapa liter air yang diminum Dina selama 4 hari?
    A. 7/8 liter   B. 1 1/2 liter   C. 12/32 liter   D. 1 1/8 liter

B. Isian Singkat

  1. 5 × 2/9 = …
  2. 6/7 ÷ 3 = …
  3. 4 × 5/6 = … (tulis dalam pecahan campuran)

C. Esai

  1. Jelaskan cara menghitung 3 × 2/5 menggunakan gambar pita, lalu tuliskan hasilnya!
  2. Ibu membeli 3 bungkus gula, tiap bungkus 3/4 kg. Seluruh gula dipakai untuk membuat 9 kue dengan jumlah gula sama banyak. Berapa kg gula untuk tiap kue?
🔑 Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. B   2. D   3. A   4. C   5. B

Isian Singkat

  1. 10/9 (atau 1 1/9)
  2. 6/7 × 1/3 = 6/21 = 2/7
  3. 20/6 = 3 2/6 = 3 1/3

Esai

  1. Gambar 3 pita yang masing-masing dibagi 5 bagian, lalu warnai 2 bagian pada tiap pita. Seluruh bagian berwarna ada 6 dari 5 bagian, sehingga 3 × 2/5 = 6/5 = 1 1/5.
  2. Seluruh gula = 3 × 3/4 = 9/4 kg. Tiap kue = 9/4 ÷ 9 = 9/4 × 1/9 = 9/36 = 1/4 kg.
🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa perkalian pecahan dengan bilangan asli adalah penjumlahan berulang: bilangan asli dikali pembilang, penyebut tetap. Sedangkan pembagian pecahan dengan bilangan asli dilakukan dengan mengalikan pecahan dengan kebalikan bilangan asli tersebut. Kedua operasi ini berguna untuk menyelesaikan masalah sehari-hari, seperti menghitung dan membagi rezeki dengan adil.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar perkalian dan pembagian pecahan? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍Sangat Senang
🙂Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😢Sedih
📝 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid tertukar antara mengalikan penyebut dan pembilang.
  • Murid lupa mengubah pembagian menjadi perkalian dengan kebalikan.
  • Murid kesulitan menyederhanakan hasil atau mengubahnya ke pecahan campuran.
  • Kegiatan melipat kertas bisa membuat kelas ramai.

Tindak Lanjut

  • Menggunakan gambar pita dan kertas lipat sebelum masuk ke rumus.
  • Menempel poster "Pembagian = Kali Kebalikan" di dinding kelas.
  • Memberi latihan penyederhanaan pecahan dan pecahan campuran secara bertahap.
  • Menetapkan aturan serta batas waktu kegiatan, dan mengulas kembali di pertemuan berikutnya.
🍕🌟🧮

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Pecahan itu seru kalau kita teliti dan sabar. Terus berlatih, ya. Kalian pasti bisa! 💪✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Materi Ajar Kelas 5 Bahasa Indonesia (Senin 26 Oktober 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka
Ayo Belajar Hari Ini!

Kelas V Sekolah Dasar

IDENTITAS
👩‍🏫
Nama Guru
Resi Irmayati, S.Pd.
📖
Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia
📅
Hari / Tanggal
Senin, 26 Oktober 2026
🏫
Fase / Kelas
Fase C / Kelas 5
✉️
Materi
Menulis Surat Pribadi (Surat untuk Sahabat)
⭐
Pertemuan Ke
24
🧠 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Semoga hari ini kalian semua sehat, bahagia, dan semangat belajar. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat hari ini? Jangan lupa, ya, karena shalat adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT.

Coba perhatikan tangan kalian. Tangan ini bisa memegang pena dan menulis, lho! Tahukah kalian, siapa yang menciptakannya? ✍️

Pertama, Allah itu Al-Khaliq, Maha Pencipta. Allah menciptakan tangan, pikiran, dan perasaan kita, bahkan mengajari manusia menulis dengan pena. Jadi, saat kita menulis surat, kita sedang memakai nikmat ciptaan Allah.

