Selamat Belajar Anak Sholih/Sholihah

Minggu, 11 Januari 2026

Materi Ajar Kelas 5 (Senin 12 Januari 2026)

Hari/Tanggal : Senin, 12 Januari 2026

Muatan Pembelajaran :
1. Matematika : Sudut
2. Bahasa Indonesia : Jadi Warga Dunia
3. Seni Budaya : Menggambar Ekspressif

Capaian Pembelajaran Matematika 
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segiempat, dan segibanyak) serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.

CAPAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Pada akhir fase C, peserta didik memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan dan konteks sosial. Peserta didik menunjukkan minat terhadap teks, mampu memahami, mengolah, dan menginterpretasi informasi dan pesan dari paparan lisan dan tulis tentang topik yang dikenali dalam teks narasi dan informatif. Peserta didik mampu menanggapi dan mempresentasikan informasi yang dipaparkan; berpartisipasi aktif dalam diskusi; menuliskan tanggapannya terhadap bacaan menggunakan pengalaman dan pengetahuannya; menulis teks untuk menyampaikan pengamatan dan pengalamannya dengan lebih terstruktur. Peserta didik memiliki kebiasaan membaca untuk hiburan, menambah pengetahuan, dan keterampilan.

Seni Rup
Elemen Mengalami
Pada akhir fase C, peserta didik memahami unsur rupa dan prinsip desain di lingkungan sekitarnya. Peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan dan pemahaman pada perpaduan unsur dalam prinsip desain.


Apa kabar anak sholih sholihah.........
semoga hari ini semua dalam keadaan sehat wal'afiyah ....
Adapun tujuan pembelajaran hari ini Bu Guru harap kalian dapat mengukur besar sudut, memahami singkatan dan akronim, memahami gambar ekspressif

Matematika



Mengukur sudut dilakukan dengan menggunakan busur derajatBusur derajat adalah alat ukur yang berbentuk setengah lingkaran atau lingkaran penuh. 
Berikut langkah-langkah mengukur sudut dengan busur derajat:
  1. Letakkan titik pusat busur derajat pada titik sudut. 
  2. Sesuaikan garis alas busur derajat dengan salah satu kaki sudut. 
  3. Ukur sudut mulai dari 0 derajat yang ada di garis alas busur derajat hingga sampai pada sudut yang diukur. 
  4. Besar sudut yang diukur adalah jumlah derajat yang disilangkan pada busur derajat.

Soal No.1
Perhatikan gambar berikut ini!
Sudut yang terbentuk dari jarum pendek dan panjang pada jam analog di atas yaitu. . .
A. sudut refleks
B. sudut tumpul
C. sudut siku-siku
D. sudut lancip

Soal No.2
Perhatikan gambar berikut ini!
Sudut yang terbentuk dari jarum pendek dan panjang pada jam analog di atas yaitu. . .
A. sudut refleks
B. sudut tumpul
C. sudut siku-siku
D. sudut lancip

Soal No.3
Perhatikan gambar berikut ini!
Sudut yang terbentuk dari jarum pendek dan panjang pada jam analog di atas yaitu. . .
A. sudut refleks
B. sudut tumpul
C. sudut siku-siku
D. sudut lancip

Soal No.4
Perhatikan gambar berikut ini!
Besar sudut hasil pengukuran di atas yaitu. . .°
A. 70
B. 80
C. 110
D. 120

Soal No.5
Perhatikan gambar berikut ini!
Besar sudut hasil pengukuran di atas yaitu. . .°
A. 80
B. 90
C. 100
D. 110

Soal No.6
Perhatikan gambar berikut ini!
Besar sudut hasil pengukuran di atas yaitu. . .°
A. 50
B. 60
C. 120
D. 130

Soal No.7
Perhatikan gambar berikut ini!
Sudut terkecil yang dibentuk oleh jarum jam pendek dan panjang pada gambar di atas yaitu. . .
A. 80°
B. 90°
C. 110°
D. 120°

Soal No.8
Perhatikan gambar berikut ini!
Sudut terbesar yang dibentuk oleh jarum jam pendek dan panjang pada gambar di atas yaitu. . .
A. 300°
B. 310°
C. 320°
D. 360°

Soal No.9
Sudut terkecil yang dibentuk oleh jarum pendek dan jarum panjang pada jam saat menunjukkan pukul 04.15 yaitu. . .
A. 30°
B. 37,5 °
C. 40°
D. 42,5°

Soal No.10
Sudut yang besarnya 180° disebut . . .
A. sudut lurus
B. sudut refleks
C. sudut tumpul
D. sudut penuh

BAHASA INDONESIA

Singkatan dan Akronim




Seni Rupa

Menggambar Ekspresif



A. Menemukan Prinsip Keseimbangan
Unsur-unsur dalam seni rupa pada dasarnya mengadaptasi dari elemen bentuk fisik yang terdapat pada sebuah benda. Dengan demikian pengamatan terhadap unsur-unsur visual pada karya seni rupa ini tidak berbeda dengan pengamatan terhadap benda-benda yang ada di sekeliling kita.