Kedua, Allah itu Al-Malik, yang memelihara kita. Allah menjaga kita lewat ayah, ibu, guru, dan sahabat-sahabat yang baik. Supaya persahabatan tetap terpelihara, kita saling menyapa dan menanyakan kabar. Nah, bagaimana kalau sahabat kita tinggal jauh? Kita bisa menyapanya lewat surat. 🤝

Ketiga, Allah itu Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Sahabat yang baik, kemampuan menulis, serta kertas dan pena juga rezeki dari Allah. Bagaimana cara kita bersyukur? Dengan menulis surat yang sopan dan membuat sahabat tersenyum. 🎁

Nah, hari ini kita akan belajar tentang surat pribadi, yaitu surat yang kita tulis untuk sahabat atau orang terdekat untuk menyampaikan kabar dan perasaan, dengan urutan bagian yang jelas dan bahasa yang santun. Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 💌📝

💌 Menulis Surat Pribadi (Surat untuk Sahabat)

Bahasa Indonesia · Kelas 5 · Kurikulum Merdeka

📚 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026 – Fase C, Elemen Menulis)

Pada akhir Fase C, murid mampu menulis berbagai jenis teks dengan struktur dan kebahasaan yang sesuai tujuan dan pembacanya, termasuk surat pribadi. Murid menggunakan kosakata yang tepat, kalimat yang efektif, serta bahasa yang santun untuk menyampaikan gagasan dan perasaan secara runtut.

Tujuan Pembelajaran

Murid dapat menulis surat untuk sahabat.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

MindfulMengerjakan 5 soal review teks prosedur di awal pembelajaran dengan tenang, fokus, dan jujur setelah menarik napas dalam.

JoyfulMenonton video pembelajaran tentang surat pribadi.

MeaningfulMenemukan pengertian dan tujuan surat pribadi dari contoh surat untuk sahabat.

MindfulMencermati bagian-bagian surat dan menandai ciri kebahasaan (kata sapaan, ungkapan perasaan) dengan teliti.

JoyfulBermain "Susun Surat" berkelompok: menyusun kartu bagian surat yang acak menjadi surat yang utuh.

MeaningfulMenulis surat untuk sahabat dengan struktur dan bahasa santun, lalu mengerjakan asesmen formatif sebagai refleksi diri.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid dapat mengulas teks prosedur sebagai bekal belajar.
  2. Murid dapat memahami gambaran umum surat pribadi melalui video pembelajaran.
  3. Murid dapat menjelaskan pengertian dan tujuan surat pribadi.
  4. Murid dapat mengidentifikasi bagian-bagian surat dan menemukan ciri kebahasaan surat pribadi.
  5. Murid dapat menyusun bagian-bagian surat secara urut melalui permainan kartu.
  6. Murid dapat menulis surat untuk sahabat dengan struktur dan bahasa santun.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning – murid menemukan sendiri struktur dan ciri kebahasaan surat dari contoh surat, lalu menerapkannya dalam tulisan sendiri.
Metode: tanya jawab, diskusi kelompok, permainan kartu, demonstrasi, dan penugasan menulis mandiri.

🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!

Sebelum masuk materi baru, ayo kerjakan soal untuk mengingat pertemuan sebelumnya, yaitu teks prosedur. Pilih jawaban yang paling benar!

  1. Teks yang berisi urutan langkah membuat atau melakukan sesuatu disebut …
    A. teks berita   B. teks narasi   C. teks prosedur   D. teks puisi
  2. Tiga bagian struktur teks prosedur adalah …
    A. tujuan, alat dan bahan, langkah-langkah   B. judul, isi, penutup   C. orientasi, komplikasi, resolusi   D. salam, isi, penutup
  3. Kalimat perintah dalam teks prosedur adalah …
    A. Ibu membeli gula.   B. Gula itu manis.   C. Gula dibeli Ibu.   D. Tuangkan gula ke dalam gelas.
  4. Kata hubung urutan yang tepat dalam teks prosedur adalah …
    A. karena   B. kemudian   C. tetapi   D. sehingga
  5. Langkah membuat teh: (1) aduk sampai gula larut, (2) seduh teh dengan air panas, (3) tambahkan gula, (4) sajikan. Urutan yang benar …
    A. 2-3-1-4   B. 1-2-3-4   C. 2-1-3-4   D. 3-2-1-4
🔑 Lihat Kunci Jawaban

1. C   2. A   3. D   4. B   5. A

🎬 Inti Pembelajaran

Ayo tonton video pembelajaran berikut sebagai pembuka materi hari ini!

🎥 Video Pembelajaran

🔗 Buka video di YouTube

Setelah menonton video, mari pelajari empat hal penting tentang surat pribadi.

1️⃣ Pengertian dan Tujuan Surat Pribadi

Surat pribadi adalah surat yang ditulis untuk orang yang dekat dengan kita, seperti sahabat, teman, atau keluarga. Isinya bisa kabar, cerita, pertanyaan, atau perasaan.

Tujuannya menyampaikan kabar, cerita, dan perasaan, serta menjaga hubungan persahabatan tetap hangat walaupun terpisah jauh.

Contoh: surat untuk sahabat yang pindah kota, surat untuk nenek di kampung, surat ucapan selamat kepada teman.

2️⃣ Struktur / Bagian-bagian Surat Pribadi

Surat pribadi terdiri dari tujuh bagian. Perhatikan contoh surat berikut:

✉️
1
Tempat dan tanggal
Bandung, 26 Oktober 2026
2
Salam pembuka
Untuk sahabatku, Rina
3
Alinea pembuka
Apa kabarmu, Rina? Semoga kamu dan keluargamu sehat selalu. Aku di sini juga baik.
4
Isi surat
Minggu lalu aku juara dua lomba menggambar! Aku senang sekali dan jadi ingat saat kita menggambar bersama. Ceritakan kabar sekolahmu juga, ya!
5
Penutup
Sudah dulu, ya. Jangan lupa balas suratku. Aku rindu padamu.
6
Salam akhir
Salam sayang,
7
Nama pengirim
Dita

Cara mengingat: Tempat-tanggal → Salam pembuka → Alinea pembuka → Isi → Penutup → Salam akhir → Nama pengirim.

3️⃣ Ciri Kebahasaan Surat Pribadi

Ada tiga ciri kebahasaan yang perlu kamu kenali:

a) Bahasa akrab: santai seperti mengobrol, tetapi tetap sopan. Contoh: Aku senang sekali kamu mau membalas suratku.
b) Kalimat sapaan: menyapa penerima surat. Contoh: Sahabatku, apa kabarmu? Semoga kamu sehat, ya.
c) Ungkapan perasaan: menyampaikan rasa senang, rindu, atau sedih. Contoh: Aku rindu bermain bersamamu.

4️⃣ Menulis Surat untuk Sahabat

Ikuti langkah menulis berikut:

  1. Tentukan siapa sahabat yang akan kamu kirimi surat.
  2. Pikirkan apa yang ingin diceritakan atau ditanyakan.
  3. Tulis tujuh bagian surat secara berurutan.
  4. Gunakan bahasa akrab, sapaan, dan ungkapan perasaan yang santun.
  5. Baca ulang: periksa huruf kapital, tanda baca, dan ejaan.

Tugasmu: tulis surat untuk sahabatmu (minimal 3 kalimat pada bagian isi) dengan tujuh bagian lengkap. Jangan lupa tempat dan tanggal: …, 26 Oktober 2026.

✍️ Penutup: Asesmen Formatif

Yuk, uji pemahamanmu! Soal disusun dari yang mudah, sedang, hingga sukar.

A. Pilihan Ganda

  1. Surat yang ditulis untuk sahabat, teman, atau keluarga disebut …
    A. surat dinas   B. surat pribadi   C. surat undangan   D. surat kabar
  2. Tujuan utama surat pribadi adalah …
    A. membuat pengumuman resmi   B. menawarkan barang dagangan   C. memberi perintah kerja   D. menyampaikan kabar, cerita, dan perasaan kepada orang dekat
  3. Bagian surat berisi "Bandung, 26 Oktober 2026" disebut …
    A. tempat dan tanggal   B. salam pembuka   C. alinea pembuka   D. salam akhir
  4. Kalimat yang paling tepat untuk alinea pembuka surat kepada sahabat adalah …
    A. Dengan hormat, kami mengundang Anda.   B. Surat ini harus segera dibalas.   C. Apa kabarmu, Dina? Semoga kamu sehat selalu.   D. Kumpulkan laporan Anda hari ini.
  5. Urutan bagian surat pribadi yang benar adalah …
    A. salam pembuka – tempat dan tanggal – isi – penutup – nama   B. tempat dan tanggal – salam pembuka – alinea pembuka – isi – penutup – salam akhir – nama pengirim   C. isi – penutup – salam pembuka – tempat dan tanggal   D. nama pengirim – isi – salam akhir – salam pembuka