Maka siswa dapat menemukan unsur dan prinsip seni rupa dengan cara pengamatan terhadap elemen bentuk visualnya, semakin baik pemahaman siswa terhadap unsur dan prinsip seni rupa,maka semakin baik pula pengamatannya terhadap unsur-unsur visual pada karya seni rupa maupun terhadap benda-benda yang dilihatnya.


Prinsip keseimbangan dalam karya seni merupakan ekuilibrium diantara bagian- bagian darisuatu komposisi, karya seni yang memiliki keseimbagan di dalamnya dapat siswa temukan dengan adanya bagian-bagain tertentu dengan unsur selaras dari sisi bagian satu ke sisi yang lainnya.

Menurut Ockvirk (1962:30), seniman cenderung menggunakan ukuran-ukuran yang tampak seimbang, mirip dan berhubungan dengan perbandingan penempatan yang dapat memerlukan pertimbangan pribadi,karena tidak ada rumus untuk menetapkan ukuran yang “benar” atau proporsi yang “tepat”

B. Menganalisis dan Menyimpulkan Prinsip Keseimbangan dalam Karya Seni
Seorang seniman, desainer dan perancang mengolah unsur-unsur seni rupa sesuai dengan keahlian dan kepekaan yang dimilikinya, untuk mewujudkan sebuah karya seni. Secara umum unsur-unsur yang mewujudkan sebuah prinsip sebuah karya seni rupa terdiri dari: titik, garis, bidang, bentuk, ruang, tekstur, warna dan tone (nada gelap terang). Menurut Ockvirk (1962:23), keseimbangan ditentukan oleh faktor- faktor seperti penampilan, ukuran, proporsi, kualitas dan arah dari bagian-bagiantersebut.

Siswa dapat menganalisis unsur dan prinsip seni rupa tersebut dan menerapkan prinsip keseimbagan dengan cara mengolah unsur-unsur seni rupa tersebut dalam beberapa sisi yang berbeda dengan memperhatikan keseimbangannya. Siswa dapat mencapai sebuah gambar dengan prinsip keseimbagan yang diciptakannnya berdasarkan pertimbangan visual, dengan kata lain keseimbangan disini merupakan keseimbangan optik yang dapat dirasakan diantara bagian-bagian dalam karya seni rupa.

Untuk mencapai keseimbangan dapat dihasilkan melalui penempatan unsur seni rupa semisal warna dan gelap terang yang membuat bagian-bagian tertentu lebih berat, selaras dengan bagian-bagian yang lain, dalam lukisan bidang kecil berwarna gelap tampak sama beratnya dengan bidang luas berwarna terang.

C. Menggambar Ekspresif dengan Prinsip Keseimbagan
Dalam pembelajaran ini setelah mengetahui dan mengenal prinsip keseimbangan dalam karya seni, siswa diminta menggambar eskpresif dengan menerapkan prinsip keseimbangan, siswa akan mempraktikkan menggambar eskpresif dalam media kertas dengan alat mewarnai yang telah tersedia dengan ide dan kreatifitasnya sendiri dengan arahan guru. Berikut adalah beberapa karya seni rupa dan contoh objek atau benda-benda yang menunjukan prinsip keseimbangan ada di sekeliling kita:



Alat dan bahan:
Pensil/Pensil warna/Krayon/Spidol/alat mewarnai yang lain
Alternatif : Arang/Kapur/tumbuhan yang mengandung warna dan lain-lain
Kertas A4/buku gambar (ketebalan dibebaskan)
Alternatif : Kardus/papan kayu/media yang tersedia
Siswa dipersilahkan memilih dan mencoba alat bahan yang berbeda.
Siswa dipersilankan menggunakan alat yang tersedia di daerah sekitar.

Demikian pembelajaran hari ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan, Jangan lupa sholat lima waktu dan murojaah surah-surah pendek.

Mari kita tutup pembelajaran hari ini dengan membaca hamdalah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

STS ke-6 (Jumat 13 Maret 2026)

 Hari / Tanggal : Jumat 13 Maret 2026 Fase / Kelas : C / 5 Mata Pelajaran : PJOK dan PAK Jadwal STS Kelas 5 Apa kabar anak Sholeh Sholehah? ...

Postingan Populer