B. Isian Singkat

  1. Salam yang ditulis sebelum nama pengirim, misalnya "Salam sayang," disebut …
  2. Bahasa dalam surat pribadi bersifat … tetapi tetap santun.
  3. Kata "Sahabatku" dan "Apa kabarmu?" merupakan contoh ciri kebahasaan berupa kalimat …

C. Esai

  1. Jelaskan pengertian dan tujuan surat pribadi, lalu sebutkan 3 ciri kebahasaannya beserta contoh!
  2. Tulislah surat pribadi untuk sahabatmu dengan tujuh bagian yang lengkap. Pada bagian isi, ceritakan pengalaman menyenangkanmu dan ungkapkan perasaanmu dengan bahasa yang akrab dan santun!
🔑 Lihat Kunci Jawaban

Pilihan Ganda

1. B   2. D   3. A   4. C   5. B

Isian Singkat

  1. salam akhir
  2. akrab (santai)
  3. sapaan

Esai

  1. Surat pribadi adalah surat yang ditulis untuk orang dekat seperti sahabat atau keluarga. Tujuannya menyampaikan kabar, cerita, dan perasaan serta menjaga hubungan baik. Ciri kebahasaan: (1) bahasa akrab, contoh: Aku senang sekali. (2) kalimat sapaan, contoh: Apa kabarmu, sahabatku? (3) ungkapan perasaan, contoh: Aku rindu padamu.
  2. Skor penuh jika surat memuat tujuh bagian berurutan: tempat dan tanggal, salam pembuka, alinea pembuka, isi (min. 3 kalimat berisi cerita dan perasaan), penutup, salam akhir, nama pengirim; memakai bahasa akrab yang santun serta ejaan dan tanda baca yang tepat (jawaban kreatif lain yang sesuai diterima).
🌟 Kesimpulan

Hari ini kita belajar bahwa surat pribadi adalah surat untuk orang dekat yang bertujuan menyampaikan kabar, cerita, dan perasaan. Strukturnya terdiri dari tempat dan tanggal, salam pembuka, alinea pembuka, isi, penutup, salam akhir, dan nama pengirim. Ciri kebahasaannya adalah bahasa akrab, kalimat sapaan, dan ungkapan perasaan. Kita pun bisa menulis surat untuk sahabat dengan bahasa yang santun.

😊 Refleksi Perasaan Hari Ini

Bagaimana perasaanmu setelah belajar menulis surat untuk sahabat? Pilih emoji yang paling menggambarkan perasaanmu!

😍
Sangat Senang
🙂
Senang
😐
Biasa Saja
😕
Bingung
😢
Sedih
📝 Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Murid kesulitan mengungkapkan perasaan dan bingung memilih isi cerita.

Tindak Lanjut

  • Menyediakan daftar kata perasaan (senang, rindu, bangga, khawatir) dan pertanyaan pemantik cerita.
💌🌟🤲

Semangat terus, anak sholih dan sholihah!

Sebuah surat kecil bisa membuat sahabat tersenyum sepanjang hari. Teruslah menulis dengan hati yang tulus dan bahasa yang santun. Kalian pasti bisa! 💪✨

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Materi Ajar Kelas 5 Bahasa Indonesia (Selasa 27 Oktober 2026)

Pembelajaran Harian · Kurikulum Merdeka Ayo Belajar Hari Ini! Kelas V Sekolah Dasar IDENTITAS 👩‍🏫 Nama Guru Resi Irmayati, S.Pd. 📖 Mata...

Postingan Populer